Assalaamu’alaikum
wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Wahai saudaraku sungguh dalam
hidup inimasih sangat banyak sekali orang yang mencari sesuatu yang ghaib.
Padahal yang nyata saja yang sudah diketahui oleh dirinya menjalankannya masih
belum benar.
Sampai yang sudah faham dalam hal agamapun juga tidak ketinggalan
ikut-ikutan , misalnya mencari karamah .
Gara-gara ingin dapatkan karamah ,
mereka banyak mengunjungi kuburan2 para wali atau orang2 saleh atau
tempat-tempat yang dianggap memiliki karamah.
Padahal sesungguhnya karamah adalah kemulian dan karamah itu itu milik
Allah swt Bukan milik para wali ,
orang2 saleh ataupun tempat2 yang dianggap berkaramah .
Wahai saudaraku para pendiri tarekat juga
melakukan hal tersebut bukan untuk mendapatkan karamah, akan tetapi untuk memudahkan jalan menuju Allah swt .
Karamah itu hanya akan Allah berikan kepada
siapayang Dia kehendaki. Dan bagi orang yang telah mendapatkan karamah dari
Allah ini, biasanya dirinya tidak menyadarinyan bahwa dia telah mendapatkan
karamah Allah.
Dan bila orang tersebut
telah mendapatkan karamah dari Allah swt tujuannya adalah untuk perisai diri ,
karena dia punya tugas berat dari Allah untuk menegakkan agama Allah,
menyebarkan amar makruf nahi munkar, untuk menegakkan kebenaran dan keadilan.
Karena itulah Allah memberikan kekuatan dan perisai diri , namun yang
bersangkutan merasanya tidak memiliki apa2, karena tidakbelajar itu dan ini,
kecuali hanya belajar agama dan menjalankan apa yang telah dikatahuinya dan diyakininya dengan ikhlas .
Wahai
saudaraku lebih baik kita rajin2lah koreksi diri , kaji diri, mawas diri dan
beristiqamah didalam menjalankan ketakwaan kepada Allah swt agar bisa menjadi
orang yang beriman.
Tinggalkan masalah karamah, karena karamah itu bukan milik
kita tapi milik Allah swt. Dan kita pun
sama milik-Nya
Bila Allah memberikan karamah kepada kita maka jagalah,
jangan dipamerkan apalagi disalah gunakan dengan alasan menolong orang lain.
Tetap saja nanti ujung2nya itu uang , karena akal dan fikiran ikut bermain
, didorong oleh hawa nafsu syaitan.
Atau
bisa jadi orang yang sudah mendapatkan karamah Allah itu dicabut lagi
oleh-Nya sehingga dia gak bisa apa-apa lagi dan lupa dengan apa yang telah
dimilikinya .
Wahai saudaraku mari kita hilangkan cela atau aib yang ada
pada diri kita , jangan memperturutkan hati kita yang ingin mendapatkan
karamah, sedangkan Allah menghendaki agar kita senantiasa beristiqamah .
Yang jelas kepentingan Allah harus lebih
diutamakan daripada kepentingan pribadi .
Semoga hal ini bermanfaat buat kita semua . Aaaaamiin …..
Subhanakalloohumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha
illa anta astaghfiruka wa atuubuu ilaik …….
Walloohu a’lam bish showab…..
Barakalloohu fiikum ……
Wassalaamu’alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar