Assalamu’alaikum
Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Wahai saudaraku kelompok ini sama posisinya dengan kelompok kezaliman
yang dibarengi dengan kezaliman .
Bedanya
kelompok ini tidak mewujudkan kedengkiannya dengan perbuatan zalim.
Meskipun ini tidak sampai berbuat
dzolim tapi sikap ini tidak menjamin akan hilang jika tidak diupayakan untuk
dihilangkan dari hati.
Selama rasa ini bersemayam
dalam hati, selama itu pula dirinya akan terus
tersiksa dalam rasa benci dan dengki.
Bisa jadi potensi untuk
naik kelas berupa rasa dengki yang diikuti
perbuatan zalim mulai terbuka.
Allah swt berfirman di dalam QS An Nisaa [ 4 ] : 32 yaitu
وَلَاتَتَمَنَّوْامَافَضَّلَاللَّهُبِهِبَعْضَكُمْعَلَىٰبَعْضٍۚلِّلرِّجَالِنَصِيبٌمِّمَّااكْتَسَبُواۖوَلِلنِّسَاءِنَصِيبٌمِّمَّااكْتَسَبْنَۚوَاسْأَلُوااللَّهَمِنفَضْلِهِۗإِنَّاللَّهَكَانَبِكُلِّشَيْءٍعَلِيمًا
Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa
yang dikaruniakan Allah
kepada sebahagian
kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain.
(Karena) bagi orang laki-laki ada bagian dari pada apa yang mereka
usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bagian dari apa yang
mereka usahakan,
dan mohonlah kepada Allah sebagian dari
karunia-Nya.
Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu.
QS. An-Nisa [4]:32
Ayat diatas menjelaskan bagaimana sebaiknya kita bersikap bijaksana
atas karunia dan nikmat yang Allah swt berikan kepada saudara muslim satu
atas muslim lainnya.
Bisa jadi saudara muslim
satunya diberi kelebihan harta karena memang dibelakang
yang kita tidak tahu dia memiliki beban dan
tanggung jawab yang lebih besar .
Misalnya memiliki
tanggungan anak-anaknya untuk sekolah, menyantuni fakir miskin , anak - anak yatim , kaum yang lemah dan seterusnya .
Maka wajar jika Allah swt melebihkan hartanya dari yang lainnya . Pasti Allah
lebih tahu atas apapun berkaitan dengan hambaNya.
Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah .
Aaaaamiin.
Wassalamu’alaikum warahmatullaahi
wabarakaatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar