Selasa, 06 Agustus 2019

JANGAN BERBURUK SANGKA .


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Bila anda lagi dirundung susah, lagi jatuh dan dalam keadaan terpuruk maka jangan mencari kesalahan pada orang lain. 

Masih  banyak orang yang curiga kepada orang lain gara gara ada permasalahan dengannya , beberapa waktu kemudian dia jatuh terpuruk . Akhirnya menuduh gara gara dia nih aku jadi begini, itu dan ini . Hindari hal ini .

Apalagi bila anda saat jatuh terpuruk kemudian mencari solusi mendatangi dukun atau paranormal , maka akan lebih tersesat lagi .  Karena pasti dia akan menjelaskan bahwa ada orang yang tidak senang terhadap anda .

Akhirnya anda sudah lagi ada masalah akan menambah permasalahan lain karena anda sudah terpengaruh atau sugesti dengan kata-katanya. Artinya anda sudah mepercayainya. Maka anda sudah tersesat semakin menyesatkan diri .

Apalagi sampai anda karena sudah tidak menemukan jalan lain , akhirnya berprasangka Allah swt sudah tidaksayang lag sama saya. Hindari hal seperti ini
Jangan berburuk sangka kepada Allah .Tapi carilah ada kesalahan apa pada diri anda. Bisa jadi anda selama ini sudah menjauhi Allah dan mulai melupakan Allah swt .

Contoh sederhana berikut ini sudah banyak terjadi di masyarakat luas kalau anda menelitinya

 Misalnya Si SAmat Bimbang berkata kurang apa saya, shalat wajib sudah aku jalani, puasa ramadhan sudah aku laksanakan ditambah puasa sunnah Senin dan Kamis yang katanya puasa sunnah Nabi juga sudah dijalani, shalat malam juga aku kerjakan, dan yang sekarang yang sedang aku jalani  puasanya nabi Dawud yaitu sehari puasa, dan sehari tidak sudah berjalan 5 bulan, tapi apa nyatanya, keadaaanku bukan semakin senang , malah sebaliknya semakin susah .

Sedangkan tetangga  aku yang tidak pernah shalat, judi, minum minuman keras sering dilakukan, malah semakin kaya, terus tetangga yang sebelah sono lagi menjalani riba, hartanya makin menumpuk, kekayaannya semakin berlimpah, jadi sebenarnya yang baik itu yang bagaimana sish ????!!!"

Itu semua sudah berprasangka buruk pada Allah dan juga pada orang lain , karena sudah lupa terhadap dirinya .

Semoga kita semua tidak seperti itu, kalaupun ternyata pernah keluar ucapan yang mendekati itu, segeralah dicabut kembali.

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar