Sabtu, 07 Maret 2015

BAGAIMANAKAH CARANYA AGAR JALAN KEMUDAHAN MUDAH DIDAPATKAN ?

Suka memberikan hartanya di jalan Allah. 
Materi ini sebenarnya sudah diberikan sebelumnya, 
namun tidak ada salahnya untuk diuraikan lebih luas dan jelas lagi 
agar kita semakin memahami dengan benar 
maksud dari pernyataan tersebut. Siapapun orangnya 
bila suka memberi tanpa diminta orang akan menyebutnya 
dia adalah seorang dermawan. Seorang dermawan maka akan memiliki 
sifat kedermawanan, tapi yang didasari keikhlasan dan ketulusan 
karena Allah dan semua yang dilakukannya hanyalah untuk Allah. 
Di antara sikap dermawan itu adalah suka memberikan 
sebagian harta bendanya kepada orang-orang membutuhkan 
dan kesulitan dalam usahanya mencari penghidupan 
seperti orang-orang miskin, fakir, anak-anak yatim, para janda miskin, 
orang-orang jompo/dhuafa’ yang sudah tidak memiliki kemampuan 
untuk berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan lain sebagainya. 
Selain dari itu untuk mendirikan sekolah, madrasah, masjid, 
membangun jembatan/jalan, pondok pesantren, panti asuhan 
dan lain sebagainya. Ingin tahu balasan apakah yang diberikan Allah 
kepada orang-orang yang seperti ini Allah swt berfirman, “

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Pengertian menafkahkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, usaha penyelidikan ilmiah dan lain-lain.

Dan sabda Rasulullah saw, “ Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau pernah bersabda, “ Orang dermawan itu dekat kepada Allah, dekat kepada surga, dekat dengan manusia dan jauh dari neraka. Hubungan  yang harmonis dengan manusia itu akan menciptakan iklim kegairahan, ketenagan dan membukakan jalan yang penuh dengan harapan untuk meraih kesuksesan dan keberhasilan.


Semoga saja kita diberikan Allah kekuatan dan dibukakan hati kita agar mendapatkan taufik dan hidayahnya, serta dibimbingNya agar kita bisa berusaha melaksanakan amanahNya dengan baik dan benar. Sehingga dalam menjalani kehidupan ini selalu berada dalam naungan dirhaNya. Aaaamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar