Assalamu’alaikum warahmatullaahi
wabarakaatuh,
Bismillahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillaahi rabbil’aalamiin wash shalaatu
wassalaamu ‘alaa sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi washahbihi ajma’iin.
Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad
wa’alaa ali sayyidinaa Muhammad ‘amma ba’du
MANUSIA TIDAK
BISA MENEROBOS TIRAI
TAKDIR
Saudaraku
semua yang dimuliakan oleh Allah subhanahu wa ta’alaa , Sepandai apapun
manusia, setinggi apapun ilmu manusia, seluas apapun wawasan manusia, tetap
saja manusia tidak bisa menerobos ketentuan Allah yang sudah ditetapkan sejak
di alam rahim ibu.
Dimana
saat akan ditiupkan roh ke dalam rahim ibu itu telah dijanjikan empat hal yang
kelak bila telah dipanggil Allah untuk menghadap kepadaNya akan ditanyakan
yaitu :
1.Manusia
diberinya umur dimanfaatkan untuk apa ?
2.
Manusia diberinya anggota tubuh mata, telinga, mulut, hati, tangan, kaki dsb,
dimanfaatkan untuk apa ?
3.
Manusia diberinya ilmu diamalkan untuk apa ?
4.
Manusia diberinya rizki dari Allah, bagaimana cara memperolehnya dan
dimanfaatkan untuk apa ?
Saudaraku
semua yang dimuliakan oleh Allah subhanahu wa ta’alaa , Ke empat hal itu sudah
menjadi takdir Allah, tinggal manusia mau memilih untuk kebaikan atau
sebaliknya. Bila dimanfaatkan untuk kebaikan maka dia telah menjadi manusia
yang beruntung di sisiNya
Sebaliknya
bila ke empat hal tersebut dimanfaatkan untuk keburukan, disalah gunakan untuk
hal-hal yang tidak disukai oleh Allah, maka dia akan mendapatkan kerugian di
sisiNya
Di
dunia manusia bisa berbuat banyak, dan tidak ada pertanyaan. Namun kelak di
akhirat akan banyak pertanyaan, namun sudah tidak bisa berbuat apa-apa.
Manusia hanya melaksanakan apa yang sudah
menjadi tugasnya berdasarkan ketentuan Allah dan mengikuti petunjuk RasulNya.
Manusia
tidak perlu berfikir tentang masalah rizki, karena rizki itu sudah urusan
Allah. Tapi manusia hanya wajib berikhtiar, berusaha, bekerja keras sesuai bidangnya
masing-masing.
Semoga
saja kita semua bisa menjalani berbagai macam tugas yang telah diperintahkan
Allah dan diberi kekutan olehNya agar bisa menjauhi apa yang dilarang olehNya.
Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu an laa
ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik
Wassalamu’alaikum warahmatullaahi
wabarakaatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar