Minggu, 11 Agustus 2019

ZAKAT , INFAQ DAN SEDEKAH SEBAGAI PEMBERSIH HARTA .


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Allah swt berfirman di dalam QS At Taubah 9 : 103 yaitu ,
“ khudz min amwaa lihim shodaqotan tuthoh-hiruhum wa tuzak-kiihim bihaa wa sholli ‘alaihim . inna sholaa taka sakanul-lahum wallaahu samii’un ‘aliim “
Yang artinya sebagai berikut,

“ Ambillah zakat dari sebagain harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu ( menjadi ) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
QS At Taubah [ 9 ]  : 103

Wahai saudaraku melalui ayat ini Allah swt menjelaskan kepada kita bahwa ambillah zakat dari sebagian harta mereka ( barang apapun atau uang ) .

Dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikannya .
Dengan bersedekah artinya agar kita dijauhkan dari sifat kikir, sedangkan mensucikan artinya dapat menyuburkan sifat-sifat kebaikan kepada kita .

Allah swt akan membalas sedekah dan zakat kita dengan berlipat  ganda bila kita telah mengeluarkannya. Dan sedekah itu merupakan tabungan kita untuk kelak di akhirat .

Allah swt berirman yang bunyinya,
“ matsalul-ladziina yun fiquuna amwaa lahum fii sabiilillaahi kamatsali habbatin an batat sab’a sanaa bila fii kulli sun bulatin mi atu habbah . wallaahu waa si’un ‘aliim”

Yang artinya sebagai berikut,
“ Perumpaan ( nafkah yang dikeluarkan oleh ) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir : seratus biji. Allah melipat gandakan ( ganjaran ) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas ( karunia-Nya ) lagi Maha Mengetahui “.
QS Al Baqarah [ 2 ]  : 261 .

Melalui ayat ini Allah swtmenjelaskan siapapun yang mau mengeluarkan sebagian hartanya di jalan-Nya maka Dia akan memberikan ganjaran atau balasan atau pahala yang berlipat ganda sesuai dengan kehendak-Nya.

Allah Maha Mendengar maksudnya Dia maha mendengar apa yang diucapkan oleh para hamba-Nya.

Kemudian Allah Maha Mengetahui maksudnya disamping Dia tahu apa yang diucapkan oleh para hamba-Nya juga Maha Tahu apa yang dirahasiakan di dalam hati para hamba-Nya , maupun apa yang ditampakkan oleh para hamba-Nya .

Disinilah akan tampak antara niat karena Allah, atau niat karena ingin dipuji oleh orang lain agar bisa diberi gelar sebagai seorang dermawan, atau niat karena Allah . Sedangkan yang diterima oleh Allah hanyalah niat karena Dia.

Kemudian Allah Maha Luas karunia-Nya, artinya apabila Dia sudah berkehendak  kepada siapapun, maka tidak ada yang mampu menghalanginya.

Adapun pemberiannya itu kita tidak tahu, yang tahu hanya Dia sendiri. Itulah mengapa karunia-Nya itu Maha Luas, dan apapun yang Dia berikan kepada para hamba-Nya itu sudah diukur kadar kesanggupan mereka untuk menerima dan mengelolanya dengan baik dan benar.

Jangan sampai apa yang telah diterima itu akan membawa mudharat, akan mencelakakan dirinya, akan tetapi akan menjadikan tambahan lahan ibadah kepada-Nya, sehingga makin mengangkat derajatnya di sisi Allah.

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar