Rabu, 07 Agustus 2019

AKIDAH ISLAM .


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Bila anda yakin bahwa islam itu memiliki akidah yang baik dan benar , maka jalankan .

Bila tidak maka sama saja anda masih meragukan kebeadaan tentang agama Islam . Padahal di KTP anda sudah tertulis beragama Islam .

Jadi Islam anda itu Islam apaan ? Jujurlah pada diri sendiri. Jangan mendustakan diri sendiri .  Berdusta pada diri sama saja telah mendustakan Allah swt .

Allah tidak akan rugi dengan sikap anda, tapi yang rugi adalah anda sendiri .

Oleh karena itu kita sebagai  muslim, wajib memegang teguh akidah Islamiah dan berjalan pada prinsip-prinsip ajaran Rasulullah saw.

Menurut pendapat salah seorang Al Anbiya Hasan Al Basri adalah sebagai berikut:
Seseorang yang murtad dari Islam, pada dasarnya akan menjelek-jelekan Islam, dan bergabung dengan golongan yang sikapnya memusuhi Islam.

Cara yang seperti ini adalah cara yang dilakukan oleh golongan Yahudi diawal-awal munculnya Dakwah Islam.   Dengan cara licik, mereka memasang tipu daya.

Awalnya mereka berduyun-duyun masuk agama Islam, setelah mendapat banyak ilmu tentang Islam, lalu keluar dan mengadakan provokasi agar orang-orang yang belum masuk Islam tidak jadi masuk Islam.

Karena terbukti orang yang sudah beragama Islam justru keluar untuk mengikuti ajaran agama lain, terutama bagi mereka yang belum masuk Islam, diberi kesan negatip oleh mereka.

Allah swt berfirman di dalam Q.S Ali Imran 3 : 72 yang artinya ,

“ Dan segolngan Ahli Kitab berkata kepada sesamanya  “ Berimanlah kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman pada awal siang dan ingkarilah di akhirnya ,agar mereka kembali kepada kekafiran “

Alangkah bodohnya manusia bila hanya percaya kepada orang apalagi mereka itu ahli kitab yang dianggapnya dalam ilmunya, padahal sesungguhnya akan menyesatkan dirinya.

Marilah kita kembali kepada dua sumbernya yang benar dan asli yakni AlQuran dan Hadits Nabi saw agar kita semua tiak disesatkan oleh siapapun yaitu dengan cara kita mempelajarinya kemudian melaksanakannya sesuai dengan kemampuan kita masing masing .

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar