IMAN MERUPAKAN
PUSAT KEBAHAGIAAN DUNIA AKHIRAT
Kecintaan
Allah kepada orang-orang mukmin adalah mereka bekerja selalu optimis, tabah
dalam menghadapi sesuatu, tawakal pada saat mengerjakan sesuatu dan selalu
berserah diri dan bersabar menanti kepada ketetapan Allah .
Ketiga hal ini
adalah suatu hidayah yang Allah berikan kepada siapapun yang Dia kehendaki.
Ingat tidak setiap orang mendapatkan petunjuk atau hidayah ini. Untuk itu kalau
ingin mendapatkannya maka harus berusaha mendekatkan diri kepada Allah.
Mengapa
dijelaskan seperti itu ? Karena banyak orang yang awalnya bekerja penuh
semangat, tetapi karena adanya gangguan di tengah perjalanan, lalu berubah
penjadi pesimis. Adalagi saat bekerja semangatnya luar biasa, namun begitu
menerima imbalan langsung semangat itu berubah turun drastic. Kenapa begitu ?
Karena upah yang dia dapatkan tidak sesuai menurut pribadinya yaitu sangat
rendah sekali.
Padahal
kalau ditanya siapakah yang mengatur rezki pada setiap manusia ? Pasti jawabnya
Allah. Namun di dalam kenyataannya, masih banyak diantara kita mengeluhkan hal
tersebut. Adalagi yang marah-marah bahkan sumpah serapahpun keluar, karena apa
yang didapat tidak sesuai dengan apa yang diinginkan. Misalnya karena situasi
ekonominya lagi morat-marit yang diinginkan adanya jalan mendapatkan atau
menghasilkan uang, tapi yang didapat malah banyak teman atau tambah banyak
masalah. Dan masih banyak lagi contoh-tontoh daalam kehidupan sehari-hari.
Keimanan
merupakan pusat kebahagiaan di dunia jaguar di akhirat, dan keimanan yang benar
itu selalu dibuktikan dengan ketakwaan. Takwa yang baik dan benar yang akan
diterima Allah hanyalah takwa yang didasari keilkhlasan, hal bisa dibuktikan
melalui berbuat amal kebajikan, atau amal saleh.
Sebagaimana
firman Allah swt di dalam QS An Nahl ayat 97 yaitu
مَنْ عَمِلَ
صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً
طَيِّبَةً ۖ
وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ [١٦:٩٧]
Barangsiapa
yang mengerjakan amal saleh baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan
beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan
sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik
dari apa yang telah mereka kerjakan.
Melalui
ayat ini Allah memberitahukan kepada kita bahwa pahala atau imbalan akan
dilipat gandakan dari apa yang yang telah dikerjakan apabila kita semua beriman
kepada Allah dan dibarengi dengan berbuat amal kebajikan.
Dan
kepada orang-orang seperti ini akan Allah jamin kehidupannya, maksudnya walapun
keadaan kehidupannya banyak susahnya, namun tetap tercukupi segala kebutuhannya
dan dimudahkan segala sesuatunya, dan andaikan diberinya kekayaan, maka harta
bendanya ityu akan membawa keberkahan bagi dirinya.
Cobalah
kita tengok tetangga di sekitar kita mungkin saja kehidupan mereka serba mewah,
rumah bagus,mobil punya, usahanya sukses, sawah ladang punya, namun di dalam
kesehariannya tidak pernah menjalankan shalat wajib.
Adalagi
awalnya orang gak punya, lalu Allah kasih kesuksesan yang luar biasa. Mendadak
rumahnya di renovasi, lalu disekeliling rumahnya dipagar dengan tembok yang
tinggi, dan di pintu gerbang depan rumah dipasang kunci, sehingga tidak
sembarang orang bisa masuk, dia menjadi kikir dan bakhil.
Jadi
dari dua buah contoh kehidupan tersebut kita bisa mengambil kesimpulan yaitu
suksesnya manusia dengan urusan dunia ,belullah benci kepadanya, akan tetapi justru yang
terjadi sebaliknya, Allah sangat berkasih sayang kepadanya. Hanya kitanya saja
yang belum mengerti, atau wawasan kita masih sangat sempit.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar