Jumat, 05 Agustus 2016

AJARKAN KASIH SAYANG BUKAN KEBENCIAN / PERMUSUHAN


Suatu hari di sebuah masjid ketika Rasullullah SAW bersama-sama Para Sahabat selesai melaksanakan ibadah sholat, tiba-tiba

Beliau bersabda bahwa sebentar lagi akan datang seseorang yang akan dijamin masuk surga oleh ALLAH SWT.

Kemudian masuklah seseorang (sebut saja dia Fulan) yang kemudian juga melakukan sholat dan langsung berlalu ketika dia selesai melakukannya.

Keesokan harinya, Rasullullah juga mengatakan hal yang sama, dan kemudian muncul juga seseorang yang sama dengan hari kemarin.

Kejadian inipun berulang sampai 3 hari berturut-turut. Sahabat Abdullah bin Amr pun penasaran terhadap amalan apa yang biasa dilakukan oleh si Fulan sehingga Rasullullah pun 3x menyerukan bahwa ia adalah seorang yang dijamin masuk surga.

Rasa penasaran inipun membuat Sahabat Abdullah Bin Amr kemudian mendatangi rumah si Fulan. Ketika Sahabat Abdullah Bin Amr mengetuk pintu Fulan dan dibukakannya pintu itu,

Sahabat Abdullah Bin Amr kemudian mengatakan bahwa dirinya saat itu sedang ada sedikit masalah dengan ayahnya dan berjanji tidak ingin menemui ayahnya sampai 3 hari kedepan dan kemudian meminta ijin untuk bisa menginap di rumah si Fulan sampai 3 hari kedepan, dan si Fulan pun mengijinkan

Beliau begitu saja untuk menginap di rumahnya tanpa bertanya apapun lagi kepada Sahabat Abdullah Bin Amr.

Selama 3 hari itu Sahabat Abdullah Bin Amr selalu memperhatikan setiap perbuatan si Fulan. Dan Beliau pun tidak menemukan suatu ibadah yang istimewa yang dilakukan oleh Fulan, sholat tahajud pun jarang Fulan lakukan, kecuali Fulan selalu berdzikir ketika tidurnya terganggu di tengah malam dan kemudian mengubah posisi tidurnya, dan inipun dilakukannya setiap fulan bangun tidur.

Setelah 3 hari Beliau menginap di rumah Fulan, sebelum berpamitan pulang akhirnya Sahabat Abdullah Bin Amr menceritakan semuanya kepada Fulan. bahwa sebenarnya Beliau sedang tidak bertengkar dengan ayahnya, dan keadaan baik-baik saja.

Beliau juga bercerita bahwa Beliau melakukan ini semua karena ingin tahu ibadah khusus apa yang Fulan lakukan sehingga Rasullullah menjaminnya masuk surga dan Rasullullah katakan hal tersebut sampai 3x. Dan Beliau tidak mendapati Fulan melakukan ibadah khusus apapun selain dzikir tersebut.

Dengan segala kerendahan hatinya fulan kemudian berkata

“Aku memang tidak punya amalan atau ibadah yang istimewa, aku hanya tidak mempunyai rasa benci kepada semua orang”, iri, dengki

Subhaanallah ! Subhaanallah! Subhaanallah! Inilah amalan yang sulit tapi luar biasa! Maka layak wahai saudaraku! Engkau dikabarkan langsung oleh baginda Rasul termasuk salah satu ahli surga. 
.


Inilah Saudara-saudariku rahasia yang dipaparkan oleh Rasul kepada kita melalui kisah sahabat di atas.Semoga kita bisa mengambil pelajaran yang amat berharga ini.

Mulai sekarang, ajarkanlah kasih sayang jangan menebar kebencian atau permusuhan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda
الرَّاحِمُوْنَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَانُ، اِرْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ
“Para pengasih dan penyayang dikasihi dan di sayang oleh Ar-Rahmaan (Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang-pen), rahmatilah yang ada di bumi niscaya kalian akan dirahmati oleh Dzat yagn ada di langit” (HR Abu Dawud no 4941)


Allahummaj'alnaa minhum...


Ya Allah, jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu Para pengasih dan penyayang.....

Rabu, 03 Agustus 2016

DAHSYATNYA ISTIGHFAR 100 KALI SEHARI

Saya punya kenalan seorang ustad yang sukses menjadi penolong banyak permasalahan orang. 

Mulai pingin jodoh, seret rejeki, hingga ingin punya anak. 

Ternyata saran dia sangat sederhana pada orang-orang tersebut, yaitu membaca ISTIGHFAR minimal 100x sehari..!  

Istighfar sama juga dengan sedekah. 

Pahala dan efek yang ditimbulkan dari amalan ini berhubungan erat dengan janji Allah. 

Allah telah menjanjikan hadiah bagi siapa saja yang membaca ISTIGHFAR. 

Janji Allah.. adalah janji yang PASTI DITEPATI.  Allah SWT berfirman :  

”Maka aku katakan kepada mereka: ”Mohonlah ampun (istighfar) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS.Nuh: 10-12)  

Sabda Nabi Muhammad SAW buat orang yang senantiasa membaca ISTIGHFAR :  

Rasulullah SAW bersabda :
”Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka,” (HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad). 

Tapi ada satu hal yang harus diingat, istighfar yang diucapkan bukanlah sekedar ucapan belaka. 

Harus didasari dari hati, merupakan ungkapan taubat dan permintaan maaf atas segala dosa-dosa kita kepada Allah SWT. 

Dan yang terpenting JANGAN MENGULANG DOSA YANG TELAH LALU.  

Semoga artikel ini membawa manfaat dan kebaikan buat kita semua.. 

SELAMAT MENGHADIRKAN SENYUM ILAHI DALAM HIDUP KITA lewat istighfar. 

Mari sama-sama mengucapkan istighfar minimal 100x sehari, 

semoga kita menjadi makhluk yang dicintai Allah SWT.

Selasa, 02 Agustus 2016

AHLI IBADAH TAPI MASUK NERAKA

Walaupun sudah beribadah selama ratusan tahun, ternyata Allah memutuskan laki-laki ahli ibadah itu harus masuk neraka. Walau sedih, laki-laki tersebut tetap ikhlas dan justru karena keikhlasannya menerima neraka, ia justru mendapat surga.


Kisahnya.
Suatu saat, Nabi Musa as sedang berjalan-jalan melihat keadaan umatnya. Tak lama kemudian, beliau memutuskan untuk singgah ke sebuah tempat yang biasa digunakan untuk shalat bagi masyarakat setempat. 


Di tempat itu, Nabi Musa as melihat seseorang sedang beribadah dengan khusyuknya.  Nabi Musa as penasaran, siapakah laki-laki yang sudah menarik perhatiannya itu. Nabi Musa pun akhirnya menanyakan perihal tersebut kepada warga setempat. 

Menurut beberapa warga, orang tersebut adalah orang yang ahli ibadah. Nabi Musa a.s. kagum melihat orang tua renta yang masih tetap khusyuk beribadah. Dengan segera, Nabi Musa as mendekatinya dan menyapa,


"Wahai hamba AAllah, apa yang hendak engkau pinta dari Allah sehingga engkau begitu khusyuk dalam beribadah," sapa nabi Musa a.s.



"Wahai Nabiyullah, umurku lebih dari 500 tahun dan aku telah 350 tahun beribadah kepada Allah tanpa melakukan dosa sedikitpun," kata ahli ibadah yang sudah tua itu.



"Subhanallah, apa yang kamu harapkan dari ibadahmu yang sedemikian lama itu?" tanya Nabi Musa a.s lagi.



"Aku hanya ingin tahu, di surga manakah Allah SWT akan meletakkan aku kelak di akhirat?" kata ahli ibadah itu.



"Apakah sudah engkau temukan jawabannya?" tanya Nabi Musa a.s.



"Belum Nabi, tolong sampaikan pertanyaanku ini kepada Allah SWT," pinta ahli ibadah itu.
Ikhlas.



Karena kagum dengan ibadah yang dilakukan orang tersebut, Nabi Musa as akhirnya mengabulkan permintaan ahli ibadah itu. Nabi Musa as kemudian bermunajat memohon kepada Allah SWT agar memberitahukan kepadanya dimana umatnya ini akan ditempatkan di akhirat kelak.



Allah SWT berfirman,
"Wahai Musa, sampaikanlah kepadanya bahwa Aku akan meletakkannya di dasar neraku-Ku yang paling dalam."



Meski dengan berat hati, Nabi Musa as tetap mengabarkan kepada orang tersebut apa yang telah Allah Firmankan kepadanya. 


Saat ahli ibadah itu mendengarkan perkataan Nabi Musa, ahli ibadah itu terkejut. Ia kaget atas apa yang dikatakan oleh Nabi Musa as. Dengan perasaan sedih, ia pun beranjak dari hadapan Nabi Musa as.


Pada malamnya, ahli ibadah itu terus menerus berfikir mengenai keadaan dirinya. Walaupun sedih, tapi ia ikhlas atas takdirnya. Ia tidak ingin menuntut apa-apa atas ibadahnya yang sudah 300 tahun itu. 


Namun, tiba-tiba terlintas di pikiran mengenai saudara-saudaranya, teman-temannya dan orang lain yang mana mereka baru beribadah selama 100 tahun, 200 tahun dan mereka yang belum beribadah sebanyak dirinya. 

Ahli ibadah itu berfikir, dimana kelak mereka akan di tempatkan. Ia merasa iba pada mereka, mungkin saja tempat mereka juga di neraka.


Masuk Surga.
Keesokan harinya, ia menjumpai Nabi Musa a.s kembali. Ia kemudian berkata,
"Wahai Nabi Musa as, aku rela kalau Allah SWT memasukkan akau ke dalam neraka-Nya, akan tetapi aku meminta satu permohonan. Aku mohon agar setelah tubuhku ini dimasukkan ke dalam neraka, maka jadikanlah tubuhku ini sebesar-besarnya sehingga seluruh pintu neraka tertutup oleh tubuhku dan tidak akan ada seorangpun yang akan masuk ke dalamnya karena tubuhku menutupi pintu neraka," pintanya.



Nabi Musa as. lalu menyampaikan permohonan orang itu kepada Allah SWT. Setelah mendengar apa yang disampaikan oleh Nabi Musa as, maka Allah SWT berfirman,



"Wahai Musa, sampaikanlah kepada umatmu itu bahwa sekarang Aku akan menempatkannya di surga-Ku yang paling tinggi."



Karena keikhlasan ahli ibadah itu, akhirnya ia mendapatkan surga. Nabi Musa as pun memberitahukan kabar ini kepada ahli ibadah yang sudah tua itu. 


Begitu mendengar berita yang menyenangkan itu, si ahli ibadah langsung bersyukur kepada Allah SWT. Ia semakin meningkatkan kualitas ibadahnya dengan ikhlas di sisa hidupnya.

LIMA ORANG TERBEBAS DARI PERTANYAAN MALAIKAT DI ALAM KUBUR

Setelah manusia meninggal nanti, ia mengalami kenasiban di alam kubur. Di dalam kubur itu, ia menantikan dibangkitkan hingga datangnya hari kiamat. Dan di alam kubur kelak ia bakal ditanya oleh malaikat Munkar dan Nakir. 

Tetapi nyatanya, ada berbagai golongan orang yang terbebas dari pertanyaan di dalam kubur. 
Berikut ini uraiannya.


1. Orang yang mati syahid
Dari Rasyid bin Sa’ad, dari berbagai sahabat nabi, disebutkan bahwa ada seseorang yang bertanya pada Nabi Muhammad SAW.
“Wahai Rasulullah SAW, mengapa orang-orang beriman bakal diuji dalam kubur, kecuali para syuhada?” Beliau menjawab, “Kilatan pedang yang berkelabat di atas kepala mereka telah lumayan menjadi ujian bagi mereka.”



2. Ribath (berjaga di tapal batas wilayah muslim untuk mencegah serangan musuh) di jalan Allah
Salman mengatakan, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda,
“Ribath sehari semalam lebih baik dari puasa dan shalat malam sebualan. Kalau seseorang mati dalam kondisi semacam ini, amalnya bakal mengalir dan dicurahkan rizki atasnya dan dijamin leluasa dari ujian (kubur).”



3. Meninggal dikarenakan sakit perut
Abu Ishaq As-Syu’aiby mengatakan, Sulaiman bin Shord mengatakan terhadap Khalid bin Urfathah alias sebaliknya, Khalid mengatakan terhadap Sulaiman,
“Apakah kalian mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa meninggal sebab sakit perut, tak bakal diazab dalam kuburnya’.” Salah seorang dari mereka menjawab, ‘Ya’.”



4. Wacana surat Al-Mulk
Rasulullah SAW bersabda, “Surat tabarak bakal mencegah azab kubur.”



5. Meninggal pada hari Jum’at
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada seorang Muslim yang meninggal pada hari Jum’at alias malam jumat kecuali Allah tentu bakal menjaganya dari fitnah kubur.” 



Sumber: Misteri Malam Pertama di Alam Kubur/Jubair Tablig Syahid/Cable Book/Juni 2012

Senin, 01 Agustus 2016

SEMAKIN DIHINA SEMAKIN MULIA

Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
ALLAH Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Dan demikianlah KAMI jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau RABB-mu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan” [QS. al-An’aam: 112].

Mereka bakar al-Qur-an,
Mereka bantai umat Islam,
Mereka hina Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,
Dengan Film kartun dan sebagainya.

Islam tidak akan pernah jatuh hina,
Karena hinaan manusia sedunia sekalipun,
Justru sebaiknya semakin tampak cahaya kebenaran al-Qur-an,
Dan kemuliaan akhlak Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

“Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) ALLAH dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan ALLAH tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-NYA, walaupun orang-orang kafir membencinya” [QS. at-Taubah: 32].

Marah..!!!
Protes wajib kita lakukan,
Tapi tetap menjaga kemuliaan akhlak,
Jangan anarkis.

Al-Qur-an itu kalam ALLAH ‘Azza wa Jalla,
Islam itu agama yang diridhai ALLAH Subhanahu wa Ta’ala,
Dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam itu kekasih-NYA.

Semoga ini menjadi pertanda bangkitnya,
Umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,
Mari kita hidupkan Sunnah Beliau,
Jaga ukhuwah dan dakwahkan.

Assalaamu ‘Alaika ya Rasulullah,
Assalaamu ‘Alaika ya HabiibAllah,
Kami sangat mencintai dan merindukan Engkau,
Ya Rasulullah.
Allahumma Shalli wa Sallim ‘Ala Nabiyyina Muhammad.
Wallahu A’lam.