Selasa, 04 Juni 2013

NIKMAT ALLAH UNTUK NABI MUHAMMAD KE 3


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Salam dan bahagia

Para sahabat semuanya salam jumpa kembali bersama kami BUTIR   URAIAN AYAT AYAT AL QUR’AN dan refleksialamalquran.

NIKMAT-NIKMAT ALLAH TERHADAP MUHAMMAD SAW  KE   3


Allah berfirman di dalam Q.S Al Kautsar 108 : 2 yang berbunyi sebagai berikut
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ [١٠٨:٢]
 ” Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah “.

Para sahabat semuanya melalui ayat ini Allah swt memerrintahkan Nabi Muhammad saw agar mengerjakan shalat dan menyembelih khewan kurban, karena hanya Dial ah yang mendidiknya dan melimpahkan karunia-Nya, sebagaimana firman Allah swt di dalam Q.S Al An’am 6 : 162 – 163 yang berbunyi sebagai berikut

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ ۖ وَبِذَٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ [٦:١٦٣]
 “ Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.--- Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)".

Dan pada saat shalat Allah memerintahkan Nabi Muhammad agar mengucapkan shalatnya ,ibadahnya, hidupnya dan matinya semuanya hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam, tidak ada yang mampu menyamai-Nya dan hanya berserah diri kepada-Nya

Para sahabat semuanya shalat itu wajib bagi setiap Muslin ( lelaki dan wanita yang telah dewasa )  atas perintah Allah yaitu ( Subuh, Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’ ),dan berkurban maksudnya sisihkan sebagian waktu kita untuk menghadap Allah.

Barakallaahufiikum…… Salam santun dari kami untuk para sahabat semuanya. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat diambil hikmahnya serta dapat membukan hati, jiwa dan akal fikiran kita yang selama ini telah tertutup.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Salam dan bahagia

Penulis      : Ki Kartawijaya Al Adiyat
Pekerjaan  : Anggota Perguruan Tamansiswa Cabang Cirebon

Senin, 03 Juni 2013

NIKMAT ALLAH UNTUK NABI MUHAMMAD KE 2



Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Salam dan bahagia

NIKMAT-NIKMAT ALLAH TERHADAP MUHAMMAD SAW   

 Para sahabat semuanya salam jumpa kembali bersama kami BUTIR   URAIAN AYAT AYAT AL QUR’AN dan refleksialamalquran.

Sebagaimana telah diberitahukan sebelumnya bahwa orang-orang kafir / musyrik baik yang di Mekah maupun Madinah merasa tidak  senang kepada Rasulullah saw, karena Allah mengangkat Rasul itu hanyalah dari orang biasa, bukan orang yang terpandang, atau pejabat, atau terkaya. Sehingga para pengikutnyapun kebanyakan hanya orang-orang biasa.

  1. Orang-orang Mekah bila melihat anak-anak Nabi Muhammad meninggal dunia, mereka berkata , “ Sebutan Muhammad akan lenyap dan dia akan mati punah “. Mereka mengira bahwa kematian itu suatu kekurangan, lalu mengejek Nabi saw dan berusaha menjauhkan manusia dari beliau.

  1. Orang-orang Mekah bila melihat suatu musibah atau kesulitan yang menimpa para pengikut Nabi, bergembira dan bersenang hati. Mereka menunggu kehancuran para pengikut Nabi saw, sehingga kedudukan mereka yang telah diguncangkan oleh agama baru ( Islam ) itu kembali mereka dapatkan.

Para sahabat semuanya melalui surat Al Kautsar ini Allah swt menyampaikan kepada Rasul-Nya bahwa berbagai macam tuduhan yang dilontarkan oleh orang-orang kafir / musyrik itu adalah suatu prasangka yang tidak ada artinya sama sekali.

Semua yang dialami oleh Rasulullah saw dan para pengikutnya adalah sebagai pembersihan jiwa yang masih dapat dipengaruhi oleh isu-isu tersebut dan untuk mematahkan tipu daya orang-orang kafir/musyrik, agar mereka tahu bahwa perjuangan Nabi saw lah yang pasti akan menang dan para pengikut beliau akan semakin bertambah banyak.

Barakallaahufiikum…… Salam santun dari kami untuk para sahabat semuanya. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat diambil hikmahnya serta dapat membukan hati, jiwa dan akal fikiran kita yang selama ini telah tertutup.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Salam dan bahagia

Penulis      : Ki Kartawijaya Al Adiyat
Pekerjaan  : Anggota Perguruan Tamansiswa Cabang Cirebon

NIKMAT ALLAH UNTUK NABI MUHAMMAD KE 1


NIKMAT-NIKMAT ALLAH TERHADAP MUHAMMAD SAW  KE   1

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Salam dan bahagia

Para sahabat semuanya salam jumpa kembali bersama kami BUTIR   URAIAN AYAT AYAT AL QUR’AN dan refleksialamalquran.

NIKMAT  NIKMAT  YANG  TELAH  ALLAH  BERIKAN  KEPADA  NABI  MUHAMMAD

Allah berfirman di dalam Q.S Al Kautsar 108 : 1 yang berbunyi sebagai berikut
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ [١٠٨:١]
 “ Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak “.

Melalui ayat ini Allah swt menerangkan bahwa Dia telah memberikan kepada  Naibi Muhammad saw nikmat dan anugerah yang tidak terhitung banyaknya, yang sangat tinggi mutunya, walaupun orang kafir/musyir Mekah memandang hina beliau dan tidak menghargai pemberian itu, karena mereka kurang akal dan kurang pengertian.

Pemberian Allah itu berupa derajat kenabian ; agama yang benar; petunjuk jalan yang lurus yang membawa kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Sedangkan orang-orang kafir/musyrik yang ada di Mekah maupun di Madinah mencemoohkan dan mencaci Nabi saw sebagai nberikut;

  1. Para pengikut Muhammad saw kebanyakan hanya orang biasa yang tidak punya pangkat / jabatan / kedudukan. Kalau memang agama yang di bawanya itu benar menurut mereka pasti pengikutnya itu orang-orang penting / mulia / terhormat / punya jabatan. Ucapan seperti ini sudah tidak aneh. Kaum Nabi Nuuh as pun sama seperti itu sebagaimana firman-Nya di dalam Q.S Huud 11 : 27 yang berbunyi sebagai berikut :

فَقَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِن قَوْمِهِ مَا نَرَاكَ إِلَّا بَشَرًا مِّثْلَنَا وَمَا نَرَاكَ اتَّبَعَكَ إِلَّا الَّذِينَ هُمْ أَرَاذِلُنَا بَادِيَ الرَّأْيِ وَمَا نَرَىٰ لَكُمْ عَلَيْنَا مِن فَضْلٍ بَلْ نَظُنُّكُمْ كَاذِبِينَ [١١:٢٧]
 “ Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: "Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta".

Sunatullah yang berlaku di antara para hamba Allah bahwa orang yang menerima panggilan Rasul dengan cepat adalah orang-orang biasa dan lemah lagi, karena mereka tidak takut kehilangan pangkat atau kedudukan, karena tidak memiliki keduanya.  Sehingga pertentanganpun terjadi terus menerus antara orang-orang yang merasa terpandang dengan  Rasul dan para pengikutnya, akan tetapi Allah swt selalu membantu  Rasul-Nya dan menunjang dakwah mereka.

Itulah sikap penduduk Mekah terhadap dakwah Nabi Muhammad saw. Para pembesar dan orang-orang yang berkedudukan tidak mau mengikuti Nabi saw, bahkan mereka membenci beliau dan juga memusuhi para pengikut beliau.

Barakallaahufiikum…… salam santun dari kamu untuk para sahabat semua. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat diambil hikmahnya serta dapat untuk membuka hati, jiwa dan akal fikiran kita yang selama ini telah tertutup.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Salam dan bahagia

Penulis     : Ki Kartawijaya Al Adiyat
Pekerjaan: Anggota Perguruan Tamansiswa Cabang Cirebon

TEMPAT MENCARI PAHALA KE 3


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,
Salam dan bahagia

TEMPAT  MENCARI  PAHALA  KE  3

Para sahabat semuanya Allah swt telah melengkapi kita semua dengan mata , telinga , dan hati. Apa yang Allah lakukan ini tidaklah mungkin kalau tanpa maksud dan tujuan. Perlengkapan ini merupakan sarana bagi Allah untuk menguji kita semua, apakah dengan ujian dalam situasi dan kondisi bagaimanapun ( apakah situasi kondisi baik atau buruk ), masih mampu tetap bertahan untuk mentaati atau mengikuti ‘aturan main’ yang telah ditetapkan oleh-Nya ataukah kita akan bersikap sebaliknya, mendustakan-Nya, meingingkari-Nya, meperolok-olok-Nya bahkan menentang-Nya.
Marilah kita simak firman Allah swt di dalam Q.S Al Insaan 76 : 2-3 yang berbunyi sebagai berikut
إِنَّا خَلَقْنَا الْإِنسَانَ مِن نُّطْفَةٍ أَمْشَاجٍ نَّبْتَلِيهِ فَجَعَلْنَاهُ سَمِيعًا بَصِيرًا [٧٦:٢]إِنَّا هَدَيْنَاهُ السَّبِيلَ إِمَّا شَاكِرًا وَإِمَّا كَفُورًا [٧٦:٣]
Yang artinya berbunyi sebagai berikut :
“ Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.--- Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir “ .
Dan firman Allah yang lain di dalam Q.S At Thaariq 86 : 6 – 7 yang berbunyi sebagai berikut

خُلِقَ مِن مَّاءٍ دَافِقٍ [٨٦:٦]إِنَّهُ عَلَىٰ رَجْعِهِ لَقَادِرٌ [٨٦:٨]
Yang artinya bebrunyi sebagai berikut
“ Dia diciptakan dari air yang dipancarkan, --- yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan “

Para sahabat semuanya sekarang kita telah tahu bahwa Allah menciptakan kita yang hina dan bau yaitu setetes mani yang bercampur yang keluar dari antara tulang sulbi lelaki dan tulang dada perempuan ketika mereka melakukan hubungan.

Kemudian dari air yang hina ini Allah sempurnakan dan muliakan agar menjadi manusia yang mulia tanpa cacat. Setelah dimuliakan oleh Allah , kemudian memberinya sepasang telinga untuk mendengar dan sepasang mata untuk melihat. Bisakah kita semuanya menjaganya dan memeliharanya, dan mengembangkannya sebagai alat untuk menambah amal kebajikan yang Allah ridoi, karena kita semuanya tetap akan kembali ke Allah swt dan akan ditanyakan Dia memberi sepasang telinga dan sepasang mata itu digunakan untuk apa. Dan kelak di akhirat telinga kita dan mata kita akan berbicara langsung kepada Allah swt apa yang telah dilakukan oleh kita.

Apabila kita dapat menggunakan mata dan telinga kita sesuai dengan apa yang diridoi oleh Allah, maka kita akan mendapatkan pahala  dan apabila telinga dan mata kita digunakan untuk hal-hal yang tidak diridoi Allah maka kita akan mendapatkan celaka bahkan akan dihinakan Allah, lebih rendah dari pada binatang . Allaahu Akbar.  Subhanallah .

Barakallaahufiikum…… Salamsantun kami untuk para sahabat semuanya. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat diambil hikmahnya serta dapat untuk membuka hati, jiwa dan akal fikiran kita semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,
Salam dan bahagia.

Penulis      : Ki Kartawijaya
Pekerjaan : Anggota Perguruan Tamansiswa Cabang Cirebon