Rabu, 30 Agustus 2017

HIKMAH IDUL ADHA

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.


Hasil gambar untuk hewan qurban

Wahai saudaraku tingkatkanlah ketakwaan kita kepada Allah swt. Takwa merupakan salah satu amal yg bisa menyelamatkan kehidupan seseorang dunia akhirat. 

Dengan takwa seseorang bisa menjadi giat mengerjakan segala perintah Allah . Dengan takwa pula seseorang akan mampu menghindari larangan Allah .

Wahai saudaraku banyak2lah bersyukur kepada Allah swt atas segala nikmatNya yg telah diterimanya. 

Rahmat dan nikmatNya hanya akan Allah berikan kepada orang2 yang banyak bersyukur kepadaNya.  Taufik dan hidayah Allah hanya akan dilimpahkan kepada orang2 yang pandai bersyukur .

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad sawsebagai penghormatan kita kepada beliau .  Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah besarta para malaikat-Nya

Wahai saudaraku Hari Raya Idul Adha dikenal sebagai hari raya qurban

Awal terjadinya Qurban ini adalah peristiwa dua hamba Allah swt yaitu seorang ayah Nabi Ibrahim harus menyembelih anaknya Nabi Isma’il as .

Sugguh betapa  beratnya ujian yang Allah berikan kepada Nabi Ibrahim as. Siapa orangnya yang tahan dengan ujian ini, anak yang dipelihara sejak dari buaian sampai remaja.

Setelah menginjak masa remaja lalu ada perintah untuk disembelihnya , walaupun perintah itu melalui mimpi  .

Awalnya beliau merasa ragu apakah hal ini hanya mimpi kosong saja , lamunan atau hayalan saja. 

Maka beliau berdiam diri saja. Namun di malam berikutnya beliau bermimpi lagi dan sama pula mimpinya.

Walau masih dalam keraguan beliau lalu memanggil anaknya Nabi Isma’il as dan menjelaskan mimpi tersebut.

Dan sungguh tegarnya sang anak Nabi Isma’il menjawab penjelasan ayahnya yaitu agar pesan mimpi itu secepatnya untuk dilaksanakan.

Semoga dengan keikhlasan masing – masing antara ayah dan bapak Allah akan menjadikan mereka orang yang baik dan penyabar .

Dan benar saja apa yang dikatakan nabi Isma’il tersebut ternyata semua itu hanya ujian dari Allah swt. 

Akhirnya karena keikhlasan mereka berdua, maa kurban digantikan dengan seekor binatang sembelihan.

Wahai saudaraku kurban adah pengabdian suci , juga merupakan ujian terhadap ketabahan dan kekuatan iman seseorang untuk mencapai sesuatu yang besar.

Setiap suatu keberhasilan itu bisa terwujud bila diperjuangakan. Dan perjuangan itu akan terlaksana namun harus ada pengorbanan. Tidaklah dikatakan pejuang bila tidak mau berkorban .

Manusia tidak akan menemukan kebahagiaan bila tidak ada pengrbanan . Pengorbanan tidak akan sia – sia demi perjuangan untuk meraih kebahagiaan  .

Allah swt berfirman di dalam QS Al Ankabut [ 29 ] : 2  -  3  yag artinya
Ayat  ( 2 )   “ Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?

Wahai saudarau melalui ayat ini Allah swt memberitahukan kepada kita bahwa kita tidak cukup hanya mengaku telah beriman saja. Tanpa melalui ujian dari-Nya  .

Allah swt akan memberikan berbagai macam ujian kepada kita diantaranya adalah  berhijrah dari sikap dan prilaku buruk menjadi baik ,  

berjuang di jalan Allah , menolak, menahan atau mengendalikan hawa nafsu ,  bisa juga tertimpa musibah baik pada harta ataupun jiwa ,  melaksanakan ketaatan dll .

Dengan ujian ini tujuannya adalah agar Allah dapat memahami siapakah orang yang ikhlas dan orang yang munaik  , orang yang yakin dalam menjalankan agamanya dan orang yang ragu dll.

Setiap ujian yang diberikan Allah itu tidak akan melebihi setiap kemampuan dan kesanggupan hambaNya .  Jadi jelaslah ujian yang dating kepada manusia itu berbeda – beda .

Bila telah dianggap lulus ujiannya , maka Allah baru memberikan hadiah atau balasan yang setimpal atas  bobotnya ujian tersebut. Semakin berat ujian maka pahalanya semakin besar .

Kurban adalah salah satu bentuk ujian orang yang berharta lebih pada hari Raya Idul Adh ha dan hari tasyrik , apakah mereka mau melaksanakannya atau tidak .

Ayat  ( 3 )   Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta “.

Wahai saudaraku ujian dan cobaan itu bukan hanya menimpa kita saja , namun Allah lakukan juga terhadap orang – orang sebelum kita , salah satunya adalah nabi Ibrahim as dan nabi Ismail as.

Bukan hanya nabi – nabi saja termasuk orang lainpun akan sama diujinya .

Oleh karena itu kita jangan berkecil hati bila kita dicoba dengan kesusahan hidup , kesulitan mencari penghidupan atau rezeki, dikasih musibah atau penyakit .

Tetaplah kita istiqamah beribadah dan bekerja sesuai dengan kemampuan masing – masing sambil berikhtiar agar apa yang dialami itu segera sembuh atas izin dan rido Allah.  Aaaaamiin


Subhanakalloohumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubuu ilaik …….  

Walloohu a’lam bish showab…..
Barakalloohu  fiikum ……  
Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh. 

TUJUAN AKHIR MANUSIA

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Marilah kita panjatkan ppuja dan puji syukur kepada Allah swt karena sampai saat ini kita masih diberi kesempatan hidup, artinya kita masih ada peluang untuk memperbaiki diri.

Mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt serta keikhlasan kita di dalam mengerjakan segala sesuatunya, , agar Allah senantiasa meridoi kita semua .

Semoga shalawat dan salam disampaikan kepada junjungan kita semua Nabi Muhammad saw, sebagai penghormata kita kepada beliau .

Wahai saudaraku semua manusia itu pasti akan mengalami kematian .  Lalu apakah sebenarnya yang akan dituju oleh manusia di dunia ini .  

Apakah manusia hidup itu semata – mata hanya untuk bekerja  saja  ? 

Apakah manusia hidup itu semata – mata hanya untuk berumah tangga saja   ?  

Apakah manusia hidup itu semata – mata hanya untuk bersenang – senang dengan harta yang dimilikinya saja ?  

Apakah manusia hidup itu semata – mata hanya untuk berkeluh kesah dalam kemiskinan saja ? 

Setelah semuanya dilalui lalu mati tak berdaya betul apa betul  ?  

Apakah setelah mati dia akan hilang menguap seperti halnya api obor yang padam ?  

Ataukah manusia dilahirkan dalam ketiadaan itu akan mati dalam ketiadaan pula ?  

Bila semua itu anda jawab IYA , maka hidupnya manusia itu adalah sia – sia .  

Tentu tidaklah demikian. Allah swt telah berfirman bahwa manusia akan terus ada dan tidak pernah menghilang ataupun menguap. 

Manusia itu akan menjalani kehidupan yang abadi di akhirat.  

Dengan demikian jelaslah sudah bahwa sesungguhnya yang dituju oleh semua manusia adalah AKHIRAT , 

Cepat atau lambat , suka atau tidak suka , semua manusia akan menuju ke AKHIRAT .
Semoga ini bermanfaat buat kita semua . Aaaaammin Insya Allah .

Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika .

Wallaahu a'lam bish shawab

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh 

TANDA ORANG CELAKA

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Marilah kita panjatkan ppuja dan puji syukur kepada Allah swt karena sampai saat ini kita masih diberi kesempatan hidup, artinya kita masih ada peluang untuk memperbaiki diri.

Mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt serta keikhlasan kita di dalam mengerjakan segala sesuatunya, , agar Allah senantiasa meridoi kita semua .

Semoga shalawat dan salam disampaikan kepada junjungan kita semua Nabi Muhammad saw, sebagai penghormatan kita kepada beliau .

Wahai saudaraku siapa orangnya hidup yang ingin celaka . Pasti semua orang hidupnya ingin selamat  dan berbahagia .

Siapa orangnya hidup ingin sengsara . Pasti semua ingi hidup bahagia . Namun masih banyak manusia antara keinginan tidak sesuai dengan perbuatan . Tidak sesuai dengan do’a yang dipanjatkan dengan sikap dan perbuatan yang harus dilakukan.

Bila kita ini bahagia , maka harus siap menderita. Tidaklah dikatakan bahagia bila belum mengalami kesengsaraan .

Bagaimana bisa merasakan nikmatnya sehat  kualau belum merasakan sakit . Contoh misalnya anda sakit gigi, sudah tahu kan rasanya sakit gigi itu seperti apa .

Gak diajarin lagi juga pasti langsung bilang Ya Allah sungguh sakit sekali gigiku , sembuhkan ya Allah. Terus itu dilakukan berulang – ulang . Setelah sembuh, lupa deh apa yang pernah dialaminya .

Itulah manusia kebanyak dekatnya dengan Allah itu bila lagi susah dan lagi punya kebutuhan,. Bila semuanya sudah terpenuhi lupa segalanya.

Itu semua contoh yang buruk. Jangan diikuti. Sebaginya bagi orang yang beriman, maka pasti akan bersyukur .

Oleh karena itu Rasulullas saw menyebutkan emta hal tanda – tanda bahwa manusia itu akan celaka di sisi Allah .

Pertama :  Tidak ingat dosa – dosa yang sudah lalu .
Kalau ingat pasti akan berusaha menguranginya . Kalau tahu pasti akan segera bertaubat kepada Allah . Karena semakin banyak dosa diperbuat , maka akan semakin berat pula tanggungannya .

Kedua Menyebut – nyebut kebaikan yang telah lalu .
Sekarang apa untungnya buat anda bila anda banyak meyebutkan kebaikan kepada orang lain. Apakah anda merasa bangga dengan hal itu ? Apakah anda mengharapkan agar disebut menjadi orang baik ? Apakah anda mengharapkan pujian dari orang lain ? Apakah anda tidak membutuhkan Allah ?

Ketiga :  Melihat orang lain lebih kaya dalam urusan dunia .
Kaya dan miskin itu sudah menjadi ketentuan Allah . Semiskin apapun hidup anda maka Allah tetap masih menjamin rezekinya . Cacing tanah saja Allah zamin rezekinya, apalagi anda adlaah manusia . Se kaya apapun orang lai pasti suatu saat akan membutuhkan bantuan orang lain . 

Tidak mungkin segala sesuatunya bisa diselesaikan sendiri .  Janganlah anda mencampuri urusan duniawi. Karena urusan duniawi itu bukan urusan manusia , akan tetapi urusan Allah . Anda cukup hanya berusaha dan bekerja sesuai dengan kesanggupan masing- masing . 

Bila anda masih melirik rezeki orang lain, maka anda sedang membuat susah diri sendiri . Lebih baik doakan mereka yang kaya , semoga dengan kekayaannya itu tidak menjadikan dirinya sesat , menjauh dari Allah swt .  Dan untuk anda yang sedang susah , syukurilah dengan apa yang ada , maka hati anda akan tenang .

Keempat :  Melihat orang yang lebih rendah dalam urusan agama .
Ini penyakitnya para ulama atau bisa juga yang sedang belajar agama . Karena dirinya belajar maka merasa bahwa dirinya lebih tahu daripada mereka yang tidak belajar agama .  

Apakah mereka kalau belajar agama harus lapor dulu ke anda. Bisa jadi anda faham masalah agama itu baru sebatas teori saja . Sedangkan mereka sudah banyak mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari – hari .  

Berhati – hatilah anda dalam hal ini . Orang yang merendahkan orang lain berarti dirinya lebih tinggi . Orang yang menyalahkan orang lain berarti merasa dirinya benar . Bila sudah mengaku diri benar maka sejak saat itulah dia menjadi orang yang tidak benar .

Semoga ini bermanfaat buat kita semua . Aaaaammin Insya Allah .

Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika .
Wallaahu a'lam bish shawab .


Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh 

Selasa, 29 Agustus 2017

TAFSIR QUR’AN SURAT AL MU’MINUUN [ 23 ] : 115

DUNIA  INI  BUKAN  UNTUK MAIN - MAIN

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim




Marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kepada Allah swt karena sampai saat ini kita masih diberi kesempatan hidup, artinya kita masih ada peluang untuk memperbaiki diri.

Mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt serta keikhlasan kita di dalam mengerjakan segala sesuatunya, , agar Allah senantiasa meridoi kita semua .

Semoga shalawat dan salam disampaikan kepada junjungan kita semua Nabi Muhammad saw, sebagai penghormata kita kepada beliau .

Allah swt berfirman di dalam QS Al Mu’minun [ 23 ] : 115  yang artinya

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami  ?  “

Melalui ayat ini Allah memberitahuan kepada kita semua bahwa

Allah menciptakan manusia itu tidak main – main, tapi punya tujuan yaitu hanya untuk menyembah-Nya.

Allah menciptakan manusia itu hanya untuk berjanji , berbakti dan mengabdi kepadaNya  dengan baik.

Berjanji akan mentaati segala aturan yang telah ditetapkan oleh Allah .

Berbakti dengan menjalankan agama yang telah Allah berikan yaitu Islam yang berpedoman kepada dua sumber yakni Al Qur’an dan hadist .

Mengabdi kepada Allah dengan tulus dan ikhlas  . Artinya pengabdiannya itu bukan mengejar dan mengharapkan surge-Nya atau menolak neraka-Nya , akan tetapi haya mengharapkan rido-Nya .

Apapun yang Allah tentukan  atau aturan yang telah Dia tetapkan itu tujuannya adalah untuk kebaikan manusia itu sendiri .

Andaikan manusia semuanya mengabdi kepada Allah swt , maka tidak akan menjadikan Dia kaya raya . , tapi  demi meraih kebagaiaan dunia dan akhirat dirinya sendiri .

Andaikan manusia semuanya menentang Allah swt , maka tidak akan menjadikan Dia repot dan miskin . Tapi  mereka semua telah menzalimi dirinya sendiri  .

Untuk itu pilihan diserahkan kepada pribadi masing – masing , baik buruknya , susah senangnya  bergantung kepada uasaha prbadi masing – masing . Allah hanya menghantarkan apa yang kita mau .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaamiin

Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika .

Wallaahu a'lam bish shawab

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh 

R E N U N G A N

1.Apakah anda rela dipermaikan oleh dunia  ? Bila tidak apa buktinya  ?

2. Selama ini apakah usaha anda condong untuk kebutuhan akhirat anda, ataukah baru dunianya saja  ?   Mengapa  ?

3. Apakah anda ingin berbahagia dunia akhirat  ataukah dunia saja ?  Lalu apa yang akan anda lakukan .

TAFSIR QUR’AN SURAT AL MUDDATSTSIR [ 79 ] : 38 - 48

PERINGATAN  ALLAH  UNTUK  MANUSIA .
 Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim




Marilah kita panjatkan ppuja dan puji syukur kepada Allah swt karena sampai saat ini kita masih diberi kesempatan hidup, artinya kita masih ada peluang untuk memperbaiki diri.

Mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt serta keikhlasan kita di dalam mengerjakan segala sesuatunya, , agar Allah senantiasa meridoi kita semua .

Semoga shalawat dan salam disampaikan kepada junjungan kita semua Nabi Muhammad saw, sebagai penghormata kita kepada beliau .

Allah swt berfirman di dalam QS Al Muddatstsir  [ 79 ] :  38  -  48  yang artinya

( 38 ) “  Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,
( 39 )   kecuali golongan kanan,
( 40 )   berada di dalam surga, mereka tanya menanya,
( 41 )   tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa,
( 42 )   "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?"
( 43 )   Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,
( 44 )   dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin,
( 45 )   dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya,
( 46 )   dan adalah kami mendustakan hari pembalasan,
( 47 )   hingga datang kepada kami kematian".
( 48 )   Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa'at dari orang-orang yang memberikan syafa'at.

Melalui ayat – ayat ini Allah memceritakan tentang ahli surge dan ahli neraka .
Melalui ayat – ayat  ini Allah swt memberitahukan sekaligus memperingatkan kita semua  bahwa kelak di akhirat itu ada manusia golongan kanan dan golongan kiri .

Golongan kanan adalah mereka yang amal kebaikannya lebih banyak dari amal keburukannya .
Golongan kanan adalah mereka yang senantiasa beriman dan bertakwa kepada Allah dan RasulNya .
Golongan kanan adalah mereka yang senantiasa mengikuti petunjuk Allah dan rasul-Nya .
Sebaliknya golongan kiri adalah yang amal kebaikannya lebih sedikit dibandingkan amal keburukannya.

Golongan kiri adalah mereka yag senantiasa mengingkari Allah dan Rasul-Nya .
Golongan kiri adalah mereka senantiasa berada di jalan yang sesat, karena tidak mau mengikuti petunjuk Allah dan rasulNya .

Yang termasuk golongan kiri diantaranya adalah
Mereka yang tidak pernah mengerjakan shalat wajib yang lima waktu
Mereka tidak punya rasa peduli pada nasibnya orang – orang yag kehidupannya jauh lebih susah darinya
Mereka senang berbuat ghibah , yaitu membicarakan keburukan orang lain .
Mereka tidak percaya bahwa kelak ada hari pembalasan , keyakinan mereka adalah manusia bila telah meninggal dunia, kuburkan dan selesai sudah , tidak ada itu dan ini . Dan akhirat itu tidak ada.
Mereka baru sadar ketika malaikat maut dating menjemput ajalnya , dan sebelum dicabut ruhnya, ditunjukkan dulu bahwa sepeninggalnya dari dunia ini, maka inilah kehidupannya di alam kubur dan akhirat.
Namun sudah terlambat , maka sesalnya tiada guna , dan akhirnya menerima akibat perbuatannya selamanya .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaamiin

Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika .

Wallaahu a'lam bish shawab

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh 

R E N U N G A N 

1. Janganlah kita berbangga diri karena ilmu agama kita telah mendalam apakah ilmu itu diterima atau ditolak oleh Allah !  Apakah anda yakin bahwa ilmu anda diterima oleh-Nya ?

2. Apakah kita termasuk golongan kirikah atau golongan kanankah ?

3. Manakah yang lebih banyak yang telah kita perbuat apakan kebaikannya ataukah keburukannya  ?

TAFSIR QUR’AN SURAT AN NAHL [ 16 ] : 125

HILANGKAN PERDEBATAN ,  TINGKATKAN PERSATUAN DAN KESATUAN .
Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim




Marilah kita panjatkan ppuja dan puji syukur kepada Allah swt karena sampai saat ini kita masih diberi kesempatan hidup, artinya kita masih ada peluang untuk memperbaiki diri.

Mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt serta keikhlasan kita di dalam mengerjakan segala sesuatunya, , agar Allah senantiasa meridoi kita semua .

Semoga shalawat dan salam disampaikan kepada junjungan kita semua Nabi Muhammad saw, sebagai penghormata kita kepada beliau .

Wahai saudaraku sebagai orang Islam kita dianjurkan agar berhati –hati baik mengenai ucapan maupun perbuatan.

Termasuk dalam menyampaikan  nasihat juga harus dengan kata – kata yang baik

Allah swt berfirma di dalam QS An Nahl  125 yang artinya

“  Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk “ QS 16 : 125

Melalui ayat ini Allah swt memberitahukan kepada kita semua  bahwa

Yang dimaksud dengan  “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik  “  maksudnya adalah mengajak orang lain untuk berbuat kebaikan  , atau berbuat amal saleh .
Mengapa mengajak bukan memberitahukan ?  Kalau mengajak artinya yang berbicara juga ikut berperan serta .
Dan sebaiknya yang berbicara melakukannya terlebih dahulu . Atau bila mengajak maka minimalnya dia haris lebih baik dari orang yang diajak .

Yang dimaksud dengan  “dan bantahlah mereka dengan cara yang baik “  adalah bila dalam pembicaraa terjadi perselisihan faham , tidak usah ngotot ,.
Sampaikan saja apa yang anda mampu sampaikan , jangan memaksakan kehendak. Bila anda sudah menyampaikannya , maka untuk selanjutnya adalah urusan Allah swt . Karena yang bisa merubah , dan membolak balik hati manusia hanyalah Allah swt .

Yang dimaksud dengan “  Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya “  adalah Allah itu Maha Mengetahui . Dia tahu apa yang dibicarakan , tahu apa yang didengarkan , dan Dia tahu rahasia di setiap hati manusia .
Walau berbicara sepandai apapun, semanis apapun , selihai apapun, sebaik apapun. Namun hati kecilnya sudah diketahui oleh Allah , bahwa sebenarnya dia itu sesat , jahat.

Yang dimaksud dengan “dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk  “ adalah  Allah juga mengetahui walau orang itu bicaranya sederhana, seperlunya saja, singkat dan tujuannya baik maka akan dinilai baik olehNya .
Rasulullah saw bersabda , “  Barangsiapa yang percaya kepada  Allah dan hari akhir , maka hendaklah dia berkata baik atau diamlah “

Yang dimaksud dengan “  percaya kepada Allah “ adalah  meyakini adanya pahala dan siksa . Yakin akan bertemu dengan-Nya  . Yakin akan dimintai pertanggung jawabannya atas apa yang telah dikerjakannya . Yakin bahwa semua yang terjadi pada dirinya itu sudah menjadi ketetpanNya . Yakin bahwa hanya Allah lah tempat bersandarnya semua manusia . Yaki bahwa Allah lah yang mencukupi segala kebutuhan manusia .

Yang dimasud dengan  “ percaya pada hari akhir “ adalah yakin bahwa hari kiamat itu ada dan pasti terjadi .
Hari akhir adalah hari Kiamat . Kiamat itu ada kiamat kecil dan ada kiamat besat . Kiamat kecil adalah terjadinya kematian seseorang . Kematian adalah pemutus hubungan kelezatan dunia .
Kiamat kecil adalah awal perpindahan manusia dari alam dunia kea lam kubur . Dan di alam kubur manusia akan mengalami proses dalam kubur .
Pertanyaan dari malaikat penjaga kubur , ada nikmat kubur dan siksa kubur . Nikmat kubur akan didapat bila di dunia banyak berbuat kebaikan, taat dan patuh , bertakwa kepada Allah .

Terjadinya siksa kubur bila manusia mengingkari keberadaan Allah , tidak percaya akan perintah dan larangan Allah .

R E N U N G A N

1. Sudahkah kita mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian ?

2. Bekal apakah yang sudah kita kumpulkan untuk kehidupan akhirat kita , agar kita bisa senang dan berbahagia di sana  ?

3. Seandainya malaikat maut mendatangi kita secara tiba - tiba , lalu apa yang akan kita lakukan  ?

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaamiin

Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika .

Wallaahu a'lam bish shawab
Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

TAFSIR QUR'AN SRT HUUD [ 11 ] : 11

NASIHAT   NABI   SYUAIB  AS

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.






Allah swt berfirman di dalam QS Huud [ 11 ] : 88  yang artinya
Syu'aib berkata: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan dianugerahi-Nya aku dari pada-Nya rezeki yang baik (patutkah aku menyalahi perintah-Nya)? Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larang. Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.  QS 11 :  88
Wahai saudaraku melalui ayat ini Allah memerintahkan kepada Nabi Syu’aib as untuk bertanya dan menjelaskan  kehendak Allah , juga termausk untuk kita semua diantaranya adalah
1.        Apakah bukti – bukti yang telah dicontohkan di dalam Al Qur’an masih belum mau beriman dan bertakwa kepada Allah dan rasulNya ?
2.       Apakah masih belum sadar pula Allah swt telah memberikan berbagai macam kenikmatan kepada manusia termasuk kita semua ?
3.       Apakah masih belum mengerti bahwa segala kebutuhan manusia telah Allah penuhi termasuk kepada kita semua ?
4.       Kalau memang anda sudah mengakui bahwa semua itu dari Allah swt, lalu mengapa masih juga menentang perintahNya  ?
5.       Rasul tidak melarang manusia untuk berbuat sekehendak hatinya , tapi tugas Rasul itu hanya memngingatkan manusia agar kembali ke jalan yang benar .
6.       Itupun Rasul tidak bisa memaksa manusia , mau berubah  ataupun tetap di jalannya sendiri terserah .
7.       Bila mau berubah baik, maka kebaikan itu bukan untuk Allah swt dan RasulNya , tapi untuk dirinya .
8.       Bila mau tetap sesat , maka kesesatan itu bukan untuk Allah dan rasulNya, akan tetapi untuk dirinya .
9.       Yang bisa merubah anda semua itu hanya Allah, karena taufik dan hidayah itu hanya Allah .
10.   Taufik dan hidayah hanya akan Allah swt berikan kepada yang Dia kehendaki .
11.   Hanya Allah lah yang bisa menolong, menyelamatkan dan melindungi kita semua .
12.   Marilah kita bertawakal kepada Allah , jangan hanya memperturutkan hawa nafsu kita sendiri .

13.   Kita semua berasal dari Allah, dan kita semua juga akan kembali kepadaNya untukmempertanggung jawabkan semua perbuatan kita .

Senin, 28 Agustus 2017

KEUTAMAAN SHALAT DHUHA

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim




Sahabatku tercinta, sudahkah kita membiasakan sholat dhuha  ?


Wahai saudaraku janganlah berfikiran dengan melaksanakan shalat  Dhuha itu maka Allah swt akan melancarkan rezekiNya. Ini pendapat yang keliru.

Akhirnya anda sering melaksanakanshalat Dhuha itu agar rezeki menjadi lancar. Dan bila tidak shalat Dhuha maka rezekinya seret.

Maka bila anda melaksanakan shalat Dhuha itu bukan karena Allah, akan tetapi karena rezeki. Disinilah letakkesalahan anda.

Shalat Dhuha yang dianjurkan oleh Rasulullah saw itu adalah bukan untukmembuka pintu  rezeki, akan tetapi agar kita semua melaksanakan sedekah .

Sedekah itu bisa sedekah uang, hasil pertanian, dagang dll. Itu semua merupakan sedekah yang di luar diri kita.

Lalu bagaimana anggota tubuh kita yang selama ini digunakan sejak awal bangun tidur sampai tidur lagi, apakah tidak disedekahi ? Itu harus dikeluarkan sedekahnya. Kenapa ?

Agar apapun yang digunakan oleh anggota tubuh kita itu bisa mendatangkan barakah , bisa bermanfaat bagi kita dunia dan akhirat.

Di dunia yang kita kumpulkan,  apapun yang kita cintai bila kita kita meninggal dunia maka akan ditinggalkan semua, kecuali tiga hal yaitu anak yang saleh, ilmu yang bermanfaat dan amal jariyah

Sudahkah kita menjadi anak yang saleh sesuai dengan keinginan Allah dan RasulNya ? Bila belum segeralah berusaha menjadi orang saleh, minimalnya kita rajin mendoakan kedua orang tua kita . Dan berusaha membahagiakan mereka selama mereka masih hidup.

Sudahkah kita mengajarkan ilmu kepada orang lain sehingga dengan ilmu itu hidup mereka menjadi bermanfaat ? Bila belum, maka jangan hanya untuk diri sendiri saja ilmu itu. 

Jangan menganggap hanya ilmu agama saja yang dikatakan ilmu yang bermanfaat,. Selain ilmu agama pun bila hal itu bermanfaat bagi orang banyak kenapa harus disimpan terus. 

Ajarilah mereka dengan ilmu itu. Dan bila ilmu itu dijalankan oleh mereka maka anda juga akan mendapatkan bagiannya walaupun anda masih hidup .

Sudahkah kita menanamkan amal jariyah untuk kebutuhan kita kelak di akhirat ? Bila belum lalu mau nunggu kapan, apakah menunggu tua dulu ? Bila ada kebaikan maka sebaiknya segera lakukan, jangan ditunda-tunda. 

Karena kematian itu akan datang dengan tiba2.. Mati tidak menunggu sampai usia tua. Mati juga tidak menunggu harus sakit dulu . Bila malaikat maut sudah datang maka tidak bisa diundurkan atau juga diajukan. Dia akan datang tepat waktu.

Sekarang mari kita simak hadits berikut ini khususnya bagi anda yang sudah kecanduan dengan shalat Dhuha . Dan ini mmerupakan berita gembira bagi kita semua .


Berita gembira dari Rasulullah bagi penikmat/pecandu shalat dhuha. 

"Setiap pagi, setiap persendian salah seorang diantara kalian harus (membayar) sedekah, maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar ma’ruf adalah sedekah, mencegah kemungkaran adalah sedekah, sungguh dua raka’at dhuha sudah mencukupi semua hal tersebut.” (HR. Muslim).

Wahai saudaraku , bagaimana ? sudah jelaskan maksud dari Haits ini ? Bisa difahami ?  

Jadi shalat Dhuha itu bukan seperti yang anda maksud selama ini, akan tetapi anda diajak oleh Rasulullah saw untuk bersedekah . 

Semoga uraian ini bermanfaat buat kita semua.
Allah swt berfirman di dalam QS Al Baqarah 261 yang artinya ,

 Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.  QS 2   :  261  .  

Nafkah yang dikeluarkan di jalan Allah itu , salah satunya adalah sedekah .

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

Wallaahu a’lam bish shawab

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

JANGAN MENJADI MANUSIA TAMAK

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim.




Wahai saudaraku tidak bosan2nya kami menghimbau kepada anda semua khususnya  untuk kami sendiri agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt .

Ingat takwa itu merupakan benteng  untuk mejauhi perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah swt.

Selain dari itu kitapun hendaknya banyak mengucap rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya terutama nikmat taufik , hidayah, maunah serta inayahNya , khususnya adalah nikmat Iman dan Islam

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas junjungan kita nabiyullah Muhammad saw sebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Wahai saudaraku Allah swt menciptakn kita itu selain sebagai makhluk individu juka sekaligus sebagai makhluk sosial . 

Sebagai makhluk individu, maka terjadinya hubungan hak dan kewajiban antara diri kita terhadap Allah  . 

Dan sebagai makhluk sosial maka kita diwajibkan untuk saling berhungan dengan antar manusia dengan cara bwersikap rendah hati, berkasih saying, saling tolong menolong, saling menghormati, saling mengingatkan , saling membantu, saling mengisi dsb.  

Semua itu harus dilakukan dalam rangka menebarkan kebaikan dan amal saleh yang Allah ridoi . Dilarang kita saliang menyakiti, bermusuhan, menzalimi  

Allah swt berfirman , “ Wa ta’awanuu ‘alal birri wattaqwaa walaa ta’aa wanuu’alal itsmi wal ‘udwaan “  Yang artinya , “  Dan saling tolong menolonglah kalian di atas perkara kebajikan janganlah kalian tolong menolong di atas perkara yang berdosa dan bermusuhan “.  

Rasulullah saw bersabda, “ Janganlah kalian saling marah memarahi , janganlah kalian saling menghasut , janganlah kalian saling membelakangi , janganlah kalian saling memutuskan tali ( hubungan kekeluargaan ) dan jadilah kalian sebagai hamba Allah yang ( senantiasa )bersaudara serta tidak halal bagi orang Islam memboikot selama tiga hari “  HR Bukhari Muslim.   

Wahai saudararaku melalui Hadits ini Rasulullah saw berpesan kepada kita semua agar bisa hidup saling berkasih sayang , saling menghormati dan menghargai , banyak-banyak bersilaturahmi bukan hanya dengan saudara saja akan tetapi dengan sesama manusia . 

Apabila di antara kita ada yang gak tahan kemudian saling mediamkan diri, maka beliau memberi. batasan hanya tiga hari . 

Setelah tiga hari Bila salah satunya mendatangi orang lain kemudian meminta maaf, lalu dia tidak memaafkan maka dosa yang meminta maaf itu semua ditanggung oleh yang menolak maafnya. 

Dan sebaliknya semua kebaikan orang yang dimintai maaf akan dipindahkan oleh Allah ke orang yang meminta maaf.  

Semoga saja kita bisa hidup rukun dan damai di antara keluarga, tetangga dan dengan siapapun, sehingga terciptalah Islam yang damai, tumbuh rasa persatuan dan kesatuan di antara sesama kita .
Aaaaammin

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika .

Wallaahu a’lam bish shawab

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

ISLAM AGAMA YANG DIRIDOI OLEH ALLAH

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirranmaanirrahiim




Wahai saudaraku marilah kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt
Kerjakanlah apa yang menjadi perintahNya dan jauhi apa yang menjadi laranganNya.

Janganlah lupa agar kita senantiasa bersyukur kepada Allah atas rahmat, taufik dan hidayahNya.
Karena tanpa itu semua maka kita tidak bisa berbuat apapun. 

Tanpa itu semua kita tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk . Tanpa itu semua kita tidak bisa memenuhi panggilan Allah di setiap mendengar suara adzan .

Wahai saudaraku marilah kita senantiasa bersolawat atas jnjungan kita nabiyullah Muhammad sawsebagai penghormatan kita kepada beliau .Sebagaimana yang telah dicotohkan oleh Allah swt dan juga para malaikatNya .

Wahai saudaraku sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa agama yang diterima di sisi Allah hanyalah agama islam.

Islam itu didirikan atas lima fondasi yaitu  1. Syahadat ; 2. Shalat ; 3. Zakat ; 4. Puasa dan  5 . berhaji . HR Bukhari Muslim

Syahadat adalah sebagai wujud ikatan janji bahwa kita tidak akan menyembah siapapun atau apapun  kecuali hanya Allah swt. Dan kita berjanji akan melaksanakan sunah2 RasulNya.

Bila hal itu masih hanya sebatas di bibir saja maka syahadat itu gugur.

Kemudian mendirikan shalat. Dimana shalat itu sudah menjadi kewajiban seorang muslim yang harus dikerjakan lima kali dalam sehari semalam .

Zakat itu adalah untuk memberisihkan harta kita agar apa yang didapat itu menjadi berkah. Karena Allah memberikan rezeki kepada kita itu ada sebagian yang bukan hak kita, tapi Dia menitipkannya kepada kita untuk diberikan kepada yang berhak, yaitu fakir, miskin, ibnu sabil, anak yatim, kaun yang lemah  .

Bila kita tidak mengeluarkannya berarti kita memakan hak mereka. Maka kita akan celaka, amal kita akan menggantung di langit dan kesalahan2kita aka semakin bertambah . QS Ali Imran 92 .

Berpuasa itu diwajibkan oleh Allah bila Ramadhan tiba selama sebulan penuh . Bagi yang tidak melaksanakannya sudah pasti berdosa.

Terakhir yaitu berhaji, ini hanya dikhususkan bagi orang yang mampu , bagi yang tidak mampu tidak mengapa. Karena untuk berhaji itu membutuhkan biaya. Sedangkan biaya itu datangnya dari Allah swt

Semoga saja kita semua sebagai seorang muslim dapat melaksanakan semua kewajiban tersebut dengan baik dan benar. Sehingga kita bisa menjadi muslim yang sempurna atas izin Allah swt .
Aaaaammin

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

Wallaahu a’lam bish shawab

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

BERBAHAGIALAH ANDA BILA AMALNYA DITERIMA OLEH ALLAH

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Wahai saudaraku keberadaan kita di dunia ini hanyalah mencari bekal untuk kehidupan akhirat kita. Bekal itu adalah berupa amal ibadah, amal kebajikan, atau amal soleh yang diridoi oleh Allah swt.  

Apakah kita semua sudah tahu bagaimana tentang amal yang telah kita kerjakan  diterima oleh-Nya atau sebaliknya ditolak ? Hanya Allah lah yang tahu semuanya. Untuk itu janganlah kita sombong dan berbangga diri dengan apapun yang telah dilakukan oleh kita . 

Wahai saudaraku harus kita sadari bersama bahwa kita semua ini tidak punya daya kekuatan apapun  kecuali atas pertolongan dan bantuan Allah swt  baik lahir ataupun batin .  

Apapun yang kita lakukan itu adalah atas petunjuk dan tuntunan-Nya , dan tentunya petunjuk yang benar sesuai syari’at agama. 

Karena Allah swt hanya memberikan petunjuk yang benar , yang haq sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Al Qur’an dan sunnah Rasul-Nya .  

Wahai saudaraku sudah tentu yang menjadi harapan kita semua adalah semua amal kita bisa diterima oleh Allah swt. Tujuannya tidak lain adalah untuk kebutuhan kita kelak di akhirat .  

Namun tidak semua amal itu diterima atau ditolak, hal itu tergantung niat awal kita akan berbuat itu seperti apa.  

Sesungguhnya  amal yang ada harapan diterima Allah itu adalah amal yang murni karena Allah dan hanya untuk Allah tidak ditujukan  untuk suatu kebutuhan tertentu . 

Bahkan menurut sebagian ahli makrifat berkata bahwa  saat dirinya ditanyakan amalnya, maka dirinya telah melupakan amal tersebut , tak pernah diingat-ingat kembali , dan tak pernah membayangkan kembali tentang amal tersebut , cukup yang tahu hanya Allah . 

Mohon maaf sempurnanya amal itu seperti kita melakukan Buang Air Besar ( setelah selesai ya sudah gak pernah dipikirkan lagi ayang yang telah dilakukannya ) .  

Allah swt berfirman di dalam QS Al Fathir  10 yaitu “ Man kaana yuriidul ‘izzata falillaahil ‘izzatu jamii’an ilaihi yash’adul kaimuth thoyyibaatu wal’amalush shoolihu yarfa’uh “  

Yang artinya  “  Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan , amka bagi Allah sajalah kemuliaan itu sekalian . Kepada-Nya lah akan perkataan-perkataan yang baik, dan amal-amal saleh diangkat-Nya  “  QS  35 : 10  .  

Wahai saudaraku perkataan yang baik itu seperti apa ? Tidak lain adalah kalimat tauhid   “ LAA ILAAHA ILLALLAAH  “  . 

Ada juga yang mengatakan  “ Dzikrullaah “ . Dan adapula yang mengatakan “ Menyebut nama Allah “ .  Itulah amal saleh yang akan diterima Allah swt  .  

Rasulullah saw bersabda , “  Segala sesuatu urusan yang penting , bila tidak dimulai dengan ucapan “ Bismillaah  “ maka itu urusannya terputus atau tidak sempurna .  Al  Hadits .  

Menurut Ali bin Hasan ra , Setiap segala sesuatu atas amal perbuatan bila masih mengangan-angan ( membayangkan ) amalnya, maka amal tersebut tidak diterima Allah swt . 

Sesungguhnya amal yang diterima Allah swt itu yang naik dan hilang dari pandangan kita , tak ada bayangan sedikitpun . 

Semoga saja uraian ini bisa membuka mata hati kita semua yang selama ini telah terkunci , sehingga apapun yang dilakukan kita itubisa diterima oleh Allah swt .  Aaaaamiin….. 

Subhanakalloohumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubuu ilaik … 

Walloohu a’lam bish showab…..
Barakalloohu  fiikum ……  
Wassalaamu’alaikum wa Rahmatullaahi wabarakaatuh.