Sabtu, 23 September 2017

APAKAH YANG MENJADI SUMBER FITNAH ?

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Bismillaahirrahmaanirrahiim.


Hasil gambar untuk fitnah


Wahai saudaraku sungguh sangatlah kejinya perbuatan fitnah itu . Lalu kenapa manusia masih saja melakukan perbuatan fitnah ?

Sumber utama terjadinya perbuatan fitnah itu adalah akibat kerapuhan iman yang dimilikioleh manusia akhir zaman .

Terutama fitnah itu  gencar menyerang orang – orang yang beriman . Berbagai cara untuk menggelincirkan iman seseorang  , terutama sekali dengan kemewahan dan kedudukan .

Bagi orang yang sudah terfitnah oleh kemilaunya dunia akan lebih mudah meninggalkan agamanya .

Apalagi bila dasar agama dan imannya memang sudah kurang, maka mudah tergiur dan terpana.

Karena kemilaunya dunia, sampai lupa bahwa dunia ini hanya sementara sedangkan hidup di akhirat abadi adanya .

Gak sadar bahwa kehidupan dunia ini hanya permainan dan senda gurau . 

Kehidupan dunia tidak bisa dinikmati sampai mati. Sedangkan kehidupan akhirat  itulah kehidupan yang sebenarnya .

Namun bagi orang yang beriman sadar betul bahwa perbuatan fitnah dan keindahan dunia itu hanyalah tipuan belaka.

Rasulullah saw pun bersabda, “ Sesungguhnya  di antara yang paling aku khawatirkan atas kalian sepeninggalku nanti adalah terbuka lebarnya kemewahan dan keindahan dunia .  
HR Bukhari & Muslim.

Rasa khawatir Rasulullah saw itu bukan hanya karangan dirinya belaka , bukan dibuat – buat , tapi memang benar adanya .

Karena cobaan ini sudah menyangkut keimanan seseorang . Sampai orang yang tadinya beriman , karena terbius dengan kemilaunya dunia, rela menukar agamanya dengan dunia yang dijanjikannya .

Bahkan ada yang sampai berganti agama hanya karena sebuah pekerjaan . Sungguh banyak terjadi pemurtadan agama ini adalah karena berlatar belakang duniawi .

Orang semacam ini telah termakan oleh fitnah keduniaan. Orang semacam ini telah membeli kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat.

Allah swt berfirman di dalam QS Al Baqarah [ 2 ] :  86  yaitu
“  Ulaaa ikal ladziinasy tarawul hayaatad dunyaa bil aakhirati falaa yukhaffafu ‘anhumul ‘adzaabu walaa hum yunsharuun “


Yang artinya , “ Itulah orang – orang yang membeli kehidupan dunia dengan ( kehidupan ) akhirat , maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong “ QS  2 :  86

Semoga saja kita semua terlindungi oleh Allah dari bahaya fitnah dunia. Aaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN WIRA'I ?

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Tumbuhkan dan kembangkan sifat wira'i yang sudah ada dalam diri , agar selamat di dalam menjalankan kehidupan di dunia ini untuk menuju alam akhirat .

Nabi saw bersabda, " Seandainya kau shalat hingga bungkuk dan berpuasa sampai kurus seperti senar , maka semua itu tiada guna bagimu kecuali disertai wira'i ( menjaga diri ) "

Wira'i itu harus memenuhi sepuluh perbuatan yaitu

1. Jagalah lisan jangan sampai berbuat ghibah ;
Janganlah setengah kamu menggunjing terhadap setengah lainnya . QS Al Hujurat : 9 .

2. Hindari perbuatan buruk sangka .
Hindarkanlah prasangka buruk karena setengahnya adalah dosa. QS Al Hujurat : 12.
Hati hatilah kamu dari prasangka buruk , karena hal itu adalah perkataan paling dusta . Hadist .

3. Jangan menghina atau merendahkan orang lain .
Janganlah suatu masyarakat menghina lainnya , mungkin juga yang dihina itu adalah lebih baik daripada yang  mengejek . QS Al Hujurat : 11.

4. Jagalah kedua mata anda dfari pandangan yang haram .
Katakanlah para orang-orang mukmin agar memejamkan pandangan matanya dari yang haram . QS Nuur : 30

5. Jangan berdusta, bicaralah yang benar .

6. Ingatlah selalu nimat Allah padanya agar tidak sombong ..
Bahkan Allah lah yang memberi karunia kepadamu ketika kau diberi petunjuk hingga kau beriman. Jika kau benar-benar beriman . QS Al Hujurat : 17.

7. Manfaatkan harta anda untuk kebenaran atau di jalan yang benar .
Orang-orang yang membelanjakan hartanya tiada berlebihan , dan tiada kikir , mereka tengah – tengah ( berlaku sedang ) dalam hal itu .  QS Al Qurqan :  67

8. Tidak berambisi dengan kedudukan dan juga tidak pula sombong .
Negeri akhirat sengaja Kami sediakan bagi mereka yang tidak ambisi kedudukan dunia , dan tidak pula suka merusak .  QS Al Qashash  : 83.

9. Memelihara shalat lima waktu ,dengan cara menyempurnakan semua syarat dan rukunnya .
Peliharalah waktu – waktu shalat , terutama shalat pertengahan , tegakkanlah dengan khusyu’ , diam bermunajat .  QS Al Baqarah  :  238 .

10 Istiqamah mengikuti sunnah Rasul dan jamaah umat Islam .

Inilah ajaran yang menuju kepada keridoanKU ( jalan lurus – benar ) , lalu ikutilah , jangan , mengikuti jalan – jalan lain ( jika demikian ) , pasti menyimpang jauh dari jalan Allah “. Demikianlah pesan Dia kepadamu agar kamu bertakwa.  QS An’aam  :  153

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Jumat, 22 September 2017

LIMA KEANEHAN TAPI MEMANG NYATA

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Di dunia ini memperhatikan kehidupan manusia itu sungguh benar – benar aneh , tapi bukti terlihat oleh mata kepala sendiri. 

Nggak habis pikir , dan masih belum ketemu jawabannya. Mengapa banyak manusia yang berbuat seperti itu. Karena apa yang mereka lakukan itu sebenarnya sudah tertipu .

1.  Saat belum punya harta , minta ke Allah diberinya. Setelah diberi masih kurang banyak. Setelah dibanyakin , bukannya dimanfaatkan untuk hal – hal yang diridoi oleh Allah, 

akan tetapi ada yang semakin kikir, ditimbunnya khusus digunakannya hanya untuk kepentingan sendiri dan keluarga serta kroni-kroninya saja. 

Seharusnya harta benda yang didapat itu adalah dimanfaatkan untuk menambah amal kebajikan, amal soleh untuk membantu yang lemah, yang kelaparan, untuk syiar agama 

yang kesemuanya itu akan membantunya kelak di akhirat. Ini tidak dilakukan sama sekali .

2.  Saat belum bisa bicara ingin bisa bicara, sampai belajar berbicara. Dan belajar bagaimana cara berbicara dengan baik .  

Setelah pandai bicara banyak digunakan untuk bersilat lidah, untuk ghibah, untuk memfitnah orang lain, menipu orang lain dll . 

Adanya  peringatan dari Allah swt melalui ayat-ayat-Nya  sudah diabaikan. Al Qur’an tidak pernah dibacanya. 

Andaikan membaca juga hanya surat Yasin saja tapi cukup hanya malam Jum’at saja. Padahal Al Qur’an itu merupakan pedoman hidup manusia  ;

3.  Saat fisiknya lemah , minta disehatkan supaya bisa melakukan sesuatu seperti orang lain. Setelah dikabulkan malah bersantai – santai , bermalas – malasan . 

Tidak dimanfaatkan untuk bekerja , berusaha, beribadah , tidak berpuasa baik puasa sunnah maupun puasa wajib yang kesemuanya itu merupakan bekal hidupnya kelak di akhirat . 

Kerjanya hanya makan bersantai dan tidur, selesai, selain dari itu tidak ada.

4.  Setiap hari bertemu malam dan di sebagian malam itu Allah menguitus Malaikat rahmat mulai di sepertiga malam yang terakhir 

untuk membagikannya atas seizin Allah kepada mereka yang sedang melaksanakan shalat lail. 
Walaupun orang tersebut hanya melaksanakan shalat lail dua raka-at . 

Tapi nayatanya hanya dimanfaatkan untuk tidur melulu. Padahal shalat lail itu akan membantu dirinya kelak di akhirat .

5.  Setiap harinya manusia itu pasti punya kebutuhan macam-macam mulai dari ingin jodoh, ingin kerja, ingin berkeluarga, 

ingin punya anak, ingin punya kendaraan, ingin punya rumah tinggal, ingin diselamatkan dan dilindungi dll. Semuanya itu dipenuhinya oleh Allah . 

Allah hanya meminta taatilah AKU, tunduklah kepadaKU, berimanlah kepadaKU, bertakwalah kepadKU, laksanakan peruntahKU, jauhi laranganKU. 

Bila semua itu kau lakukan maka balasanKU akan berlipat ganda untuk kau. AKU tidak meminta sedikitpun dari semua itu. 

Itu adalah merupakan kasih sayangKU selama kau masih berada di dunia. 

Tapi bila kelak kau kembali kepadaKU , aku tidak seperti dulu. Akan AKU laksanakan janji-janjiku , akan AKU buktikan ayat-ayatKU 

baik yang berupa peringatan maupun berita gembira. Tak ada seorangpun yang lolos dari pengawasanKU . 

Dan apa kenyataannya, semuanya itu kau abaikan, bukan kau saja tapi , hampir semua manusia mengabaikan peringatanKU . Sayang sekali hidupnya disia-siakan begitu saja .

Itulah lima keanehan yang terjadi di dunia ini yang kesemuanya itu akan membuat kita celaka. 

Semoga kita semua dapat berlindung kepada Allah dari kelima hal tersebut . Aaaaamiin. Insya Allah


Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

FITNAH DI ANTARA SESAMA MUKMIN

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.


Hasil gambar untuk fitnah


Wahai saudaraku dimanapun kita berada dan kemanapun kita pergi pasti kita akan menemukan perbuatan fitnah  .

Fitnah adalah perkataan atau ucapan yang bermaksud menjelek – jelekkan orang lain sehingga bisa menodai nama baik atau merugikan kehormatan orang lain .

Terjadinya fitnah biasanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab hanya untuk maksud dan tujuan tertentu .

Adapaun maksud itu kebanyakan dari dorongan ambisi yang ditiupkan oleh syaitan melalui hawa nafsunya . Dan orangnya disebut ambisius .

Dengan kemabisiusannya , lalu orang ini menyebarkan fitnah untuk menodai nama baik atau kehormatan seseorang .

Bila fitnah sudah termakan oleh orang banyak, maka pasti akan terjadi peristiwa – peristiwa yang tidak diinginkan menimpa orang yang difitnah .

Orang difitnah menjadi bingung karena apa yang difitnahkan kepadanya sama sekali atau belum pernah dilakukannya.

Namun karena lihainya orang pembuat firnah akhirnya fitnah tersebut seakan – akan benar terjadi .
Akibatnya suramlah nama baik orang yang difitnah , jatuhlah harga diri dan kehormatannya di hadapan masyarakat luas.
Bila yang difitnah itu seorang pemimpin , maka jatuhlah kepemimpinannya . Bila yang difitnah guru , maka hilanglah kewibawaannya sebagai guru . 

Bila yang difitnah itu suamiistri , maka goyahlah kehidupan rumah tangganya  . Bila yang difitnahitu orang mukmin, maka hilangkah kepercayaan orang lain terhadapnya .

“ Al fitnatu asyaddu minal qatli “  Yang artinya , “ Dan fitnah itu lebih besar bahayanya daripada pembunuhan “  QS Al Baqarah [ 2 ] :  191

Karena kejamnya perbuatan fitnah maka Allah diperingatkan agar tidak melakukan perbuatan fitnah.
Allah akan memberikan siksaan yang berat kepada tukang memfitnah .

Allah swt berfirman di dalam QS Al Anfal [ 8 } :  25 yang artinya

“  Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.”  

QS 8 : 25

Wahai saudaraku Rasulullah saw menggambarkan fitnah sebagai malam yang gelap gulita yang tidak ada cahaya sedikitpun. 

Maksudnya adalah fitnah ini akan menimpa manusia sebagai suatu bencana yang menyesatkan .

Secara akal biasa manusia bila berjalan tanpa adanya cahaya di kegelapan malam maka akan menyesatkan dirinya .

Kebanyakan terjadinya fitnah itu adalah gara – gara ambisi kedudukan , iri dengan kehidupannya , ingin seperti orang lain tapi tidakkesampaian , juga akibat pengaruh harta benda .


Orang yang berbuat fitnah adalah orang yang sesat dan menyesatkan . Agama sudah tidak dipedulikan lagi . 

Dia sudah buta akan kebenaran. Hatinya sudah dipenuhi hawa nafsu syaitan .

Semoga kita semua terhindar dari segala perbuatan fitnah . Aaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuih .

ORANG ALIM MELAWAN IBLIS .

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim




ALKISAH ………….
Dahulu ada seorang Bani Isra’il yang rajin beribadah .  Dia beribadah kepada Allah dalam kurun waktu yang cukup lama .  

Kemudian datanglah seseorang kepadanya  . Dan mereka berkata , “ Di daerah ini ada suatu kaum yang bukan menyembah Allah swt, tapi menyembah pohon “.

Mendengar hal itu dia menjadi marah, lalu dia ambil kampaknya dan pergi bermaksud untuk menebang pohon tersebut .

Iblis tahu akan hal itu, kemudian dia merubah dirinya menjadi seorang tua renta yang tak berdaya dan dia berkata , “ Hendak pergi ke mana engkau ? “

Orang alim itu menjawab , “Aku hendak menebang pohon ini ! “  Iblis berkata , “ Hai orang alim aku tidak akan membiarkanmu untuk menebang pohon ini ! “

Setelah berdialog lama keduanya  niatnya tidak berubah, lalu orang alim itu membanting iblis dan menduduki dadanya.

Iblis berkata , “ Lepaskan aku supaya aku dapat menjelaskan maksud dari perkataanku “
Orang alim tersebut berdiri dan meninggalkannya.

Lalu iblis berkata kepada orang alim itu, “ Hai orang alim ! Sesungguhnya Allah menggugurkan kewajiban ini darimu dan  mewajibkan hal ini atas dirimu . Engkau tidak akan menyembahnya , apakah engkau tidak tahu bahwa Allah punya Nabi dan Rasul yang akan melaksanakan tugas ini. Andaikata Allah menghendaki niscaya Dia mengutus Nabi dan Rasul kepada penduduk bumi dan menyuruh mereka untuk menebangnya  “

Kemudian orang alim berkata, “ Pohon itu harus ditebangnya  “ .
Mendengar perkataan itu, iblis itu menyerangnya dan orang alim itu bertahan , mengalahkannya dan membantingnya serta menduduki dadanya dan iblispun tidak dapat bergerak .

Lalu iblis berkata kepadanya , “ Bukan engkau mendapatkan sesuatu yang dapat memutuskan aku dengan engkau ? “ Orang alim menjawab , “ Apa ? “

Iblis menjawab, “Lepaskan dulu aku , supaya aku dapat mengatakannya kepadamu “ Kemudian orang alim melepaskannya.

Iblis berkata , “ Engkau seorang fakir miskin yang tak punya apa-apa , Engku juga sering meminta-minta kepada orng untuk kelangsungan hidupmu “ Dia mejawab , “ IYA “

Kemudian Iblis melanjutkan bicaranya , “Tinggalkan kebiasaanmu yang jelak dan memalukan itu , dan akan memberimu setiap malam dua dinar untuk kebutuhanmu dan kamu tidak perlu lagi meminta-mita . Hal itu lebih bermanfaat untukmu dan untuk kaum muslimin yang lain daripada kamu menebang pohon ini. Penebang pohon ini tidaklah berguna bagimu dan bagi kaum muslimin yang lain “

Orang alim tersebut merenungi perkataan iblis tadi dan dalam hatinya berkata, “ Benar juga orang tua itu “

‘ Kemudian dia berkata, “ Aku ini bukan seorang Nabi mupun Rasul yang wajib menebang pohon ini. Allah tidak memerintahklan aku untuk menebang phon ini artinya aku tidak berdosa jika aku tidak menebangnya. Janji – janji itu lebih bermanfaat bagiku dan bagi saudaraku sesame muslim  “ .

 Kemudian dia meminta kepada orang tua ( iblis ) itu untuk  berjanji dan bersumpah bahwa akan menepati janjinya .

Dia kembali pulang ke rumahnya dan beribadah seperti biasanya  . Setelah dating pagi , benarlah perkataan orang tua ( iblis ) itu. Ternyata didekatnya terdapat uang dua dinar , maka diapun mengambilnya .

Begitu pula keesokan harinya , akan tetapi di hari yang ketiga , keempat dst dia tidak mendapatkan uang dinar , maka diapun jadi marah dan mengambil kampak lalu pergi untuk menebang pohon tersebut.

Kemudian iblispun menyambutnya dengan menyerupai orang tua yang tidak berdaya persis seperti pertama kali. Iblispun menyapa , “ Mau kemana kau wahai orang alim ? “

Dia menjawab , “ Aku akan menebang pohon sialan itu “ . lalu iblis berkata , “ Engkau tidak akan mampu untuk menebang pohon itu lagi ! Percayalah ! Lebih baik engkau urungkan niatmu ! “

Orang alim itu berusaha untuk melawan iblis itu. Terjadilah perkelahian , dan berhasil membanting orang alim tersebut dan menduduki dadanya seraya berkata , “ Berhentilah engkau menebang pohon ini atau aku akan membunuhmu ! “

Orang alim tersebut nampak sudah kehabisan tenaga untuk mengalahkan iblis , tidak seperti yang dilakukannya saat pertama kali dia melawannya . 

Dulu dia kuat , sekarang amat lemah tidak berdaya . Kemudian dia berkata kepada Iblis , “ Hai orang tua kau telah mengalahkan aku , sekarang lepaskan aku dan beritahukanlah kepadaku mengapa kau dapat  mengalahkanku , sebelum ini aku dapat mengalahkanmu ? “

Iblispun menjawab , “ Itulah karena pada saat itu kau marak karena Allah dan berniat untuk kehidupan akhirat , tapi kini keu mrah bukan karena Allah dan kehidupan akhirat . 

Tapi kau marah karena kepentingan duniawi yaitu karena aku  tidak memberimu uang dua dinar .  Waktu yang pertama Allah membantumu sehingga aku kalah, kali ini Allah tidak membantumu, maka aku dapat mengalahkanmu dengan mudah “

Allah swt berfirman , “ Kecuali hamba-hamb-Nya yang mukhlis di antara mereka “

HIKMAH DIBALIK KISAH DI ATAS ADALAH.

1.Bila manusia beriman dan bertakwa kepada Allah  dan RasulNya , maka Allah akan melindunginya dan menyelamatkannya.

2. Bila manusia ingkar kepada Allah dan RasulNya, maka Dia akan berlepas diri darinya .

3. Sesulit apapu, sesusah apapun Allah tidak pernah menzalimi hambaNya .

4. Allah menguji hambaNya tidak akan melebihi batas kesanggupannya .

5. Barangsiapa manusia yang hatinya masih condong hanya pada kepentingan duniawi, maka Allah berlepas diri dariNya .

6. Barangsiapa manusia yang memanfaatkan duniawinya untuk kepentingan akhiratnya, maka Allah akan membimbingnya agar bisa mendapatkan dunianya juga akhiratnya .

Semoga kisah ini bermanfaat untuk kita semua . Aaaaamiin.

Wasssalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh