Selasa, 06 Agustus 2019

SIAPA ALLAH DAN SIAPA DIRI .



Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Kenalilah diri sendiri dulu agar bisa mengenali Allah . Bila terhadap dirinya sendiri saya sudah tak kenal, bagamana mungkin bisa kenal Allah .

Masih banyak orang yang fokusnya hanya pada diri sendiri saja . Merasa banyak permasalahan , banyak kurangnya, susah dan menderita.

Mereka tidak mau melihat keadaan orang lain yang mungin jauh lebih susah darinya, lebih menderita bahkan ada yang lebih banyak laparnya dari dirinya.

Mereka setiap hari mengeluh dan mengeluh. Padahal keadaan dirinya itu masih sehat. Coba kalau mau datanglah ke rumah sakit ada berapa orang yang dirawat inap . Datang ke salah seorang dokter , ada berapa banyak pasien yang sedang antri untuk berobat kepadanya .

Sayangnya karena hatinya masih tertutup rapat dan menutup diri maka yang terjadi pasti akan seperti itu .

Allah berfirman di dalam QS Yunus 10 : 44  berfirman yang artinya

"Sungguh Aku tidak pernah menzalimi  manusia sedikitpun, tetapi kebanyakan manusia itulah yang telah menzalimi dirinya sendiri"
Melalu ayat ini Allah swt memberitahukan kepada kita semua bahwa yang telah menciptakan kita dengan Maha Sempurna .

Tidak mungkin apa yang telah diciptakanNya itu dirusaknya olehNya . Pasti segala kebutuhannya dijamin olehNya . Segala permasalahan yang datang yakini bahwa itu adalah dari Allah dan yakini Allah juga yang akan menyelesaikannya dan yakini bahwa Allah sedang mendidik anda agar terbuka akal fikirannya, agar semakin kuat jiwanya , agar semakin mengenal dirinya .

Tidaklah mungkin rumah yang sudah kita bangun dengan baik kemudian dirusak oleh kita sendiri .

Bila dirusak juga , bukannya dirusak akan tetapi diperbaiki agar lebih baik lagi dari yang sebelumnya, lebih indah, lebih nyaman dst.

Begitu pula diri kita jangan sampai Allah telah menciptaan kita dengan sebaik mungkin jangan sampai dirusak oleh kita sendiri.

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar