Rabu, 27 Januari 2016

PAHAMILAH MASALAH REZEKI !!!!!!!!

Siapa orangnya yang tidak butuh rezeki ? Tidak ada. Semua manusia butuh rezeki. bila manusia sudah tidak butuh rezeki berarti sudah tidak normal.

Akan tetapi banyak manusia yang kurang memahami Allah dalam membagikan rezeki kepada mereka. karena ada yang besar, ada yg cukup bahkan ada yang kurang

Banyak, sedikit atau kurang itu memang sudah aturan hidupNya. untuk itu kita tidak bisa protes. kalau pun mau protes hanya kepanya ? Tapi bila Dia jelaskan penyebbnya pastilah manusia akan menjadi malu adanya.

Contoh sederhana saat ini anda sedang sengsara menderita. Ibadahnya rajin, puasanya oke, shalat malamnya iya. banyak dzikir mendekatkan diri kpdNya. dsb dst

Kemudian Allah mengabulkan segala permantaan anda. harta menjadi berlimpah, jabatan naik, kekuasaan bertambah kuat dsb dst......Tapi...di sisi lain...sudah jarang ibadah.....bahkan seringkali meninggalkannya tanpa alasan. Terlalu sibuk dgn urusan dunia..sehingga waktu utk akhirat sdh tersita. Sekarang siapa yg salah ?
Anda bisa berkata yang salah ya diri sendiri. Kalu pendapat aku, yg salah Allah. Kenapa ? Karena Dia telah mengabulkan segala permintaannya, klau tdk kan anda masih tetap rajin.

Disinilah letak tanda-tanda ke Maha Besaran Allah, Maha Kuasanya Allah. Dia kabulkan apa yg diminta anda, tapi ada pesan buat anda hati-hati dgn apa yg didapat, karena bisa menjadi lahan tambahan amal ibadah atau bisa jadi anda akan celaka....jadi lihatlah petunjuk yg telah Aku berikan kpd anda yaitu Al Qur'an

Sekarang Aku ini Maha kuasa atas segala sesuatunya, bisa saja semua manusia Aku jadikan beriman semua. Gak akan membuat kaya Aku, atau Aku jadikan manusia di dunia ini kafir semua, juga gak akan merepotkan Aku. Semua itu tetap akan kembali kepada dirinya masing-masing

Termasuk rezeki yang aku berikan, kalau dimanfaatkan untuk kebaikan, maka kebaikan itu untuk dirinya bukan untuk-Ku. Sebaliknya bila hanya digunakan untuk memperturutkan kesengan dan hawa mafsunya saja, dialah yang akan menanggung akibatnya.

Jalan untuk mendapatkan rezeki sudah Aku tunjukkan, berbagilah dengan sesama, maka aku akan berbagi dengannya, bahkan akan aku lipat gandakan. Sayangnya manusia kurang memahami hal ini.

Banyak manusia yang mengembar gemborkan agar sadaqah, tapi giliran ke dirinya, dia gak mengeluarkan sadaqahnya, bahkan sibuk menampung sadaqah orang lain, dan minta dibayar lagi, sebagai amil.

Aku memberikan agama Islam itu untuk menyelamatkan manusia, Aku memberikan Al Qur'an itu untuk memberikan petunjuk kepada manusia. Aku memilih utusan sebagai Rasul adalah untuk membimbing manusia. 

Kalau urusan rezeki itu bukan urusanmu akan tetapi urusanKu. jadi jangan turut campur. 

Itulah kira-kira pesan dari Allah untuk kita semua. Semoga saja bermanfaat . 

Aaaamiin Ya Rabbal'aalamiin

Selasa, 26 Januari 2016

BAHAYANYA SIFAT MUNAFIK BAGI MANUSIA




Di dunia ini Allah membagi manusia menjadi empat kelompok atau golongan yaitu golongan : orang yang beriman, orang kafir, orang musyrik, orang munafik dan orang fasik. 

Orang beriman adalah orang yang tunduk,taat dan patuh pada atruan main Allah dan rasulNya. 

Orang kafir adalah kebalikan daripada orang beriman . Orang msyrik adalah orang yang mempersekutukan Allah. Orang fasik adalah orang yang mengetahui kebenaran, namun mereka tidak mau mengerjakannya. Orang munafik adalah yang berikut ini

Allah menempatkan orang-orang munafik di tempat yang paling buruk. Karena mereka banyak berbuat zalim terhadap sesamanya.

"Sungguh, orang–orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka" (QS. An Nissa 4 : 145).

Orang munafik umumnya ingin memanfaatkan orang-orang yang beriman namun Allah melindungi orang-orang yang beriman dengan memasang dinding pemisah antara orang munafik dan orang beriman yaitu di bagian dalam mengandung banyak rahmat sedangkan di bagian luarnya penuh dengan azab.

"Pada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman : "Tunggulah kami! Kami ingin mengambil cahayamu". (Kepada mereka) dikatakan : "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu diantara mereka dipasang dinding (pemisah) yang berpintu. Di sebelah dalam ada rahmat dan di luarnya ada azab" (QS. Al-Hadid 57 : 13).

Sungguh perbuatan orang munafik itu banyak membuat orang-orang yang beriman celaka, kalau kurang-kurang sekali imannya. Jadi hanya orang-orang yang kuat imannya tidak terpengaruh oleh orang-orang munafik. Dan tentunya semua itu atas seizing Allah.

"Orang-orang munafik itu memanggil orang-orang mukmin, "Bukankah kami dahulu bersama kamu?" Mereka menjawab, "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan kamu hanya menunggu, meragukan (janji Allah) dan ditipu oleh angan-angan kosong sampai datang ketetapan Allah; dan penipu (setan) datang memperdaya kamu tentang Allah" (QS. Al-Hadid 57 : 14).

Orang-orang munafik itu bila datang kebenaran kepada mereka, mereka membalasnya dengan olok-olok, menghinanya, bahkan memusuhinya kepada yang menyampaikan kebenaran itu. Akhirnya apa yang dulu tidak dipercaya, di akhirat dibuktikan semuanya oleh Allah

"Maka pada hari ini tidak akan diterima tebusan dari kamu maupun dari orang-orang kafir. Tempat kamu di neraka. Itulah tempat berlindungmu, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali" 
(QS. Al-Hadid 57 : 15).

Yang masih niat atau yang sedang jadi playboy silakan dipikir sebelum melanjutkan niatnya atau keasyikan menjalani status playboy-nya. Jika khawatir jatuh menjadi munafik sejati segeralah membelokkan langkah ke jalan kebaikan karena untuk menjadi munafik sejati hanya butuh satu tambahan syarat saja dari tiga syarat yang telah ada.

"Ada empat hal yang jika berada pada diri seseorang maka ia menjadi munafik sesungguhnya dan jika seseorang memiliki kebiasaan salah satu daripadanya, maka berarti ia memiliki satu kebiasaan (ciri) nifak sampai ia meninggalkannya; bila dipercaya ia khianat, jika berbicara ia bohong, jika berjanji ia ingkari dan bila bertengkar ia berkata kotor." (Muttafaqun alaihi).

Senin, 25 Januari 2016

REZEKI ITU URUSAN ALLAH BUKAN URUSAN MANUSIA



Sobat-sobat sekalian dalam hidup dalan dalam menjalani kehidupan ini janganlah kita banyak mengeluh, resah dan gelisah. 

Kalau masih saja mengeluh, marah, jengkel, penasaran…berarti masih belum mengenal Allah.

Allah itu Maha mencukupi kebutuhan hambanya, jangankan manusia sampai ke cacing-cacing saja Allah berikan rezekinya

Janganlah kita memikirkan rezeki, rezeki itu bukan urusan kita, tapi urusan Allah, besar dan kecilnya itu Dia yang mengaturnya. Tugas kita hanya berusaha dan bekerja keras.

Janganlah iri pada rezeki orang lain, karena itu sudah yang terbaik buatnya, bila diberikan kepada kita belum tentu cocok. Untuk itu syukurilah apa yang telah Allah berikan kepada kita.

Untuk itu agar kita lebih yakin lagi kepada Allah maka Dia telah menyatakan dengan firmanNya yang berikut ini

Sebagaimana firman ALLAH Subhanahu wa Ta’ala:
”……….ALLAH menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu……….” [QS. al-Baqarah: 185].

“..........ALLAH tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi DIA hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-NYA bagimu, agar kamu bersyukur” [QS. al-Maa-idah: 6].

HIKMAH DIBALIK KEMATIAN



HIKMAH  DIBALIK  KEMATIAN

Sungguh amat banyak hikmah dibalik kematian itu di antaranya adalah

1.Ternyata nasihat para ulama dan para pendakwah itu benar bahwa wakalu bersembunyi sampai di tempat yang paling gelap pun tetap kematian akan mendatangi dirinya.

2. Apapaun yang telah dikumpulkan di dunia ternya ditinggalkan semuanya, istri dan yang cantik, anak2anak yang ganteng , jabatan dan kekuasaan yang memuaskan semuanya ditinggalkan, terkecuali amal yang akan menemaninya.

3. Amal inilah yang akan membantunya auatu menjerumuskannya ke dalam siksa/azab.

4. Sudah seringkali disampaikan saat ta’ziah bahwa saat roh putus dengan jasad maka segala kenikmatan akan putus, kecuali 3 yaitu amal jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang saleh. Sayangnya semuanya diabaikan, kecuali oleh mereka yang beriman pasti dlaksanakan.

5. Alam kubur itu nampaknya sempit dan gelap . Namun bila segala pertanyaan para malaikat penjaga kubur dapat dijawab dengan baik maka akan menjadi luas dan bercahaya terang .

Oleh karena itu sungguh banyak-banyaklah mengingat kematian. Bila hal ini dilakukan maka Allah akan memberikan hadiah istimewa yaitu.

1.Dia akan gemar bertobat dan banyak-banyak memohon ampunan kepada Allah subhanahuwa ta’ala

2. Hidupnya sederhana, menerima apa yang diberikan Allah. Kaya/miskin dianggapnya hal biasa, karena semuanya itu hanya titipan tapi juga merupakan ujian bagi dirinya.

3. Ibadahnya akan rajin, karena kesempatan hidup yang diberikan Allah itu ada batasnya, jadi tidak mau disia-siakan begitu saja

Ad Daqaaq Rahimahullah mengatakan:
 
“Barangsiapa yang banyak mengingat kematian, maka akan dianugerahi oleh ALLAH tiga keutamaan: Bersegera dalam taubat,  Rasa qana’ah dalam hati dan,  Semangat dalam beribadah pada ALLAH”
[al-Qiyamah ash-Shughra, hal. 82].

KEMATIAN ADALAH SESUATU YANG BERHARGA



Sesungguhnya kematian itu bisa dijadikan pembelajaran buat kita semua. Suatu pelajaran yang amat berharga. Apalagi kalau kita menyaksikan saat saudara kita yang sedang nazah, yang sedang diambil rohnya oleh malaikatul maut.

Sayangnya banyak manusia yang masih merasa ngeri bila mendengar kematian, apalagi yang meninggal pada malam dan hari Sabtu. Waouw segala syarat dicari dan dipenuhi, agar sang mayit tidak membawa saudaranya yang terdekat....Ini dasar hukumnya apa, tidak ada dalam Qur'an maupun hadits. Intinya ternyata mereka takut akan kematian.

Agar hidup anda tidak tertipu dengan urusan dunia , sehingga melalaikan urusan akhirat gara- gara urusan dunia , maka perbanyaklah mengingat kematian.

Bila kematian tiba maka putuslah segala kelezatan dunia. Dan bersiap-siap untuk mempertanggung jawabkan segala perbuatan yang telag dikerjakan di dunia.

Untuk itu banyak-banyaklah anda mengingat Allah di saat anda dalam keadaan lapang. Bila hal ini dilakukan oleh anda maka saat anda sedang mengalami kesempitan.

Mengingat Allah dalam keadaan lapang itu memanfaatkan segala sesuatu yang diberikan Allah untuk berbuat sesuai dengan apa yang dinginkan Allah, baik dengan ilmunya, harta bendanya, maupun dengan pekerjaannya atau jabatannya

Bila hal ini dilakukan maka Insya Allah hidupnya tidak akan tertipu oleh urusan dunia. Dan sesulit apapun anda dalam menghadapi urusan dunia, maka Insya Allah Dia akan membantu anda, melindungi anda dan menyelamatkan anda.

Sabda Rasulullah Shallallahu ;Alaihi wa Sallam:
“Perbanyaklah banyak mengingat pemutus kelezatan (yaitu kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia (sehingga lalai akan akhirat)” [HR. Ibnu Hibban dan al-Baihaqi, dinyatakan hasan oleh Syaikh Al Albani].