Minggu, 03 Juni 2018

BERBUAT KEBAIKAN JANGAN DITUNDA – TUNDA.


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Allah swt berfirman yaitu  ,

“ Yaa ayyuhal ladziina aamanuu idzaa nuu duya lish sholaati min yaumil jum’ati fas ‘au ilaa dzikrillaahi wadzarul bai’a . dzaalikum khoirul lakum in kuntum ta’lamuun “

Yang artinya adalah ,

“Wahai orang yang beriman, apabila kalian diseru untuk menunaikan sholat Jum’at, maka BERLARILAH kalian MENGINGAT Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui  ”


QS. Al-Jum’ah [ 62 ]  : 9 .

Melalui ayat ini Allah swt memperingatkan kepada kita semua bila ingin menjadi orang yang beriman maka

Bila ada panggilan Allah swt berupa suara adzan , maka kita harus hentikan segala aktivitas atau kegiatan yang sedang kita hadapi, kemudian bersegeralah untuk melaksanakan shalat .

Bila waktu Jum’at datang , maka sebelum waktu tersebut hentikan segala kegiatan , kemudian segera menuju Masjid untuk melaksanakan shalat Jum’at .

Bila kita merasa banyak salah , banyak berbuat dosa maka bersegeralah untuk menuju pintu taubat Allah swt dan memohon ampunanNya atas semua itu .

Bila ada tetangga yang sedang membutuhkan bantuan , maka bersegeralah membantunya sesuai dengan kesanggupan kita masing – masing .

Intinya adalah bila untuk berbagai macam kebaikan , maka harus segera dilaksanakan , jangan ditunda – tunda .

Bila hal tersebut telah dikerjakan maka kegiatan untuk ujurusan duniawi bisa dilanjutkan kembali .

Mengapa Allah swt memerintahkan seperti itu ?  Karena Dia tidak memberitahukan kematian setiap diri manusia .

Dia akan memdatanginya dengan mendadak , sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan sejak awal diciptakannya .

Barangsiapa yang bersegera menuju kepada kebaikan artinya dia masih ingat Allah . Sebaliknya bila melalaikan Allah artinya sudah melupakanNya.

Barangsiapa yang menunda – nunda perintah Allah , maka sama saja sedang mempermainkan Allah .

Orang yang mempermainkan Allah sebenanrnya bukan mempermainkan Allah , akan tetapi mempermainkan dirinya sendiri .

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Sabtu, 02 Juni 2018

BAGAIMANAKAH CARA MENGHINDARI AZAB ALLAH ?


TERHINDAR DARI ADZAB ALLAH.

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Allah swt berfirman yaitu  ,

  Wa maa kaa nalloohu liyuadz’ dzibahum wa anta fiihim , wa maa kaanalloohu mu’adz dzibahum wahum yastaghfiruuna “

Yang artinya adalah  ,

Tetapi Allah tidak menghukum mereka , selama engkau [ Muhammad ]berada di antara mereka . Dan tidaklah [ pula ] Allah akan menghukum mereka , sedang mereka [ masih ] memohon ampunan “ .


QS. Al-Anfal  [ 8 ]  :33.

Wahai saudaraku tidak ada manusia yang luput kesalahan , dosa dan lalai . 

Dunia ini tempat Allah swt menguji manusia , siapakah yang bertakwa kepadaNya dan siapa pula yang ingkar kepadaNya .

Sekarang mari kita perhatikan orang – orang yang tinggal di sekitar kita . Ada yang rajin beribadah tapi hidupnya dari dulu hingga sekarang masih saja tetap miskin.

Sebaliknya ada tetangga kita yang tidak ibadah , tidak bersedekah , tidak berpuasa, hidup mereka semakin sukses, semakin kaya, nampaknya tidak ada kesedihan, selalu dikelilingi oleh kesenangan.

Padahal menurut pendapat kita dan anda pun tentu akan berpendapat bahwa seharusnya orang yang ibadahnya rajin itu jelas sangat dekat dengan Allah, dan meminta apapun kepada Allah pasti dikabulkan dengan cepat dan mudah .

Akan tetapi dalam kenyataannya , meminta banyak rezeki , tetap saja keadaannya itu belum berubah.

Maaf ini adalah pendapat yang keliru, pendapat yang sudah sesat , sudah salah besar artinya sudah berburuk sangka kepada Allah .

Allah swt hanya akan memberikan yang terbaik untuk kita. Baiknya itu bukan hanya di dunia akan tetapi sampai akhirat .

Akan tetapi kebanyakan di antara kita masih banyak setelah diberikan kebaikan di dunia berupa berbagai macam kenikmatan seperti harta, gelar , kerjaan , ilmu , jabatan , terhenti sampai di dunia saja, 

tidak ada sama sekali untuk mempersiapkan dirinya membekali hidupnya untuk kebutuhan akhiratnya .

Disinilah kelalaian manusia , sehingga di dunia mereka sukses besar , tapi di akhirat mendapatkan azab dan siksa yang besar pula. 

Di dunia mereka tertawa – tawa , di akhirat mereka menangis menjerit – jerit .

Di dunia mereka banyak teman kerabat keluarga, di akhirat hanya sendirian, ada teman yaitu amal tapi saying amal keburukan .

Setelah kita mengetahui hal ini coba simak dan renungkan ayat di atas . Allah membiarkan mereka yang ingkar dan sesat itu bukan berarti tidak ada balasan .

Akan tetapi sengaja Allah membiarkannya agar dosa – dosanya semakin banyak bertumpuk.

Mengapa dibiarkan , karena di dunia selama masih ada orang yang beriman , maka Allah biarkan . Tujuannya untuk ujian orang – orang yang beriman . 

Atau bisa jadi setelah mereka melihat kehidup[an orang yang beriman walau sederhana bahkan miskin tapi nampaknya sangat tenang , tentram dan damai. 

Sedangkan dirinya sejak membuka mata bangun dari tidur, sampai tidur lagi dipenuhi dengan berbagai macam masalah yang membuat tidur tidak nyenyak, makanpun tak terasa lezat. 

Maka timbullah rasa iri , dan kemudian mulai mendekati orang yang beriman dan minta dibimbing agar dirinya bisa menjalani hidup itu dengan tenang dan damai .

Oleh karena itu selagi kita masih diberi hidup oleh Allah swt maka peluang besar untuk mendapatkan ampunan Allah masih tersedia dengan luas tak berbatas.

Yang penting kitanya harus mau mendekati pintu taubatnya Allah yang selalu terbuka siang dan malam dan mintalah ampunan atas segala dosa dan kesalahan kita , 

pasti Allah mengabulkannya , kecuali bila kita telah berbuat syirik mempersekutukan Allah dengan sesuatu selain Dia .

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Jumat, 01 Juni 2018

TMBULNYA BANYAK DOSA AKIBAT BANYAK ORANG


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Rasulullah saw bersabda  ,


“ Barangsiapa yang duduk dalam satu Majlis (  perkumpulan orang  ) lalu di dalamnya banyak perkataan sia-sianya atau (perdebatan) kemudian sebelum ia bangkit dari Majlis membaca (Istighfar):

Subhaanakallahumma wa bihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta Astaghfiruka wa atuubu ilaih..


Yang  artinya  adalah ,

(Maha suci ENGKAU YAA ALLAH,dan aku memuji-MU dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan ENGKAU, aku memohon ampun dan bertaubat kepada-MU)..


 Maka ia akan diampuni kesalahan-kesalahan yang diperbuatnya selama di Majlis itu “.

HR. Ath-Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Hibban, Abu Daud dan Al-Hakim

Wahai saudaraku majelis itu adalah tempat berkumpulnya orang banyak.  Dengan banyaknya orang maka disitulah akan timbul banyak dusta , riya , takabur , ego dan sejenisnya.

Mengapa timbul dusta. Bisa yang orang berbicara karena ingin agar ucapannya dianggap oleh orang lain akhirnya mengarang ucapan yang tidak sesuai dengan faktanya .

Salah satunya adalah membicarakan keburukan  seseorang kepada orang lain . Padahal orang yang dibicarakan itu belum tentu persis sama seperti apa yang telah dikatakannya.

Bisa jadi justru malah kebalikannya . Dan hal ini hanya Allah yang tahu , karena Allah mengetahui rahasia hati setiap manusia .

Mengikuti kumpulan di suatu Majelis bisa juga sambil memaerkan apa yang dimilikinya agar mendapatkan pujian dari orang lain .

Timbulnya takabur adalah bila sudah banyak orang yang percaya, maka merasa diri paling benar , akhirnya banyak merendahkan orang lain .

Timbul ego saat ucapannya dikritik oleh orang lain lalu timbul amarahnya , tidak terima bahkan berbalik menghina orang yang mengkritiknya .

Dan amsih banyak lagi kejadian bila sudah berkumpulnya manusia di suatu tempat apakah di dalam rapat atau majelis ilmu .

Itulah mengapa Rasulullah saw menuntun kita untuk membaca do’a yang beliau berikan. 

Tujuannya adalah bila selama berlangsungnya pertemuan tersebut banyak salah ucap atau langkah, harapannya adalah akan mendapatkan ampunan Allah swt  .

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

KESENGAN DUNIA BISA MELALAIKAN AKHIRAT


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Allah swt berfirman yaitu  ,

“ Qoola ya qoumi lima tasta’jiluuna bis sayyi atin qoblal hasanati , lau laa tastaghfiruunallooha la’al lakum turhamuun “

Yang artinya  adalah  ,

“ Dia [ Saleh ] berkata , “ Wahai kaumku ! Mengapa kamu meminta disegerakan keburukan sebelum [ kamu meminta ] kebaikan ? Mengapa kamu tidak memohon ampun kepada ALLAH, agar kamu mendapat rahmat..

(QS. An-Naml :46)..


Melalui ayat ini Allah memberitahukan kepada kita semua tentang peristiwa di zaman Nabi Saleh as dengan kaumnya .

Nabi Saleh as mengajak kaumnya agar bersama – sama dengan beliau untuk menyembah Allah , jangan mempersekutukan Allah swt.

Ajakan itu ternyata disambut dengan kemarahan oleh mereka [ kaumnya ] , hanya sedikit sekali yang mau mengikuti jejak langkah Nabi Saleh as.

Bahkan mereka akan mengadakan tipu daya terhadap Nabi Saleh as, maka Allah membalas tipuan mereka . Apakah balasan Allah terhadap kaum Nabi Saleh as itu  ?

Mereka dibinasakan semuanya bersama rumah mereka dengan membenamkannya ke dalam bumi , kecuali mereka yang telah beriman , tunduk, taat dan patuh terhadap Allah swt dan Rasul-Nya [ Nabi Saleh as ].

Wahai saudaraku dari kisah ini bisa kita jadikan sebagai pembelajaran dimana Allah swt mengutus Rasul itu dalam hal ini adalah Nabi Muhammad saw adalah untuk memperbaiki akhlak manusia , termasuk kita semua agar kelak dapat hidup berbahagia di dunia dan akhirat . 

Dan Nabi Saleh as pun punya tugas yang sama dengan Nabi Muhammad as.

Yang perlu kita fahami dalam peristiwa ini adalah apabila kita tidak mau mentaati Allah dan Rasul-Nya maka kita akan celaka .

Kalau di zaman para Rasul sebelum Nabi Muhammad saw termasuk zaman Nabi Saleh as , azab itu langsung dibuktikan oleh Allah di dunia .

Tapi di zaman Nabi Muhammad saw , yang banyak berbuat keburukan, melanggar perintah Allah , ingkar terhadap Allah , mendustakan Allah , memusuhi orang – orang yang beriman , semuanya aman – aman saja.

Sesungguhnya semua itu adalah kelebihan yang Allah berikan kepada umat Nabi Muhammad saw yaitu azab dan siksa-Nya , ditangguhkan sementara waktu ketika manusia berada di dunia .

Semua keburukan , kejahatan, maksiat manusia di dunia akan dibalas kelak di akhirat . 

Kecuali bila selama hiudp mereka banyak bertaubat kepada Allah, maka pasti akan selamat .

Oleh karena itu kita tidak perlu melirik rezeki orang lain , kenapa mereka yang menjauhi Allah diberikan segala kemudahan, kekayaan berlimpah ,  jabatan dan kekuasaan yang tinggi, gelar yang berjejer.

Bila semua itu tidak dimanfaatkan untuk kebutuhan mereka untuk bekal akhiratnya maka akan celaka, mereka akan diazab dan disiksa di alam akhirat .

Mereka tidak ada yang menolong, tidak ada yang akan menyelamatkan mereka, tidak ada yang akan melindungi mereka, kecuali hanya pertolongan dari Allah.

Bagaimana Allah mau menolong mereka di akhirat , kalau selama mereka hidup di dunia menjauhi Allah swt.

Bila kita telah berbuat sebaik mungkin , beribadah semaksimal mungkin , bertakwa kepada Allah semampu kita, kemudian masih jauh dari kehendak Allah , mudah – mudahan kita akan mendapatkan pertolongan dari Allah swt. Insya Allah . Aaaaamiin.

Semoga uraian ini bermanfaat .

Wassalamu.alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

MEMPEROLEH BANYAK KENIKMATAN.


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Allah swt berfirman yaitu ,

“ A anis taghfiruu robbakum tsumma tuu buu liaihi yumatti’kum mataa ‘an hasnan ilaa jalin musamman wa yu’ti kulla dzii fadh lin fadhlahuu , wa in tawallau fa innii akhoofu ‘alaikum adzaa ba yaumin kabiirin “

Yang artinya adalah ,

Dan hendak-lah kamu memohon Ampun kepada RABB-mu dan bertaubat kepada-NYA, Niscaya DIA akan memberi kenikmatan yang baik kepada-mu sampai kepada waktu yang telah di tentukan..


QS. Hud  [ 11 ]  :  3  .


Melalui ayat ini Allah memberitahukan kepada kita semua bahwa kita akan diberikan kenikmatan sepanjang kita berada di dunia .

Allah swt tidak pernah menzalimi hamba-Nya sedikitpun , bahkan sebaliknya justru kita lah yang banyak menzalimi Allah swt.

Kenapa kita disebut menzalimi Allah ?   Karena masih banyak perintah Allah dilanggar . 

Masih banyak larangan Allah yang justru dikerjakan oleh kita semua.

Setiap hari bahkan setiap detik kita diberikan kenikmatan , namun kita banyak yang lupa mensyukurinya.

Tahukah kenikmatan apa yang Allah berikan kepada kita ? Udara yang dihirup oleh kita itu adalah rezeki yang tak ternilai harganya .

Tahukah anda bila udara itu harus membayar kepada Allah ?  Kebutuhan udara yang kita hirup dalam sehari semalam untuk setiap orang itu senilai 5,5 milyar rupiah.

Belum lagi kenikmatan lainnya yang ada di tubuh kita, mata bisa melihat , karena banyak orang yang punya mata namun tidak bisa melihat .

Teliga bisa mendengar , masih banyak orang yang punya telinga tapi tuna rungu  dan juga anggota tubuh lainnya yang masih berfungsi dengan baik.

Allah swt tidak pernah menuntut itu dan ini, walau kita banyak yang ingkar tetap saja Dia mencukupi segala kebutuhan kita .

Oleh karena itu bila kita menyadari akan hal tersebut, maka sebaiknya kita banyak memohon ampun kepada Allah swt atas segala dosa-dosa kita.

Segeralah kita menuju pintu taubat – Nya yang selalu terbuka siang dan malam . 

Jangan sampai belum sempat bertaubat kemudian pintu taubat sudah tertutup, maka yang ada hanyalah penyesalan sepanjang hayat .

Tertutupnya pintu taubat itu saa nafas manusia sudah sampai di kerongkongan , yaitu saat dalam keadaan nazah .

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh