Kamis, 05 Juli 2018

BERKOMUNIKASIH DENGAN SIKAP RENDAH HATI .


BAGAIMANAKAH CARA BERKOMUNIKASI YANG BAIK  ?

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku  cara berkomunikasi yang baik itu sangat perlu sekali .


Cara berkomunikasi seseorang itu bisa menunjukkan nilai atau citra dirinya.

Ada dua cara untuk berkomunikasi dengan lawan bicara , yang pertama adalah verbal dan yang kedua adalah non verbal.

Verbal disini meliputi intonasi ,dan artikulasi dalam berbicara. Mengapa artikulasi dan intonasi begitu penting  ?  

Karena intonasi itu menunjukkan adanya niat kita, untuk berbicara,menunjukkan ekspresi dan menarik telinga lawan bicara serta menghindari kebosanan. 

Kita harus pandai-pandai mengatur intonasi kita dalam berbicara, harus tahu dimana kita melakukan penekanan dalam berbicara, agar kalimat atau kata yang diucapkan tidak memiliki arti yang berbeda.

Berikutnya adalah artikulasi, dalam melakukan komunikasi langsung dengan lawan bicara, kita harus menyampaikan kalimat dengan jelas konsunan dan vokalnya, 

agar lawan bicara kita mengerti dengan apa yang ingin kita sampaikan.

Berikutnya yang kedua yaitu non verbal, yang dimaksud non verbal disini adalah
melalui bahasa tubuh. 

Hindari posisi mengintimidasi artinya jaga jarak dengan lawan bicara , entah itu kita sedang duduk atau berdiri, apalagi jika tubuh kita lebih tinggi lawan bicara.

Tunjukkan bahwa kita terbuka atau membuka diri dan siap mendengarkan lawan bicara kita. 

Selanjutnya, pusatkan perhatian pada lawan bicara kita, pertahankan kontak mata kita,
meresponlah secara pantas dan buat diri kita serileks mungkin .

Jadi tunggu apa lagii  ??  semua bisa kok menjadi pribadi yang menarik...
selamat mencoba semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Selasa, 03 Juli 2018

TIGA PERBUATAN YANG HARUS DIHINDARI


Assalamu'alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh .
BIsmillaahirrahmaanirrahiim.

Selama kita masih diberi hidup oleh Allah ,swt  maka hindarilah tiga perbuatan berikut ini yakni :

1.Menganiaya siapapun . 

Firman Allah , 
“ Innamaa bagh yukum ‘alaa an fusikum “ yang artinya “ Penganiayaan itu pada dasarnya akan kembali [ dirasakan ] oleh kamu sendiri [ kelak "]  .

Barangsiapa yang menganiaya hamba Allah swt apakah dengan cara lisan , hati ataupun perbuatan , 

Allah akan membalasnya dengan perbuatan yang sama terhadapnya. 

Bila saat berbuat senang menikmatinya tidak ada rasa takut sedikitpun, maka Allah akan mengazab dan menyiksanya dengan tidak ada rasa kasing sayang sedikitpun.

2.  Menipu siapapun dan dengan cara apapun . 
Firman Allah , “ Walaa yahiqqul maksuy suai’u illaa bi ‘ahlihi “  Yang artinya “ Penipuan pada hajkekatnya akan kembali [ menimpa pelaku [ ahlinya ] sendiri “

Menipu adalah perbuatan orang munafik. Karena orang munafik itu lain hati lain pula perbuatan .

Walau mulutnya manisnya luar biasa, baiknya minta ampun seperti berlagak orang alim, tapi hatinya buruk baunya bagaikan bangkai.

Maka suatu saat Allah akan membuka aib dirinya dimuka umum , dan Allah Maha Sempurna dalam berbuat , hingga tidak disadari oleh dirinya .

3.  Meningkari janji .  
Firman Allah , “ Faman nakatsa fa innamaa yan kutsu ‘alaa nafsihi “  Yang artinya , “ Orang yang meningkari janji pada dasarnya juga akan kembali [ kerugiannya ] dipikul oleh diri pelakunya sendiri “

Hati - hati salah satu penyakit orang munafik adalah bila berjanji banyak atau sering mengingkarinya .

Jadi bila anda tidak ingin dimasukkan oleh Allah swt ke dalam golongan orang munafik , maka bila berjanji harus ditepati .

Bila anda tidak mampu untuk menepati janji , maka janganlah anda memberikan harapan kepada seseorang .

Atau anda berbuat misalnya hanya sebatas pertemanan padahal lawan anda bicara itu mengharapkan anda agar anda bisa hidup bersama dengannya , maka katakanlah terus terang apa adanya .

Semakin anda menyakiti dia , maka azab Allah akan semakin berat akan menimpa anda.

Ini banyak terjadi di lingkungan masyarakat luas . Terutama kepada para remaja yang kurang memahami ilmu kehidupan, kurang pengalakan tentang kehidupan.

Karena Ilmu Kehidupan ini pendidikannya sepanjang hayat , sedangkan ujian-ujiannya sering datang secara mendadak, siang atau malam , tanpa diketahui oleh manusia , kecuali oleh Allah sendiri .

Semoga uraian ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .


Senin, 02 Juli 2018

NIAT ADALAH PENENTU SETIAP AMAL .


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Yang Bisa Membuat kita Sukses, Gagal, Sedih, Gembira, Disayang, dibenci,  adalah kita sendiri .

Yang membuat kita taat beribadah atau Lalai Dalam Beribadah Adalah Diri Kita Sendiri .

Orang Tua, Saudara, Guru2 kita, hanya bisa mengingatkan , membimbing atas dasar pengalaman.

Ulama2, Bahkan Setan Hanya Bisa membimbing/mengarahkan kita .

Yang Mengoda Diri kita Dalam Kebaikan ataupun Sebaliknya ,

Yang mengambil Keputusan dan mampu menjalaninya Aadalah diri kita sendiri tentunya dengan Ijin dan Ridhonya Allah SWT.

Mari kita lanjutkan Membaca Al Qur'an

"Sungguh, telah kafir orang-orang yang mengatakan bahwa Allah adalah
salah satu dari yang tiga, padahal tidak ada Tuhan (yang berhak disembah)
selain Tuhan Yg Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan,
pasti orang2 yg kafir di antara mereka akan ditimpa azab yg pedih."

(Al-Ma'idah 5: Ayat 73)


Dan di ayat berikutnya 


"Mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampunan kepada-Nya?  Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."


(Al-Ma'idah 5: Ayat 74)

Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNya. 

Yaa Allah Ampunilah kami, Rahmatilah kami Yaa Allah Hilangkanlah Sekat2 Jiwa Sesama Muslim, Tumbukan Rasa Kepedulian & Empati terhadap sesama, Tunjukilah kami jalan yg Lurus,

Bimbing kami agar Mampu Menjadikan Al Quran Sebagai Pedoman Hidup kami Aamiin

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

NASEHAT RASULULLAH KEPADA ABDULLAH .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Dunia ini tempat ujian berbagai kenikmatan dari Allah  Maka berhati hatilah dengan kenikmatan tersebut.

Banyak manusia yang menjadi lupa diri karena kenikmatan yang telah diraihnya. Mereka lupa bahwa semua itu atas bantuan Allah .

Seharusnya manusia banyak bersyukur dengan kenikmatan tersebut . Dengan cara memanfaatkan kenikmatan tersebut untuk kebutuhan dunianya dan juga untuk bekal akhiratnya.

Namun sayang kenikmatan yang didapat benhenti hanya cukup untuk dunianya saja, bahkan hanya dimanfaatkan untuk memperturutkan hawa nafsunya saja.

Dunia juga tempat Allah memberikan cobaan kepada manusia tentang kemiskinan, kefakiran, kesengsaraan, peneritaan hidup .

Bila kamu menjumpai hal ini pada dirimu, maka bersabarlah . Karena Allah bukan menyiksa kamu tapi untuk memperkuat jiwamu.

Jangan sampai di dunia sudah banyak mengalami penderitaah tapi ibadah kepada Allah tidak dijalankan maka akan celaka dua kali di dunia dan di akhirat .

Justru Allah memberikan hal seperti itu agar kamu bisa semakin dekat lagi kepada Allah , semakin bergantung dan menyandarkan hidupnya kepada Allah , bukan semakin melupakan atau menjauhi Allah swt .

Banyak - banyaklah bersujud kepada Allah terutama di sepertiga malam terakhir karena saat iku Allah sudah berada sangat dekat denganmu, Dia bersama malakiat rahmat untuk memberikan rahmatNya kepadamu .

Banyak- banyaklah berdzikir kepada Allah baik di saat kamu lapang atapun dalam keadaan kamu kesempitan .

Bila di saat lapang saja kamu senantiasa ingat kepada Allah maka di saat sempit Allahpun anag ingat kepadamu .

Dengan berdzikir keada Allah mudah - mudahan keinginanmu dipenuhi dan hajatmu dikabulkan oleh Allah swt .

Hilangkan sifat malas yang ada dalam dirimu, karena akan melemahkan semangat untuk menjalani kehidupan ini.

Sungguh dunia ini bukan untuk hidup bermalas - malasan, bernsantai . Karena dikejar oleh waktu alias kematian.

Sadailah olehmu bahwa setiap detiknya kamu berjalan ituadalah meninggalkan dunia dan mendekati liang lahat atau kematian .

Datangnya kematian itu tidak harus menunggu usia tua, dan tidak harus sakit duluan . Dia akan datang tepat waktu .

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Minggu, 01 Juli 2018

TAHUKAH ANDA APA YANG DIMAKSUD DENMGAN WIRA'I ?

Assalamu;alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Di dalam menjalani kehidupan ini pasti anda akan menemukan dua macam manusia . Pertama manusia yang lebih banyak menjalankan ibadah puasa, shalat dan sedekah . Dan kedua manusia yang lebih kuat wira'inya .

Wira'i adalah berhati - hati dalam melaksanakan hukum , menghindari barang yang syubhat atau meragukan dan takut mendekati yang haram .

Bila berbicara masalah hukum , jarang manusia yang menerapkan hukum dengan adil .
Keadilan hukum itu bisa dirasakan oleh mereka yang terkena hukuman merasa puas dengan ketetapan yang telah diberikan .

Tidak ada yang diuntungkan ataupun dirugikan . Yang buruk merasa puas dengan hukuman yang diberikan. Yang benar pun merasa puas atas ketatapan yang telah diputuskan . Tidak ada protes kurang adil lah, itu lah , inilah dsb .

Segala barang apapun bentuknya bila sifatnya meragukan apakah itu benar atah salah , apakah itu baik atau buruk , apakah akan menguntungkan ataukah merugikan , maka tidak mau mendekatinya.

Apalagi memegang , mendekati saja tidak mau . Termasuk tidak mau mendekati perbuatan riba. Apalagi menjalankan riba , mendekatinya saja tidak mau.

Dilarang mendekati zina. Apalagi berbuat zina , mendekati zina saja sudah tidak mau. 
Dilarang mendekatii yang haram . Jangankan untuk berbuat yang diharamkan Allah , mendekati perbuatan haram saja sudah tidak mau .

Jangankan memakan makanan yang haram , mendekatinya saja sudah tidak mau . Walaupun apa yang didapat itu bisa membuatnya senang , namun tidak buru - buru diambilnya .

Karena walaupun nampaknya menyenangkan , tapi bisa jadi dibalik itu semua ternyata akan mencelakai dirinya .

Dan orang2 yang sudah memiliki sifat wira'i tidak mau mendekatinya, bahkan meninggalkannya , walaupun hal itu bisa membuat hidupnya sejahtera . 

Sejahtera itu di dunia tapi di akhirat belum tentu . Karena apa yang dilihatnya itu belum jelas tentang keberannya secara syari'at agama .

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .