Senin, 09 Juli 2018

HINDARI PERBUATAN ZINA


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Allah swt berfirman di dalam QS Al Isra [ 17 ] : 32 yaitu

“ Wa laa taqrabuz zinaa innahu faa khisyatan wa saaa a sabiilan “   

Yang artinya  

“  Dan janganlah kamu mendekati zina ; 
sesungguhnya perbuatan zina itu adalah 
suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk “

Melalui ayat ini Allah menegaskan bahwa tentang masalah zina , medekati saja sudah dilarang , apalagi bila sampai berbuat . 

Sesungguhnya zina ini merupakan perbuatan yang amat keji .

Dari perzinahan tersebut akan timbul berbagai dampak negative baik bagi pelakunya , bagi kehidupan sosialnya .

Apalagi kalau sampai hamil dan melahirkan anak dari hasil perzinahan tersebut .

Dampak lain dari perzinahan adalahmunculnya berbagai macam penyakit kelamin seperti AIDS dll .

Dari Abu Hurairah ra , Rasulullah saw bersabda,  

“ Demi Dzat di mana aku berada di dalam kekuasaan-Nya binasalah umat bila seorang lelaki mendatangi waita lalu menggaulinya di jalanan “  

HR Abu Ya’la

Wahai saudaraku takutlah anda akan perbuatan zina karena perbuatan zina akan mengakibatkan tiga hal yang buruk di dunia dan tiga hal yang buruk di akhirat .

Tiga hal yang buruk di dunia adalah hilangnya kewibawaan ; memperpendek umur  ;  selalu dililit kefakiran .

Tiga hal yang buruk di akhirat adalah mendapatkan murkanya Allah  ;  sulitnya hisab  ;  tersiksa di neraka

Ancaman Allah swt kelak di akhirat bagi para pezina tidaak lelai ataupun wanita yaitu Dia akan memakaikan kepadanya baju dari api neraka .

Seandainya baju itu diletakkan di atas gunung yang tinggi menjulang , maka gining tersebut akan hancur lebur menjadi debu .

Marilah kita berdo’a kepada Allah agar kita dilindungi dari perbuatan zina . Semoga kita diberi kekuatan untuk menghadapi hal tersebut .

Semoga uraian ini bermanfaat  untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

PILIHLAH TEMAN YANG BAIK UNTUK BERGAUL .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku kita hidup di dunia ini tidak bisa sendirian , pasti kita membutuhkan bantuan orang lain . 

Antara diri kita dengan orang lain itu ada keterkaitan. Karena kita sebagai makhluk sosial . 

Jadi harus bersosialisi dengan orang lain, bekerja sama dengan orang lain .  Namun dalam bergaul kita harus pandai memilih teman bergaul . 

Di dalam bergaul  kita pasti punya teman istimewa, teman sejati, teman dekat, teman biasa dll.  

Wahai saudaraku bergaullah dengan orang – orang yang baik budi pekertinya , dengan orang – orang saleh, dengan orang orang berilmu . 

Bila anda bergaul dengan mereka maka setidaknya karakter mereka itu akan menular ke anda.  

Janganlah anda bergaul dengan teman yang berakhlak buruk apalagi mereka yang berwajah dua, di depan memuji namun di belakang mencela. 

Di depan berkata ingin menolong anda, padahal sebenarnya akan menjerumuskan anda . Tujuanya akan memberikan keuntungan yang besar padahal isinya akan mencelakai diri anda.   

Wahai saudaraku sungguh bergaul dengan orang bodoh tapi tidak rela mengumbar hawa nafsunya itu lebih baik daripada bergaul dengan ortang pandai yang senang mengumbar hawa nafsunya .  

Adakah orang bodoh mengumbar hawa afsunya ?  Justru mereka takut karena kebohoannya untuk mengumbar hawa nafsunya. 

Adakah orang alim mengubar hawa nafsunya ?  Orang alim justru lebih takut untuk mengubar hawa nafsunya karena bila dilakukan hukumanya akan dua kali lipat dari orang biasa.  

Walaupun dia bodoh tapi dia taat beragama, teguh dalam menjalankan syari’at agama , berakhlak mulia maka anda boleh bergaul dengannya .  

Allah swt berfirman yaitu , 

“ Innallaaha ma’al ladziinat taqauw wal ladziinahum muhsinuun “  

Yang artinya, 

“ Sesungguhnya Allah beserta orang – orang yang bertakwa dan orang –orang yang berbuat kebaikan . 

QS An Nahl  128 .  

Dari Abu Musa ra , Rasulullah telah bersabda , 

“ Bahwasanya perumpamaan sahabat yang baik dan yang buruk itu bagaikan pemba minyak wangi yang paling wangi dan peniup api. Pembawa miyak wangi ada kalanya member kepadamu atau engkau dapatkan harum darinya. Adapun peniup api, kalau tidak membakar pakaianmu, maka akan mendapat bau busuk darinya  “ .  

H.R Bukhari Muslim    .

Wahai saudaraku  pandai-pandailah memilih teman bergaul, telitilah dalam memilih sahabat atau teman sejati . 

Jangan sampai memilih teman saat anda sedang sukses, sedang senang, sedang punya jabatan. 

Walau ada tidak mengundangnya mereka pasti akan berdatangan , tujuanya adalah utuk memanfaatkan anda. 

Namun sayangnya kebanyakan manusia itu senang dengan pujian. Akhirnya terjerumus sendiri akibat pujian dan sanjungan orang lain . 

Sebaik-baik teman itu adalah disaat anda dalam kesulitan, kesusahan, mengalami sengsara dan menderita, 

mereka selalu setia di dekat anda, dan memberikan motivasi kepada anda agar jangan patah semangat , tetaplah terus bangkit , jangan putus asa. Itulah teman yang terbaik buat anda.  

Semoga uraian ini bermanfaat buat kita semua sebagai pesan sekaligus peringatan agar kita tidak tertipu oleh teman. 

Siapapun orangnya, apakah itu yang masih ada kaitan saudara ataukah orang lain.  

Saudara atau keluarga itu orangnya namun uang itu lain persoalannya.  Karena sungguh banyak hanya gara-gara uang, gara-gara harta benda 

persaudaraan menjadi terputus, anak menzalim orang tuanya, saudara menzalimi saudaranya atau bisa jadi orang tua menzalimi anaknya sendiri. 

Sekarang ini sudah banyak terjadi di masyarakat  luas, sampai sering diberitakan di berbagai media elektronik dan pers. Naudzubillahi min dzaalik .

Semoga uraian ini bermanfaat .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

ALLAH MENJELASKAN TENTANG HAK SETAN


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Pada suatu ketika setan meminta penjelasan tentang keadaan dirinya selama berada di dunia ini. 

Dan Allah swt memberikan penjelasannya secara singkat dan jelas, di antaranya adalah

1.  Rasulnya setan adalah para dukun dan para peramal .

2.  Kitabnya setan isinya adalah tentang kejahatan  ;

3.  Hadist untuk setan isinya adalah tetang kedustaan  ;

4.  Qur’an nya setan adalah berupa syair – syair  ;

5.  Muadzinnya setan adalah suara seruling  ;

6.  Masjidnya setan adalah pasar – pasar  ;

7.  Rumahnya setan adalah kamar mandi dan WC  ;

8.  Makanan setan adalah hewan yang disembelih tidak atas nama Allah  ;

9.  Minuman setan adalah minuman yang memabukkan seperti khamer, tuak dsb  ;

10. Yang mengejar – ngejarsetan adalah kaum wanita  ;

Semoga pengetahuan ini bermanfaat

Sumber Ihya Ulumiddin  : Al Ghazali

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .


Minggu, 08 Juli 2018

AMAN , NYAMAN , TENANG , DAMAI , SEJAHTERA


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Semua orang di dunia itu pasti mengingkan hidupnya bisa tercipta suasana , aman , nyaman , tenang , dama dan sejahtera .

Orang yang nyaman adalah orang yang sadar dengan kehadiran orang lain, dan saat berbicara melakukan kontak mata. Tataplah mata lawan bicara kita, karena itu akan membuat dia merasa diperhatikan , dan tentunya menunjukkan bahwa kita nyaman dengan dia.

Biasanya kita sedikit risih jika harus melakukan kontak mata dengan lawan jenis , kalau sudah begitu jangan tatap matanya tapi tatap dihidungnya, dikeningnya atau dipipinya. yang pasti adalah jangan menunduk atau melihat keatas bahkan kesamping kanan kiri saat berhadapan dengan lawan bicara.

Hal yang tidak kalah penting lainnya untuk menjadi menarik adalah tertariklah, disini untuk menjadi tertarik pada lawan bicara bukan berarti kita harus jatuh cinta pada mereka, tetapi lebih pada peduli akan keberadaan mereka, dan tertarik pada apa yang mereka bicarakan.

Berusahalah menjadi pendengar yang baik sehingga tahu kapan harus menyela menganggung atau bahkan saat harus tersenyum.

Disini kita harus sedikit berhati-hati saat menunjukkan rasa tertarik anda jika berhadapan dengan lawan jenis, jangan sampai rasa tertarik anda ini disalah artikan sebagai jatuh cinta.

Keamanan biasa tercipta bila sudah ada kenyamanan . Keamanan akan terwujud bila kita senantiasa damai dengan siapapun .

Dengan kedamaian maka akan tercipta suasana tenang . Bila rasa aman . nyaman , tenang , damai dan sejahtera telah kita dapatkan , maka akan tercipta suasana yang bahagia.

Jadi bahagia itu bukan diukur dengan kekayaan , tingginya jabatan , luasnya kekayaan , berderetnya gelar keilmuan .

Akan tetapi bahagia itu adanya di dalam hati kita sendiri yang merasakan kedamaian hati .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Jumat, 06 Juli 2018

ETIKA ADALAH MODAL PERGAULAN .

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku di saat kita bergaul dengan siapapun maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan .


Saat bergaul dengan banyak orang dengan berbagai macam karakter kita harus mengetahui etika pergaulan yang baik dan benar.

Kualitas diri kita bisa ditentukan oleh dengan siapa kita bergaul . Bila bergaul dengan tukang bangunan maka akan faham tentang bangunan.

Bila kita bergaul dengan pebisniss maka akal fikiran kita akan terbawa kepada perbisnissan .

Bila kita bergaul dengan orang - orang saleh , maka lisan kita , sikap dan prilaku kita akan terbawa kepada akhlak yang baik .

Kita harus pandai-pandai menempatkan diri, sedang bersama siapa, dalam suasana atau acara apa dan dalam kondisi yang bagaimana.

Hal ini bertujuan agar kita tidak salah dalam mengungkapkan sapaan atau bahkan candaan kepada lawan bicara kita.

Kita harus benar-benar mengerti dan memahami bagaimana sopan santun atau tata krama terhadap orang yang lebih tua, sebaya atau yang lebih muda.

Meskipun kita punya hubungan baik dan sering bercanda dengan lawan bicara kita yang lebih tua , namun yang perlu diingat adalah kita tidak boleh melupakan sopan santun untuk menghormati orang yang lebih tua.

Bersikaplah mormat kepada yang tua dan santun kepada yang lebih muda, dan rendah hati dengan yang usia sebaya .

Bila hal ini dijaga maka Insya Allah kita akan mempunyai banyak teman, dihormati dan disegani oleh mereka .

Bila hal sudah bisa dibuktikan, maka untuk selanjutnya tinggal menjagai sikap baik itu dipertahankan, bahkan harus ditumbuh kembangkan dari diri kita sendiri .

Semoga uraian ini bermanfaat .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh