Jumat, 09 Agustus 2019

AMAL YANG TIDAK PERNAH PUTUS


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Rasulullah saw bersabda ,
“ Apabila anak Adam itu mati , maka putuslah semua amalnya kecuali tiga perkara yaitu sedekah ( amal jariyah ) , ilmu yang bermanfaat dan anak yang saleh yang selalu mendo’akan kepadanya “ .
H.R Bukhari .

Melalui Hadits ini Rasulullah saw memberitahukan kepada kita semua bahwa Semua yang bernyawa itu akan mati termasuk kita semua .

Kita tidak akan selamanya berada di dunia terus . Bila masa kita di dunia sudah habis , maka malaikat maut akan menjemput kita.

Siap tidak siap , suka tidak suka , bila Allah memanggil kita dengan mengutus malaikat maut maka kita semua harus berserah diri dengan ikhlas .

Tidak ada alasan itu  dan ini . Karena umur kita telah ditetapkan ketika Malaikat meniupkan roh ke dalam rahim ibu kita di usia kandungan empat bulan .

Umur tidak bisa diperpanjang atau diperpendek . Itulah mengapa Rasulullah saw mengingatkan kita semua melalui Hadits di atas.

Jariyah itu banyak macamnya bukan hanya diberikan ke pembangunan masjid, mushala, pengajian , majelis ta’lim tau kegiatan ritual saja  .
Untuk membangun jembatan, memberikan lampu untuk penerangan di jalan , di masjid , bikin sumur , rumah, membiayai sekolah dsb juga termasuk jariyah .

Ilmu yang bermanfaat itu maksudnya bukan bermanfaat hanya untuk diri saja , akan tetapi bisa diajarkan kepada orang lain , kemudian orang tersebut mengamalkannya, bukan hanya ilmu agama saja tapi juga selain ilmu agama seperti ilmu dagang , pertanian, usaha dsb .

Anak saleh itu bukan hanya mendoakan orang tua setelah mereka meninggal  saja . Kenapa mendoakan orang tua kita harus menunggu mereka meninggal dulu, lalu baru mendoakan , itu salah. Doakanlah keduanya walaupun mereka masih dalam keadaan hidup .

Bahagiakanlah kedua orang tua kita sesuai kemampuan masing masing. Syukur dengan materi. Materi tidak mampu bisa dengan tenaga . Tenaga juga nggak mampu bisa dengan pendapat , pemikiran yang membuat kedua orang tua kita senang .

Ingat kdua orang tua kita itu merupakan dua pintu surge yang Allah sediakan untuk kita semua yang selalu memperhatikan, menjaga , memelihara dan membahagiakan kedua orang tua kita .

Jangan sampai terjadi pada anda saat kedua orang tua perhatiannya kurang bahkan ada yang cuwek [ masa bodoh ], atau kalau ada waktu senggang saja .

Tapi saat keduanya telah meninggal dunia baru rebut harta orang tua minta segera dibagi-bagikan sebagai warisan.

Atau datang ke pekuburannya setiap hari Kamis sore untuk mendoakan mereka .  Allah swt Maha Tahu rahasia sekecil apapun yang ada di hati kita.

Untuk itu jangan mendustakan diri sendiri . Bila hal ini dilakukan maka sama saja dengan mendustakan Allah swt.

Semoga saja uraian ini dapat membuka mata hati kita semua yang selama ini telah tertutup.  Aaaaammin

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar