Senin, 25 Juni 2018

JADILAH MANUSIA YENG BERUNTUNG DI SISI ALLAH


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Allah swt berfirman yaitu ,

" Yaa ayyuhal ladziina aamanut taqullooha wab taghuu ilaihil mashiilata wa jaa hiduu fii sabiilihii la'allakum tuflihuun " .

Yang artinya ,

Wahai orang yang beriman ! Bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah [ jalan ] untuk mendekatkan diri kepadaNya , dan berjihadlah [ berjuanglah ] di jalan-Nya , agar kamu beruntung .

QS Al Maidah [ 5 ] : 35

Melalui ayat ini Allah memberitahukan kepada kita semua agar kita semua harus menjadi manusia yang beruntung di dunia dan di akhirat .

Apalah artinya beruntung di dunia bila di akhirat celaka .

Tapi bila untuk akhiratnya diuntungkan oleh Allah maka sudah dipastikan di dunianya juga mendapatkan keberuntungan dari Allah .

Allah hanya akan memberikan keberuntungan kepada siapa yang dikehendaki oleh-Nya .

Siapakah oarang - oarngyang dihekendaki oleh Allah itu ?

Mereka yang mau bertakwa kepada Allah swt dengan cara laksanakan semua perintah2Nya dan jauhi segala larangan2Nya .

Wasilah [ jalan ] yang disukai oleh Allah dan RasulNya hanyalah yang mau mengikuti petunjuk yang ada di dalam Al Qur'an dan sunnah-sunnah RasulNya .

Barangsiapa yang mengikuti segala petunjuk yang ada di Al Qur'an dan Hadist , maka itulah jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.

Berjihad di jalan Allah masuknya adalah selalu berusaha mengendalikan dirinya agar tidak terjerumus ke jakan sesat yang menyesatkan.

Jalan yang sesat dan menyesatkan itu adalah orang yang mengikuti langkah - langkah syaitan dan mau bekerja sama dengan iblis dan syaitan .

Semoga ini bermanfaat .

Wassalamu.alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

ADA APAKAH HIKMAH DIBALIK KESABARAN ITU ?


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Allah  swt  berfirman yang artinya ,

Dan berikan kabar gembira 
kepada orang-orang yang sabar. 
Siapakah orang-orang yang sabar? 
Mereka itulah 
yang mendapat keberkatan yang besar, 
curahan rahmat Allah dan 
hidupnya dibimbing oleh Allah. 
Dan, Innalillahi Wainailaihi Rojiun. 
Sesungguhnya, kami adalah milik Allah 
dan kembali kepada Allah.

QS Al Baqarah :  155-156 ; 

Melalui dua ayat ini Allah swt memberitahukan tentang kelebihan orang – orang yang selalu menumbuhkan sifat sabar dalam dirinya .

Melakukan kesabaran itu ada tiga macam yaitu : Bersabar saat menghadapi ujian kenikmatan ; Bersabar dalam menghadapi kepahitan hidup  ; dan Bersabar disaat menderita sakit atau terkena musibah .

Bagaimanakah bila Allah memberikan ujian kenikmatan hidup ?


Bagi orang yang beriman saat menghadapi ujian kenikmatan [ kesuksesan , kekayaan, jabatan tinggi , berderetnya gelar keilmuan , dll ] justru merasa khawatir akan dirinya di depan akan menghadapi apa .

Maka dari itu senantiasa waspada setiap saat agar bila yang dikhawatirkan itu dating sudah siap sedia untuk menghadapinya.

Semakin banyak ujian kenikmatan dari Allah swt , makan akan semakin banyak pula mengucapkan rasa syukur kepada-Nya .

Sebaliknya bagi orang yang tidak beriman , mereka berfoya – foya, berpesta ria, memperturutkan hawa nafsunya . 

Mereka sudah mati rasanya , melihat orang miskin dan rendahan itu seperti melihat kotoran.

Mereka tidak mau bergaul dengan orang – orang miskin , takut ketularan miskinnya.
Bagaimana saat menghadapi ujian kepahitan hidup ?

Bagi orang – orang beriman justru merupakan sajian yang amat sangat lezat , semakin berat ujiannya akan terasa semakin nimmat , 

bahkan kalau boleh nawar kepada Allah wt meminta agar ditambah lagi kesusahannya .
Mengapa demikian  ?  Karena semakin berat ujian  yang diberikan Allah swt , maka semakin besar pula pahala yang akan diterima .

Sebaliknya bagi mereka yang tidak beriman , mereka hanya mengeluh kesana kemari ,jengkel , marah , penasaran 

bahkan ada yang sampai berburuk sangka kepada Allah swt .

Semakin banyak cobaan kepahitan hidup dari Allah swt , maka akan semakin hilang kesabarannya jauh dari rasa syukur kepada Allah swt .

Bagaimana bila diberi sakit atau musibah oleh Allah ? 

Bagi mereka yang beriman sungguh amat senang . Semua itu diterimanya dan dinikmati , sambil berikhtiar berobat ke dokter , dan tidak lepas berdoa dan berserah diri kepada Allah swt .

Mengapa mereka senang saat diberi sakit oleh Allah ? karena sakit atau musibah itu adalah sebagai penggugur dosa-dosa yang telah dilakukannya.

Sebaliknya bagi mereka yang tidak beriman karena tidak sabar maka akan semakin bertambah dosa – dosanya .

Semoga bermanfaat . Insya Allah . Aaaaamiin

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Minggu, 24 Juni 2018

HANYA KETAKWAAN YANG DITERIMA OLEH ALLAH .


B E R T A K W A


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Ketakwaan kepada Allah yaitu dengan melaksanakan segala perintahNya , menjauhi laranganNya dan jangan mempersekutukan-Nya.

Ketakwaan kepada Hari Akhir adalah dengan memersiapkan bekal sebanyak-banyaknya  ,  karena kita akan tinggal di akhirat itu selamanya .

Ketakwaan kepada Malaikat itu adalah dengan meyakini bahwa para malaikat itu memiliki tugas khusus yang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan manusia .

Ketakwaan kepada para nabi dan rasul adalah dengan melaksanakan sunah – sunahnya .
Ketakwaan kepada Kitab Allah adalah dengan membacanya, mempelajarinya, menghayatinya, lalau mengamalkannya sesuai dengan kadar kesanggupan masing-masing .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Sabtu, 23 Juni 2018

RAHASIA KEHIDUPAN .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirahmaanirrahiim .

THE SCRET OF LIFE  [ RAHASIA  KEHIDUPAN  ] .

Saat kita memberi maka kita akan menerima ..

Saat kita menolong orang lain pada saat yang sama kita menolong diri sendiri ..

Inilah rahasia kehidupan yang tersembunyi bagi banyak orang ..

Bukan karena mereka tidak melihat kebenaran tapikaremna mereka tidak mempercayainya ..

Karena itu banyak orang lebih berbahagia menerima daripada member , lebih suka ditolong daripada menolong ..

Hidup hanya berpusat pada diri sendiri  ..

Ada ilustrasi menarik : 

Ada seorang buta sedang berjalan dengan tongkatnya di malam hari .Tangan kanannya memegang tongkat sementara tangan kirinya membawa lampu . 

Pemandangan ini cukup mengherankan bagi seorang pria yang kebetulan melihatnya. 

Supaya tidak penasaran pria itu bertanya , “ Mengapa anda berjalan membawa lampu ? “ 
Orang buta menjawab , “ Sebagai penerangan “ . 

Dengan heran pria itu bertanya kembali , “ Tapi bukankah anda buta dan tetap tidak  bisa melihat jalan meski ada lampu penerangan ? “ 

Orang buta itu tersenyum , “ Meski saya tidak bisa melihat namun orang lain bisa melihatnya . Selain membuat jalanan menjadi terang , hal ini juga mnghindarkan orang lain untuk menabrak saya “ .

Disaat orang lain melakukan sesuatu untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukan sesuatu untuk diri kita sendiri ..

Kita diingatkan untuk tidak jemu2 berbuat baik ..

Ini sebuah rahasia kehidupan untuk hidup yang penuh berkah , berkelimpahan dan berbahagia .

"APA YANG KITA LAKUKAN UNTUK ORANG LAIN SUATU SAAT PASTI AKAN KEMBALI KE KITA “

Hidup adalah waktu  ..
Hargai waktu yang tersisa  ..
Jalani hidup dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan ..
Selalulah berbuat baik terhadap siapapun ..
Selalulah menolong sesamamu , niatkan karena Allah ..
Jangan pernah menyakiti orang lain ..
Jangan sering berdusta dan menipu orang lain ..
Jangan merugikan orang lain  ..
Jangan pernah bersikap paling benar  .. 
Berhentilah berbicara kejelekan orang lain dan mengomel  ..
Nikmatilah hidup dan isi setiap detik , menit , jam dan hari2mu dengan kebaikan terutama bersama keluarga, ayah dan ibumu, muliakanlah mereka jika masih hidup
Anak2mu , saudaramu , handai taulan serta bahagiakan mereka selagi kamu masih punya waktu  ..
Jangan simpan kebencian , dendam , kepahitan dan kejelekan orang lain  ..
Tetaplah menjadi orang baik sampai akhir hidfup . aaaamiin.

Semoga ini bermanfaat untuk kita semua .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .


EMPAT NASEHAT ALI BIN ABI THALIB RA


EMPAT HAL  NASEHAT SAHABAT ALI BIN ABI THALIB RA


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmmaanirrahiim.

Asy-Sya’bi rahimahullah mengatakan bahwa Ali bin Abi Thalib ra berkata,

“Wahai sekalian manusia, ambillah kalimat-kalimat ini dariku. Seandainya kalian menaiki binatang tunggangan hingga mencelakainya, kalian belum tentu mendapati yang semisalnya.

لاَيَرْجُوَنَّعَبْدًاإِلاَّرَبَّهُ،وَيَخَافَنَّإِلاَّذَنْبَهُ،وَيَسْتَحِيإِذَالَمْيَعْلَمْأَنْيَتَعَلَّمَ،وَلاَيَسْتَحِيإِذَاسُئِلَعَمَّايَعْلَمُأَنْيَقُولَ: لاأَعْلَمُ؛وَاعْلَمُواأَنَّالصَّبْرَمِنَالْإِيْمَانِبِمَنْزِلَةِالرَّأْسِمِنَالْجَسَدِ،وَخَيْرَفِيالْجَسَدِرَأْسَلَهُ

Hendaknya seorang hamba benar-benar :

(1)tidak berharap selain kepada Rabbnya,
Maksudnya adalah bila ingin memnjadi hamba yang benar menurut Allah swt dan RasulNya , maka jangan berbuat syirik , jangan menyandarkan hidupnya kepada pekerjaan, atasan , jabatan atau harta benda.

(2) tidak khawatir selain terhadap dosanya,
Maksudnya adalah setiap harinya selalu mengoreksi diri, mengkaji diri , mawas diri untuk mencari kesalahan dan kelemahan diri , kemudian berusaha untuk memperbaikinya . 

Dirinya merasa khawatir bila dosa – dosa dan kesalahan yang dilakukannya akan bertambah banyak , karena pasti akan bertemu dengan Allah swt. Itulah orang yang benar menurut Allah dan Rasul-Nya .

(3) tidak malu untuk belajar ketika tidak tahu,
Bila ingin menjadi orang yang benar menurut Allah dan Rasul-Nya, maka belajarlah agar menjadi orang yang tahu , bertanyalah kepada yang faham bila anda tidak mengerti sesuatu . Bertakwalah kepada Allah bila ingin disukai oleh Allah swt .

(4) tidak malu untuk menjawab, ‘Aku tidak tahu,’ ketika ditanya tentang sesuatu yang tidak diketahuinya, artinya bersikaplah jujur, bicaralah apa adanya, jangan mengarang – mangarang pembicaraan .

Ketahuilah, kedudukan sabar bagi iman layaknya kepala bagi jasad tidak ada kebaikan pada jasad yang tidak berkepala.”

(Shifatu ash-Shafwah hlm. 121)

Semoga uraian singkat ini bermanfaat bagi semua orang.  
Insya Allah Aaaamiin

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.