Minggu, 30 September 2018

APAKAH PERBEDAAN BERFIKIR DAN BERTAFAKUR ?


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Rasulullah saw bersabda  yaitu ,

“ Tafak kuru saa’atin khoirun min ‘ibaadati sab’iina sanatan “

Yang artinya  ,

“ Berfikir sejenak itu [ bertafakur ] itu lebih baik daripada ibadah tujuh puluh tahun lamanya “

Kalau hanya berfikir saja artinya yang difikirkan itu hanya tentang urusan duniawi saja , tanpa memikirkan akhirat sedikitpun.

Kalau bertafakur itu disamping memikirkan duniawinya juga berusaha lebih memikirkan akhiratnya melalui duniawi yang sudah diperolehnya .

Itulah mengapa Rasulullah saw lebih senang bertafakur, menyendiri di Goa Hira ,  untuk memikirkan tentang amanat Allah  swt

Bagaimanakah cara mengnumbuh kembangkan dan melestarikan Islam ? 

Bagaimanakah cara menyampaikan ayat – ayat Allah agar bisa diterima dengan baik oleh mereka .

Bagaimanakah cara agar semua ibadahnya itu bisa diterima oleh Allah dan mendapatkan ridoNya .

Bukan memikirkan bagaimana supaya bisa menjadi sakti, bisa menerawang orang lain, bisa naik jabatan dan sejenisnya .

Menurut tingkatannya berfikir itu terbagi menjadi tiga tingkatan  yaitu berfikirnya orang awam , orang khusus dan yang lebih khusus lagi .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita smeuanya. Aaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

PANDAI PANDAILAH MEMILIH PERGAULAN


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Bergaul dengan siapapun tidak dilarang , bahkan harus . Akan tetapi dampak dari pergaulan itu setidaknya akan menempel terhadap dirinya .

Bila anda bergaul dengan orang yang ahli agama maka setidaknya anda akan memahami agama , walaupun belum seperti dia .

Bergaul dengan pengusaha , maka alam pikiran anda juga akan ikut terbawa kepada bisnis  .

Segalanya inigin cepat, praktis dan hemat tapi hasil memuaskan. Dan hidupnya selalu menggunakan pencapaian target .

Bergaul dengan seniman maka anda akan mendapatkan berbagai macam ilmu seni .

Bergaul dengan pedagang, maka jiwa anda akan terbawa pada untung dan rugi dalam setiap yang akan dikerjakan.

Bergaul dengan petani maka anda akan mendapatkan pendidikan tentang kesabaran , karena selalu berkaca kepada proses kejadian alam .

Dari contoh – contoh tersebut , maka anda harus menentukan sendiri dengan siapa anda harus bergaul , dan harus disesuaikan dengan keingan dan bakat anda sendiri .

Jangan sampai anda senang seni , tapi anda bergaulnya dengan pebisniss atau pedagang, maka nggak akan nyambung .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semuanya. Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.



Sabtu, 29 September 2018

APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN UZLAH ?


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Uzlah adalah mengasingkan diri . Beruzlah artinya hidup dengan cara menjauhi dari keramaian masyarakat .

Mengapa manusia mau melaksanakan uzlah ? Tujuannya agar dalam keadaan tenang , bisa befikir jernih , dan mendapatkan wawasan secara luas .

Dengan menjauhi keramaian maka akan terhindar dari hal – hal yang kotor baik ucapan maupun sikap dan prilaku.

Dengan beruzlah maka bisa memikirkan tentang kehidupan akhirat mengenyampingkan urusan duniawi .

Dengan beruzlah , maka jiwa akan semakin kuat, keyakinan semakin teguh, pendirian semakin kokoh. Tidak mudah tergoda oleh hal – hal yang buruk .

Dengan beruzlah , maka segala perbuatan yang melanggar agama bisa dilakukan .

Namun di zaman sekarang justru mereka telah menyalah gunakan istilah uzlah untuk mencari ilmu ghaib yang belum tentu benar di mata Allah swt.

Bahkan bisa menjurus kepada perbuatan syirik , bila kurang iman bisa memperoleh jalan yang sesat, walaupu yang dibaca kalimat – kalimat Allah . 

Tapi Allah melihatnya bukan dari bacaannya dan apa yang dikerjakannya, akan tetapi niat dia beruzlah itu apa .

Bila tujuannya untuk supaya lebih dekat lagi dengan Allah, banyak merenung diri , mengkaji diri, mengoreksi diri , mawas diri 

sehingga  sepulang dari beruzlah, bisa menentukan langkah apa  untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk bekal kehidupan akhiratnya . Mudah – mudahan hal ini mendapatkan rido Allah swt.

Sebaliknya bila beruzlah itu untuk mencari ilmu ghaib supaya bisa menerawang itu dan ini, bisa sakti dan sejenisnya, jelas ini adalah syirik .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semuanya . Aaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

HILANGKAN SIFAT RIYA’ YANG ADA DALAM DIRI .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Riya’ adalah suatu perbuatan buruk perusak amal kebaikan juga keimanan kita semua, maka hindari perbuatan riya’ .

Tidak perlu pamer [ riya’ ] dengan keberhasilan kita semua karena semua itu atas bantuan dan izin Allah swt .

Segala hal yang terjadi di dunia ini adalah atau kehendak Allah, walau sebuah daun kering yang terlepas dari rantingnya .

Tidak perlu pamer kekayaan harta benda dengan rumah gedongnya, mobil mewahnya, perhiasannya atau jabatannya, karena semua itu hanyalah titipan Allah swt .

Orang yang masih senang dengan memamerkan apa yang dimilikinya maka mereka itu belem memahami siapa dirinya dan belum tahu siapa Allah swt .

Orang masih suka berbuat riya itu menunjukkan bahwa dirinya masih belum beriman , maka jangan dilayani oleh anda.

Janganlah anda berteman dengan orang yang sudah terjangkit penyakit riya’ karena penyakit ini  sangat mudak sekali menularnya .

Marikita simak pesan Rasulullah saw tentang bahayanya penyakit riya’.

Rasulullah saw bersabda ,

Sesungguhnya riya’ walau hanya sedikit sudah syirik .  
Barangsiaa yang memusuhi kekasih Allah , maka 
sesungguhnya ia telah melawan Allah dengan peperangan . 
Dan sesungguhnya Allah menyukai orang yang takwa 
lagi menyamarkan dirinya [ tidak ingin masyhur / dikenal ] yaitu 
orang – orang kalau pergi [ tidak hadir mereka tidak dicari 
dan kalau mereka hadir tidak diundang dan tidak dikenal , 
hati mereka bagaikan lampu yang member petunjuk. “

Melalui Hadist ini Rasulullah saw memberitahukan bahwa perbuatan riya’ itu adalah syirik, walaupun tidak besar riya’ nya .

Barangsiapa yang membenci Rasulullah saw maka sama dengan membenci Allah swt .

Orang yang memusuhi Rasulullah saw maka mengajak berperang dengan Allah swt .

Takwa itu tidak perlu dipamerkan , cukup hanya diri dan Allah saja yang tahu .

Ketakwaan anda tidak perlu diceritakan kepada orang lain tapi nasehati mereka agar bisa melakukan ketakwaan sesuai dengan kadar kesanggupannya .

Jadilah anda pelita yang bisa memberikan cahaya [ petunjuk ] kepada mereka yang sedang kegelapan .

Jadilah anda air yang bisa menyejukkan orang yang sedang amarah, tinggi emoinya .
Jadilah anda petunjuk yang bisa memberikan solusi pada orang yang sedang kebingungan .

Jadilah anda sebagai motivator [ pemberi semangat ] terhadap mereka yang hampir putus asa.

Bila anda bisa berbuat seperti itu maka anda telah menjadi orang yang hebat di mata Allah dan RasulNya.

Kehadiran anda tidak akan dikenal oleh orang lain walaupun sedang berkumpul dengan mereka, karena nampaknya biasa – biasa saja, tak ada yang istimewa.

Tapi bila anda tidak ada mereka merasa ada sesuatu yang hilang dan sangat dibutuhkan oleh mereka .

Tanamkan keikhlasan dan kerendahan hati dalam hati anda agar kelak anda bisa menyenyam hasilnya kelak di akhirat , bukan hanya di dunia saja .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semuanya.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Jumat, 28 September 2018

GELAR KEKAYAAN DAN KEMASYHURAN DI MATA ALLAH .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Allah swt telah memberikan gelar kepada siapapun ada yang satu, dua bahkan lebih dari dua 

bukan untuk mencari ketenaran di dunia tapi untuk menambah amal ibadahnya guna mendapatkan bekal akhiratnya.

Maka manfaatkan gelar tersebut dengan ketakwaan kepada Allah swt , karena hanya ketakwaanlah yang diterima oleh Allah swt .

Allah swt memberikan kekayaan bukan untuk ditimbun dan menjadi kikir, akan tetapi untuk dimanfaatkan di jalan Allah swt .

Selain dari itu sebagian kekayaannya dikeluarkan dalam bentuk zakat , infaq dan sodaqoh serta untuk membantu mereka yang benar – benar membutuhkan pertolongan .
Dan juga untuk membantu kepentingan umum seperti untuk membangun sekolah, madrasah, jembatan , saluran air dsb .

Kemasyhuran seseorang  di dunia tidak akan ada artinya bila hanya untuk mencari pujian dan sanjungan manusia, maka carilah  cara agar bisa mendapatkan pujian dari Allah swt.

Syekh Ibnu Athoilah berpesan ,

“ Ifdin wujuuda ka fii ardhil kumuul “   Yang artinya , “ Tanamlah dirimu ke dalam bumi kerendahan “

Agama tidak membenarkan atau tidak memerintahkan untuk mencari kemasyhuran atau pujian. Sebagaimana yang dikatakan oleh Ibrahim Adham yaitu

“ Maa shodaqollooha man ahabbasy syahrota “  Yang artinya , “ Tidak benar bertujaun kepada Allah orang yang senang kepada kemasyhuran “

Tenar dan masyhurnya seseorang itu bukan atas penilaian orang lain atau negara akan tetapi oleh pemnilaian Allah swt.

Itulah mengapa dalam hidup ini kita tidak boleh mencela, menghina, menjatuhkan, memfitnah orang lain .

Siapa tahu orang yang dicela dan dihina atau dijatuhkan itu kedudukannya  lebih mulia di mata Allah dari dirinya .

Semoga saja uraian ini bermanfaat untuk kita semuanya . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Kamis, 27 September 2018

TANAMKAN SIKAP RENDAH HATI DALAM DIRI .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarajkaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Tinggi hati adalah penyakit yang sangat berbahaya dan dapat mencelakai diri sendiri .

Untuk itu hilangkan dan gantikan dengan sikap rendah hati terhadap siapapun.

Karena dengan sikap rendah hati , Insya Allah akan banyak yang mau bersahabat dengan anda .

Rasulullah saw bersabda ,

“ Man tawaa dho’a ro fa’ahulloohu wa man takab baro wa dho’ahulloohu “ .

Yang artinya ,

“ Barangsiapa yang merendahkan diri , niscaya Allah akan memuliakannya .Dan barangsiapa yang berlaku sombong [ tinggi hati ] maka Allah akan merendahkannya “.

Al Hadist .

Sifat tinggi hati adalah sifat Iblis, karena Iblis telah menentang erintah Allah swt .

Siapapun orangnya bila tidak mau mentaati Allah dan RasulNya maka telah menjadi pengikut Iblis .

Jadi bila kita smeua ingin diselamatkan oleh Allah swt maka mari kita taati segala perintahNya 

dan menjauhi apa yang dilarang oleh-Nya sesuai dengan kemampuan kita masing – masing .

Marilah kita mencontoh sifat Rasulullah saw , walaupun beliau sudah menjadi kekasih Allah swt , 

beliau senantiasa bersikap rendah hati terhadap siapapun baik terhadap umat beliau maupun terhadap mereka yang non Islam , 

kecuali kepada mereka yang jelas – jelas menentang Allah swt , maka sifat beliau berubah menjadi keras, dan tegas .

Keras  maksudnya dalam cara memperingatkan mereka dan tegas dalam menetapkan dan menjelaskan hukum Allah swt , 

dan untuk hukum selanjutnya beliau serahkan kepada Allah swt . 

Beliau tidka mau menghakimi mereka. Biarlah Allah yang memutuskannya , apa yang terbaik buat mereka.

Bila hal ini dilakukan oleh kita maka Insya Allah kita akan termasuk golongan umat yang dimuliakan oleh Allah swt .

Bukan menjadi umat yang sombong yang dibnci oleh Allah swt karena ketinggian hatinya .

Rabu, 26 September 2018

DUNIA TEMPAT MENANAM , AKHIRAT TEMPAT MENUAI HASIL .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Dari Abi Hurairah ra , Rasulullah saw bersabda ,

“ Tujuh orang yang akan dilindungi oleh Allah dengan naungan di hari tiada naungan selain naunganNya dan Ia menyebutkan Hadist dimana [ ada perkataan ] : Dan seorang laki – laki yang bersodaqoh dengan suatu sodaqoh ia sembunyi – sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disodaqohkan oleh tangan kanannya “

HR BUkhari & Muslim .

Dan Allah swt berfirman yang artinya ,

Hai orang – orang yang beriman , janganlah kamu menghilangkan [ pahala ] sedekahmu dengan menyebut – nyebutnya dan menyakiti [ perasaan penerima ] , seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya’ kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan Hari Kemudian . Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah , kemudian batu itu ditimpa hujan lebat , lalu menjadilah dia bersih [ tidak bertanah ] .

QS Al Baqarah [ 2 ] :  264 .

Melalui Hadist dan ayat di atas Allah swt dan RasulNya memberitahukan kepada kita semua dan sekaligus memperingatkan kita agar jangan melakukan perbuatan yang sia- sia. 

Tapi apa yang dikerjakan itu hendaknya bermanfaat bagi diri kita baik untuk dunia maupun untuk akhirat , di antaranya yaitu :

1.Berimanlah kepada Allah swt , jangan mempersekutukanNya dengan cara taatilah semua perintahNya dan jauhi apa yang menjadi laranganNya .

2. Berimanlah kepada Hari Kemudian [ alam akhirat ]  dengan cara mempersiapkan bekal amal soleh sebanyak mungkin . Karena di dunia inilah untuk mencari bekal tersebut , karena bila sudah di akhirat sudah tidak bisa berbuat apapun selain akan ditanya dengan berbagai macam pertanyaan dari Allah swt  ;

3. Jangan menyakiti hati siapapun apakah dengan kata – kata ataupun dengan sikap atau perbuatan . Menyakiti orang lain sama saja dengan menzalimi diri sendiri ;

4. Nafkahkan harta anda di jalan Allah swt artinya belanjakan atau keluarkan utn kebutuhan apapun asalkan yang disukai oleh Allah swt. Jangan menyalah gunakannya untuk hal – hal yang membuat Allah murka ;

5. Hilangkan berbuat sesuatu atau apapun hanya untuk mencari ketenaran atau kemasyhuran , atau untuk mencari pujian dari manusia  ;

6. Keluarkan sodaqohnya untuk membersihkan harta yang anda dapat untuk diberikan kepada yang berhak [ fakis, miskin, anak2 yatim, kaum dhuafa’ atau leman ] ;

7. Bantulah mereka yang sedang kelaparan atau kesulitan sesuai dengan kemampuan diri anda. Niatkan rena Allah dan hanya untukNya  ;

8. Bantulah kepentingan masyarakat luas apakah untuk pendidikan atau sarana lainnya yang brmanfaat bagi orang banyak atau umum  ;

9. Sempurnakan amal anda dari yang sekecil mungkin dengan cara sembunyikan amal kebaikan anda serapih yang anda bisa, cukup yang tahu hanya anda dan Allah saja  .

Bila ke Sembilan hal ini dilaksanakan maka Insya Allah ,kelak di hari Kiamat akan mendapatkan naungan Allah yaitu di saat tidak ada naungan . Walloohua’lam .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

SEGALA YANG INSTANT HASILNYA TIDAK SEMPURNA


Assalamu'alaikum warahmatulaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Di zaman yang sudah modern ini hampir semua manusia ingin segalanya serba cepat, praktis tapi hasil ingin memuaskan.

Janganlah bermimpi indah bila segala yang diinginkan itu harus instant .  Bila ingin instant maka Allah berbuat seperti itupun bisa.

Tapi kenapa seorang anak harus berada di rahim ibu selama sembilan bulan . Kenapa tanaman padi bisa berbuah setelah masa 3 bulan 10 hari dsb  ?

Masa tenggang itulah yang dinamakan proses. Proses itulah yang dikenal dengan istilah ujian dan cobaan dari Allah swt .

Sekarang coba cicipi makanan yang dimasuk dengan kayu bakar dan yang dimasak dengan gas , lezatan mana ?  

Pasti akan lebih lezat dan gurih yang dimasak dengan kayu bakar.

Padahal dengan kayu bakar tidak bisa makanan disiapkan dengan cepat saji , kecuali dengan gas.

Disinilah sebagai pembelajaran kita bahwa segala sesuatu yang dihasilkan dari proses yang instant maka hasilnya tidak akan baik dan jelas kurang sempurna.

Termasuk batu kapurpun bila dibakar dengan kayu  bakar hasilnya akan jauh lebih bagus dibandingkan dimasak dengan gas atau solar [ minyak ].

Bila dimanfaatkan untuk bangunan maka temboknya tidak akan terjadi retak – retak .

Bila beramal yang didasari dengan riya’ karena ingin dipuji maka amalnya menjadi sia – sia .

Bila amal ingin sempurna maka janganlah dicampuri dengan urusan lainnya kecuali karena Allah dan hanya untuk Allah swt .

Bila beramal agar disegani, agar menjadi masyhur atau terkenal di masyarakat maka sama saja dengan menzalimi diri sendiri .

Di zaman sekarang hanya sedikit orang yang mau beramal tanpa mengharapkan imbalan apapun. 

Semuanya hampir diuangkan. Bila tidak ada uang tidak jalan. Segala sesuatunya tidak mau dikerjakan bila tidak ada uangnya .

Akhirnnya hanya untuk mendapatkan uang maka segala cara dilakukan, halal dan haram itu nomor terakhir,yang terpenting tujuan diri tercapai.

Semoga kita semua belum berbuat seperti itu , akan tetapi mengikuti aturan Allah dan rasulNya .

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

TINGKATAN IKHLAS .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim .

Ikhlas itu terdiri dari tiga tingkatan yaitu keikhlasan golongan ibadah  , keikhlasan golongan muhibbin . Keikhlasan golongan makrifat .

Keikhlasan golongan ibadah .
Amal ibadah yang dikerjakannya itu semata – mata hanya untuk mendapatkan pahala untuk menghindari siksa Allah yang sudah dijanjikan .

Keikhlasan golongan muhibbin .
Amal ibadahnya semata hanya untuk emngagungkan Allah swt . Seperti yangtelah diucapkan oleh kekasah Allah Rabi’ul Adawiyah yaitu , 
“ Aku menyembahMU , Ya Allah bukan karena takut nerakaMU , dan juga bukan mengharapkan sugaMU , akan tetapi semata – mata demi untuk mengagungkanMU “.

Keikhlasan golongan makrifat .
Dirinya tidak merasa mempunyai kekuatan daya apapun bila tidak digerakkan oleh Allah . Dan semua itu terjadi karena Allah telah menggerakkan dirinya untuk berbuat sesuatu .

Allah swt berfirman yaitu , 

“ Wa iyyaka nasta’iin “  Yang artinya , 
“ Dan hanya kepadaMU lah kami  minta pertolongan “ . 

QS Al Fatihan [ 1 ] :  5 .

Keikhlasan orang makrifat ini menduduki tingkat yang tertinggi di sisi Allah swt.
Untuk itu setiap amal ibadah harus disertai keikhlasan.

Suatu amal tanpa didasari keikhlasan maka tidak akan memetik hasilnya . Sebaliknya amal yang tidak didasari keikhlasan artinya ada pamrih . Dan bisa mendorong orang tersebut untuk berbuat riya’.

Sedangkan riya’ itu hukumnya haram dan haram tempatnya adalah neraka . Naudzubillaahi min dzaalik .

Semoga ini bermanfaat untuk kita semuanya. Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

BELAJAR IKHLAS DARI BINATANG TERNAK .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Allah swt berfirman yaitu ,

  Wa inna lakum fil an’aami la’ibrotan nusqiikum mimmaa 
fii buthuu nihii min baini farstin wa damin labanan 
khoo lishon saa ighon lisy syaaribiin “

Yang artinya ,

“ Dan sesungguhnya binatang ternak itu benar – benar terdapat pelajaran bagi kamu . 
Kami minum daripada apa yang berada dalam perutnya [ berupa ] susu yang bersih antara tahi dan darah , 
yang mudah ditelan bagi orang yang meminumnya “

QS An Nahl  :  66

Melalui ayat ini Allah swt memberitahukan kepada kita semua agar memperhatikan binatang ternak seperti sapi dan kambing dll .

Mereka diciptakan oleh Allah adalah untuk melayani kita semua . Mereka juga sama dengan kita sebagai makhluk Allah swt.

Dan mereka pun senantiasa bertasbih memuji Allah dengan bahasa bereka sendiri, termasuk selalu berdo’a kepada Allah agar selama mereka hidup bisa bermanfaat bagi semua orang .

Yang mereka makan hanya rerumputan , namun air susu hasil produksinya bukan hanya dimanfaatkan untuk anak – anak mereka saja, akan tetapi bisa untuk obat bagi manusia , untuk menyehatkan manusia .

Dan air susu itu halal untuk diminum oleh kita semua  untuk berbagai macam kebutuhan hidup .

Mereka dipelihara oleh manusia dan sungguh mereka taat pada pemeliharanya, tidak liar atau memberontak , mengamuk .

Andaikan makanan yang datang itu tidak cocok dengan seleranya, mereka tidak marah tapi yang dimakan hanya sedikit , cukup untuk menahan lapar saja agar tidak sakit. 

Tidak ada potes itu dan ini, mereka benar – benar ikhlas. Itulah sifat qana'ah yang harus ditiru oleh manusia .

Sampai dipotongpun mereka rela dan berdoa semoga siapapun yang memakan dagingnya agar ingat kepada Allah swt .

Namun apa yang terjadi pada manusia . Kebanyakan manusia lupa diri , lupa kepada Allah , karena dianggapnya uang adalah segalanya .

Walaupun mereka dipotong , diiris-iris sungguh mereka ikhlas asalkan bisa  membuat manusia senang .

Apa jadinya bila daging yang dimakan manusia itu pahit atau air susu mereka itu rasanya asin , pasti manusia akan marah karena telah memiliharanya dengan susah payah.

Disinilah kalau manusia mau belajar dari binatang ternak akan mengenal siapa dirinya dan siapa Allah .

Manusia akan tahu sebagian dari tanda – tanda kebesaran dan kekuasaan Allah swt .

Termasuk kepada para kaum wanita yang bisa mengeluarkan air susunya untuk kebutuhan bayinya agar bisa bertahan hidup , sampai dia tumbuh dewasa.

Dan anehnya air susu yang keluar dari ibu itu hanya dua tahun. Setelah itu mongering kembali .

Siapakah yang melakukan perbuatan itu semua, tak lain hanya Allah swt yang mampu melakukannya .

Namun saying terkadang kaum ibu memaksakan diri untuk menghentikan air susunya dan anak- bayinya digantikan dengan air susu kalengan yang sudah tercampuri bahan organic lainnya, tidak murni lagi .

Walaupun sudah dilakukan riset itu dan ini tetap saja air susu ibu itu jauh lebih sempurna dibandingkan produksi susu buatan manusia . Subahannallah .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semuanya. Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Selasa, 25 September 2018

LAKSANAKAN SETIAP PERBUATAN DENGAN IKHLAS .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Ikhlaskanlah anda dalam segala hal agar dalam pelaksanaannya membuat hati merasa nyaman .

Kerjakanlah ibadah kepada Allah dengan ikhlas , tanpa mengharapkan  urusan duniawi kecuali hanya rido Allah .

Ikhlaskanlah saat anda berbicara , artinya apa yang anda sampaikan itu tidak mengharapkan imbalan apapun darinya cukup dari Allah saja .

Beramallah sesuai kesanggupan anda , jangan memperturutkan kehendak hawa nafsu. 

Walaupun itu ibadah , bila tercampur dengan hawa nafsu maka hasilnya akan buruk .

Berjihadlah di jalan Allah dengan cara mengajak orang lain untuk kembali ke jalan yang benar dan 

mengingatkan orang lain agar jangan berbuat keburukan tanpa mengharapkan balasan apapun dari mereka, cukup hanya dari Allah saja .

Ibadah yang anda kerjakan itu bukan supaya mendapatkan surgaNya dan dijauhkan dari nerakaNya akan tetapi hanya mengharapkan ridoNya .

Apapun yang anda lakukan tidak usah mengharapkan harta , karena rezeki sudah diukur oleh Allah 

yang diberikan kepada kita itu sebatas yang kita pertanggung jawabkan di hadapanNya .
Anda boleh mancari gelar keilmuan namun sebagai alat untuk mencapai kesejahteraan akhirat, bukan terhenti hanya di dunia saja. 

Allah tidak akan menanyakan gelar keilmuan anda, akan tetapi menanyakan kualitas ketakwaan anda .

Apakah artinya anda hidupnya termasyhur sementara bergeliman dengan dosa .

Amal anda akan terangkat ke sisi Allah bila dilakukan dengan ikhlas karena Allah dan hanya untukNya .

Bila ada kekurangan dan kelemahan maka segeralah perbaiki. Bila ada aib dan cela segeralah tutup dengan berbai macam amal kebaikan.

Lakukanlah apa yang Allah suka dan hidarilah ayang yang tidak disukai oleh Allah .

Bila semua hal tersebut di atas dilakukan dengan baik dan benar semoga mendapatkan keikhlasan yang sesuai dengan harapan Allah swt .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua .Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Senin, 24 September 2018

APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN IKHLAS ?


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Marilah kita simak kedua Hadist berikut nini .

Rasulullah saw bersabda ,

“ Innallooha yan zhuru ilaa ajsaaa mikum 
wa laa ilaa shuwa rikum 
walaa kin yanzhuru ilaa quluu bikum “

Yang artinya ,

“ Sesungguhnya Allah tidak akan melihat bentuk badan kalian 
dan tidak pula melihat rupa-rupa kalian 
akan tetapi Dia melihat kepada hati kalian “

HR Muslim

Dan Rasulullah saw bersabda ,

“ An naasu kulluhum halakaa illal mu’minuuna . 
wal mu’minuuna kulluhum halakaa illal ‘aamiluuna . 
wal’aalimuuna kulluhum halakaa illal mukhlishuuna “

Yang artinya  ,

“ Manusia itu seluruhnya akan binasa kecuali mereka yang beriman . 
Mereka yang beriman itu seluruhnya binasa kecuali mereka yang beramal . 
Dan mereka yang beramal seluruhnya akan binasa kecuali mereka yang ikhlas “.

Dari kedua Hadist ini Rasulullah saw memberitahukan kepada kita semua bahwa perbuatan apapun yang dilakukan oleh kita karena Allah dan hanya untuk Allah maka itulah ikhlas.

Ikhlas adalah tidak mengharapkan apapun dari yang dilakukan oleh kita , namun sebatas agar Allah suka dengan perbuatan tersebut dan rido terhadap kita .

Badan bisa berubah semakin bertambahnya usia maka akan semakin lemah .

Wajah atau raut mua akan berubah tidak menarik lagi seiring dengan bertambahnya usia.

Tapi hati akan tetap tidak berubah . Hati bisa berubah baik bila diisi dengan cahanya keimanan .

Cahaya keimanan akan amsuk ke hati bila hati sudah bersih dari berbagai macam nafsu duniawi dan penyakit hati seperti ego, sombong , hasud, iri,dengki riya’ dst.

Hati akan memburuk bila diisi dengan berbagai macam perbuatan buruk . Perbuatan buruk timbul Karena akhlak yang buruk .

Jadi hanya keimanan yang bersih [ ikhlas ] saja yang akan diterima oleh Allah swt .
Hanya amal yang didasari keikhlasan saja yang akan diterima oleh Allah swt .

Semoga uraian  ini bermanfaat untuk kita semuanya. Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Sabtu, 22 September 2018

SEMBAHLAH ALLAH DENGAN MURNI [ IKHLAS ] .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Allah swt berfirman yaitu ,

“ Wa maa umiruu illa luya’budullooha mukhlishiina laud diina hunafaa a wa yuqiimush sholaata wa yu’tuzzakaata wa dzaa lika diinul qoyyimah “

Yang arrtinya  ,

“ Padahal mereka tidak disuruh kecuali menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam [ menjalankan ] agama dengan lurus dan supaya mendirikan sholat dan menunaikan zakat yang demikian itulah agama yang lurus . “  

QS Al Bayyinah :  5 

Melalui ayai ini Allah memberitahukan kepada kita semua bahwa Islam agalah agama yang lurus .

“ Innad diina indalloohil Islaam “  

Yang artinya adalah ,

  Sesungguhnya agama yang diridoi Allah adalah Islam “  

QS Ali Ilmran [ 3 ] :  19 .

Jadi setelah adanya Islam maka seharusnya mereka yang beragama yang non Islam harus berpindah agama ke Islam , itupun kalau mau mencari rido Allah .

Tapi Allah tidak memaksakan kehendakNya kepada manusa, silahkan saja manusia mau berbuat apa , mau memilih apa .

Kelak saat menghadap Allah maka barulah Dia akan mempertanyakan smua pilihannya itu .

Bila sesuai dengan kehendakNya maka akan bahagia naun bbila tidak sesuai maka akan celaka .

Allah swt hanya akan menerima amal ibdah manusia bila semua itu dikerjakan murni karena Allah dan hanya untukNya .

Selain itu manusia harus mengerjakan shalat yang telah diperintahkan olehNya melalui Rasulullah saw sebagai utusanNya .

Dan rezeki yang Allah berikan itu ada sebagian titipanNya yang harus diberikan kepada orang lain dalam bentuk ifaq, zakat dan sedekah serta membantu mereka yang hidunya serba kekurangan dan lemah .

Bila semua itu dijalankan dengan baik maka dia termasuk orang yang taat kepada Allah, namun bila tidak maka dia telah mengingkari ayat Allah swt .

Bagi yang taat kepada Allah swt akan berbahagia dan bagi yang mengingkariNya maka akan celaka .

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semuanya. In shaa Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Kamis, 20 September 2018

KECIL DI MATA MANUSIA BESAR DI MATA ALLAH .


Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Sebagian ulama berkata ,

“ Rubba ‘amalin shoghiirin ta’zhimuhun niyyata  ,  wa rubba ‘amalin kabiirin tashghiruhun niyyata “

Yang artinya  ,

“ Dan kerap kali amal yang kecil menjadi besar karena [ baik ] niatnya , dan kerap kali amal yang besar menjadi kecil karena [ salah ] niatnya “

Hakekat niat adalah keadaan atau suatu sifat yang timbul dari hati manusia yang mendorong dirinya untuk melakukan sesuatu perbuatan . Jasdi jelas kunci niat itu adanya di hati .

Mari kita simak Hadist berikut ini . 

“ Dari amirul mukminin Abi Hafs Umar bin Khattab ra berkata ,

“ Saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda ,

” Sesungguhnya sah atau tidaknya suatu amal tergantung pada niat , 
dan pada manusia tergantung dari apa yang diniatkannya .
Barangsiapa yang berjihad semata-mata taat kepada Allah dan Rasul-Nya , 
maka hijrahnya itu diterima oleh Allah dan Rasul-Nya .
Barangsiapa yang hijrah karena mencari keuntungan dunia yang dikejarnya atau karena wanita yang akan dinikahinya , 
maka hijrahnya terhenti pada apa yang diniatkan kepadanya “

HR Bukhari & Muslim .

Oleh karena itu agar perbuatan kita mendapatkan keuntungan dunia dan akhirat , maka marilah kita luruskan niat kita karena  Allah dan hanya untuk Allah swt .

Kalau masalah rezeki itu bukan urusan kita tapi urusan Allah , besar atau kecilnya sudah diukur oleh Allah swt .

Sebakin keras kita bekerja tentunya semakin besar pula hasilnya . Semakin besar perjuangan kita di jalan Allah semakin besar pula pahala yang akan didapat .

Semoga ini bermanfaat untuk kita semua . In shaa Allaah . Aaaamiin.