Sabtu, 17 Agustus 2019

HIKMAH PEMBELAJARAN ANGKA 7 DAN 4.


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Wahai saduaraku mari kita belajar dari petistiwa yang terjadi beberapa saat yang lalu yaitu

Gempa yang terjadi di wilayah Banten dan sekitarnya dengan kekuatan 7,4 skala rikhter .

Terjadinya gempa bumi tersebut waktunya tepat sekali yaitu pk 07.04 WIB .

Jumlah hari yang kita jalani itu ada tujuh yakni dari mulai hari Minggu  sampai dengan hari Sabtu .

Saat kita masih dalam rahim ibu hamil di usia empat bulan malaikat meniupkan ruh atas perintah Allah dengan menitipkan empat hal yakni, umur, jasad , ilmu dan harta.   

Ke empat hal inilah yang akan dimintai pertanggung jawaban saat kita menghadap Allah swt .

Umur itu waktu . Dari umur itu kita telah berbuat apa saja selama berada di dunia . Bila kita memanfaatkan umur kita untuk berbuat yang diperintahkan oleh Allah maka akan selamat dan berbahagia. Tapi bila disia – siakan begitu saja , hanya untuk berenang-senang, santai, focus hanya untuk dunia saja maka kita akan celaka.

Jasad  itu adalah seluruh anggta tubuh, bila dimanfaatkan sesuai dengan fungsi organ tubuh dan kegunaannya maka kita akan selamat, tapi bila disalah gunakan untuk berbuat yang tidak benar maka akan celaka.

Ilmu bila kita amalkan untuk berbuat amal soleh maka kita akan selamat dan berbahagia , tapi bila disalah gunakan maka akan celaka .

Harta bila diperoleh dengan cara yang halal dan dimanfaatkan di jalan Allah maka akan selamat, tapi bila diperoleh dari cara yang haram apalagi bia dimanfaatkan untuk keburukan dan kezaliman atau kemaksiatan maka akan celaka.

Sekarang mari kita kaji firman Allah di dalam QS Al A’raf [ 7 ] : 4 yaitu

“ Wakam min qayatin ahlaknaahaa fajaa ahaa ba’sunaa bayaatan au hum qaa imuun”

Yang artinya adalah ,
“Betapa banyak negeri yang telah Kami binasakan , siksaan Kami datang [ menimpa penduduk ] nya pada malam hari, atau pada saat mereka beristirahat pada siang hari “

Melalui ayat ini Allah memberitahuan kepada kita semua bahwa kita diperintahkan mempelajari Al Qur’an karena di didalam Al Qur’an itu banyak kejadian yang bisa dijadikan pemberitahuan, peringatan, perintah, larangan,  hukum – hukum Allah dll, lengkap tentang kehidupan.

Bila kita sudah memahami Al Qur’an maka kita bisa belajar dari peristiwa yang terjadi di Banten tersebut.

Setinggi apapun ilmu dunia ilmu meteorologi dan geofisika, tetap saja tidak akan bisa mengalahkan ilmu Allah . Bila Allah mengatakan jadi maka jadilah [ Kun fayakuun ].

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar