Assalamu’alaikum warahmatullaahi
wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim. Allahumma
sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.
Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin
.
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu
minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha ,
haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;
Sungguh banyak cara
untuk mengatur waktu di dalam sehari semalam itu untuk membaca Al Qur'an.
Cobalah kita renungkan dan teliti setiap harinya itu lebih dominan mana yang
kita baca atau kita dengar ?
Pernahkah hati kita
tersentuh ketika ada ayat ayat Al Qur'an terdengar oleh kedua telinga kita,
atau saat kita membaca Al Qur'an ?
Kalau kita tidak mau
mendengar atau tidak mau membaca ayat ayat Al Qur'an, maka ada apakah yang
sedang terjadi, yang sedang dialami oleh diri kita itu ?
Kalau kita sudah
menyadari bahwa hal itu akan merugikan kita, akan membuat kita celaka, maka
langkah apakah yang harus kita perbuat ?
Apakah kita akan melaksanakannya nanti saja kalau sudah usia lanjut, atau nanti saja membacanya kalau ada kesempatan (
setelah urusan dunianya selesai ).
Ingat kematian itu
selalu menyertai kita kemanapun kita pergi dan dimanapun kita berada, dan
masalah kematian setiap orang hanya Allah yang tahu, mengapa manusia tidak ada
yang tahu masalah kematian ?
Maksudnya adalah agar
manusia jauh-jauh telah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk hal
tersebut.
Dan kematian akan
datang secara tiba-tiba kepada kita
Semoga bisa
bermanfaat bagi kita semua dan dapat diambil hikmahnya .
Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an
laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .
Wassalamu’alaikum warahmatullaahi
wabarakaatuh .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar