Sabtu, 31 Agustus 2019

LELAH ANDA JADIKAN IBADAH ANDA.


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Wahai saudaraku terjadinya kelelahan itu habis kerja keras . Janganlah anda ngeluh .

Karena lelah habis kerja. Masih banyak di luar sana banyak yang belum pada kerja .

Sebelum anda bekerja , anda meminta kepada Allah agar bisa kerja dimanapun.

Yang penting bisa kerja.  Tapi setelah kerja kok kenapa mengeluh .

Wahai saudaraku masih banyak orang yang bersusah payah,
bekerja membanting tulang, lelah dan capek menjalani hidup di dunia ini.

Namun, sungguh sangat disayangkan
jikalau semua itu hanya berakhir di dunia semata.
Orang yang bekerja pergi pagi pulang malam bahkan pulang dini hari, namun hanya selesai dengan bentuk upah
atau laba saja, tidak menjadi ibadah.

Padahal Rosululloh Saw. bersabda,

“Sesungguhnya Alloh Ta’ala senang melihat hamba-Nya
bersusah-payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal.”
(HR. Ad Dailami)

Kemudian, misi kita hidup di dunia adalah untuk ibadah,
setiap yang kita lakukan harus bernilai ibadah.

Allah swt berfirman
" Wa maa khalaqtul jinna wal insa illaa liya'buduun "

Yg artinya adalah ,
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan
supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” 
(QS. Adz Dzaariyat [51] : 56)

Tidak hanya dalam urusan pekerjaan saja, dalam urusan kegiatan lain pun sama.

Termasuk dalam mencari ilmu, hendaklah kita bersusah payah mencari ilmu bukan karena niat ingin dapat nilai besar saja atau karena ingin dapat ijazah saja.

Namun, niatkanlah mencari ilmu karena ibadah kepada Alloh Swt. Perjuangan selalu saja memiliki rintangan.

Namun, jikalau rintangan itu disikapi sebagai tantangan yang akan menaikkan kualitas diri kita, niscaya rintangan itu akan bisa dilewati dengan ringan.

Demikian juga ketika kita sekuat tenaga menjauhi
maksiat, godaannya akan begitu berat.

Namun, jikalau niat dan tekadnya bulat lillaahi ta’ala, maka rasa lelah itu akan berbalik menjadi indah dan bernilai ibadah di hadapan Allah Swt.

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Kamis, 29 Agustus 2019

JANGAN MENJADI ORANG YANG RUGI .


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Allah swt berfirman yaitu :

وَنُنزلُمِنَالْقُرْآنِمَاهُوَشِفَاءٌوَرَحْمَةٌلِلْمُؤْمِنِينَوَلايَزِيدُالظَّالِمِينَإِلاخَسَارًا

Dan Kami turunkan Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.
QS [ 17 ] : Al-Isra : 82.

Melalui ayat ini Allah swt memberitahukan kepada kita semua yaitu

Allah swt memberikan Al Qur’an itu adalah untuk melindungi dan menolong kita agar kita bisa hidup sesuai dengan kehendakNya.

Allah swt memberikan AlQur’an itu adalah agar kita tidak membuang  buang waktu kosong , kemudian mempelajarinya, mengkaji ayat ayatNya, menghayati maknaNya dan mengamalkan isinya sesuai dengan kesanggupan kita masing masing .

Karena kadar keimanan setiap orang itu tidak sama , sehingga kesanggupan dalam menerima ayat ayat Allah pun akan berbeda . Tidak beda dengan penerimaan rezeki yang datang kepada kita.

Allah swt memberikan AlQur’an itu adalah untuk mengobati hati yang sedang sakit . Bukan sakit fisik tapi sakit ruhani.

Kalau sakit fisik harus pergi ke dokter dan Rumah Sakit . Tapi kalau sakit ruhani, maka jiwanya yang harus diobati, dan Al Qur’an lah obat yang paling tepat.

Orang yang dalam kehidupannya sudah menyatu dengan Al Qur’an akan tenang , tidak ceroboh , tidak goyang oleh ujian dan cobaan .

Al Qur’an itu hanya bisa diterima dengan baik hanya oleh orang – orang yang sudah beriman. Kalau yang masih ragu terhadap Al Qur’an maka hidupnya dalam keraguan, penuh rasa khawatir dan  was – was.  Maih beum percaya bahwa apapun yang terjadi terhadap dirinya itu adalah atas kehendak Allah, suka atau tidak suka .

Menurut penjelasan ayat di atas adalah hanya orang yang zalim saja yang tidak mau dekat dengan Al Qur’an .

Hanya orang yang yang tidak suka kepada Allah dan Rasul-Nya saja yang tidak mau dekat dengan Al Qur’an .
Karena Al Qur’an itu dianggapnya akan membikin susah dalam menjalani kehidupan . Akan dimusuhi oleh banyak orang , karena hidupnya tidak umum dengan masyarakat luas.   Akhirnya selama hidupnya akan menanggung kerugian baik di dunia maupun di akhirat .

Di Dunia tidak bisa menambah amal saleh , amal kebajikan dan di akhirat sudah tidak bisa lagi untuk memperbaiki diri .Naudzubillaahi min daalik .

Orang – orang yang seperti inilah yang hidupnya dalam kerugian. Di dunia kehidupannya tidak tenang, hina di mata Allah dan di akhirat kelak akan dinista oleh Allah swt. Astaghfirulah .

Semoga saja kita tidak termasuk golongan mereka. Unuk itu marilah kita meningkatkan permohonan kepada Allah  agar kita dilindungi oleh mereka yang akan membujuk rayu kita agar mengiuti jalan mereka.
La haua wala quwwata ila billah .

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

KULAITAS SHALAT .


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Wahai saudaraku banyak orang yang sudah melaksanakan shalat wajib , namun tidak semua orang mendapatkan hikmahnya shalat.

Orang mengaku beragama Islam, shalat dan puasa dikerjakan , akan tetapi korupsi dan manipulasi juga dikerjakan .

Orang shalatnya rajin , puasanya okay , sedekahnya  siip deh , tapi gibah , maksiat , dustanya masih dilakukan, lalu kemana hasil shalatnya.

Shalat dikerjakan , tapi maih rajin mentangi kuburan keramat, hanya ingin mendapatkan karamah orang yang diziarahi , lalu makna inna shalaati waunuski wamahyaaya wamamaati lillaahi rabbil’aalamiin nya dikemanakan.

Shalat dikerjakan , namun sayang masih percaya kepada keris, sabuk, tumbak , isim , raja dll masih dipercaya memiliki kekuatan. Iyyaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin dikemanakan ?

Allah swt berfirman  yaitu
“ Innash shalaata tanhaa ‘anil fahsyaaa  i  wal munkar “  

Yang artinya
“ Shalat itu mencegah perbuatan keji dan munkar “

QS Al Ankabuut : 45

Wahai saudaraku bila jiwa shalat sudah mendarah daging , maka segala bentuk kekejian dan kemunkaran tidak akan bisa memperngaruhi kita .

Dengan shalat kita selalu diingatkan agar jangan sampai berbuat jahat .

Di dalam shalat itu ada do’a terlengkap yaitu
rabbighfirlii = Ya Allah ampunilah aku ; Warhamnii = rahmatilah aku ; Waj burnii = Tutuplah aib dan kelemahan serta kekuranganku ;  Warfa’nii = angkatlah derajatku ;  Warzuqnii = tambahkan aku rezekiMU ; Wah dinii = Beri aku petunjuk  ;  Wa’afinii = Sehatkan aku  ;  Wa’fu’annii = Maafkan kekeliruanku .

Jadi kalau orang tidak mau melaksanakan shalat berarti dia tidak butuh ampunan dan rahmat  Allah , aib dan kekurangan boleh diketahui oleh orang lain ,  tidak butuh rezeki dari Allah , gak apa-apa hidupnya berada dalam kesesatan ;  Merasa dirinya akan sehat selamanya  ;  Merasa dirinya sudah paling benar , akhirnya kesombonganlah yang ditampakkan.

 Rasulullah saw bersabda ,
Awwala maa yuhaasabu bihil ‘abdu yaumal qiyaamatish shalaatu fain shaluhat shaluha lahu saaa i ru ‘amalihi wa in fasadat fasada sa i ru ‘amalihi “

Yang artinya ,
“ Amal perbuatan manusia yang pertama kali dihisab besok di Hari Kiamat adalah shalat . Maka bila shalatnya baik , maka akan dianggap baiklah seluruh amalnya . Jika shalatnya rusak , maka rusaklah seluruh amal perbuatannya “
HR Tabrani.

Shalat merupakan kunci kebahagiaan manusia , sejak di dunia hingga di akhirat . Maka berbahagialah bila anda dapat melakukan shalat dengan khusyu’ .

Barangsiapa yang senantiasa menjaga shalatnya, maka dia berarti menjaga amal perbuatannya .

Barangsiapa yang senantiasa menjaga amal perbuatannya artinya shalatnya diterapkan atau diwujudkan dalam ucap, sikap dan prilaku sehari – hari .

Jaminnan dari Allah bagi yang senantiasa menjaga shalatnya maka sudah disediakan tempat yang  namanya Surga Firdaus.

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Minggu, 25 Agustus 2019

INGIN MENJADI UMAT NABI MUHAMMAD SAW ?


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Siapa yang tidak senang bila dalam hidup ini selalu mengikuti jejak dan langkah Nabi Muhammad saw.

Siapa yang tidak bahagia bila kelak di akhirat akan berkumpul besama dengan Nabi Muhammad saw .

Untuk itu Nabi Muhammad saw memperingatkan kita semua sekaligus mengancam yaitu beliau tidak mau hidup bersama orang orang yang telah melakukan lima perbuaan berikut ini.

Nabi  saw bersabda ,
“ Allah tidak akan memasukkan empat orang ke dalam surgaNya , dan akan menghilangkan kenikmatanNya yaitu peminum khamer  ;  pemakan riba  ;  orang yang memakan harta anak yatim dengan tanpa hak ( zalim )  ;  orang yang durhaka terhadap kedua orang tua “ 
HR Hakim.

Nabi  saw bersabda ,
“ Apabila zina dan riba telah begitu popular dalam suatu perkampungan , maka Allah swt akan mengazab para penduduNya “ 
HR Hakim

Dari kedua Hadits di atas Nabi Muhammad saw tidak mau menoong dengan syafaat Allah dan tidak mau mengakui mereka sebagai umat beliau karena teah melakukan lima perbuatan yaitu .

1.    Senang meminum yang memabukkan seperti khamer, tuak dan sejenisna .
2.   Yang dalam kesehariannya menjalani perbuaan riba dan memakan hasil dari riba ;
3.   Yang berani memakan harta anak yatim dengan cara zalim . Mendekati harta anak yatim saja sudah dilarang, apalagi sampai memakannya ;
4.   Berbuat durhaka kepada kedua orang tuanya.  Berkata “ AH “ saja sudah dilarang apaagi sampai berbuat durhaka  ;
5.   Yang berbuat zina . Zina itu bukan hanya terjadinya hubungan antara lelaki dan wanita saja. Termasuk zina mata [ senang melihat wanita cantik kemudian timbul gairah syahwatnya dan sejenisnya ] . Termasuk zina mulut seperti membuju rau seseorang sehingga timbuh gairah syahwatnya .

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

RIBA ADALAH DOSA BESAR DAN BAHAYANYA


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;
  
Wahai saudaraku banyak sekali ayat – ayat Al Qur’an dan Hadist – hadist Nabi saw yang menjelaskan tentang larangan memakan riba , besarnya dosa dan akibat buruk yang ditimbulkannya .

Allah swt berfirman yaitu ,

“ Al ladziina ya’ kuluunar ribaa laa yaquumuuna ilaa kamaaya qaumul ladzii yatakhab bathuhusy syaithaani minal massi “   Yang artinya  “ Orang – orang yang makan ( mengambil ) riba , tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran ( tekanan ) penyakit gila “  
QS Al Baqarah [ 2 ] :  275

Wahai saudaraku di hari Kiamat kelak orang yang memakan riba seperti kesetanan karena penyakit gila dan celaka .

Nabi saw bersabda, 
“ Riba itu ada tujuh puluh jenis ( bab ) , dan riba yang plaing rendah adalah seperti orang yang berzina dengan ibunya “  
HR Baihaqi .

Nabi  saw bersabda , 
“ Riba itu dosanya ada tujuh puluh macam, dosa yang paling ringan adalah seorang lelaki yang berzina dengan ibunya “  
HR IBnu Majjah dan Baihaqi .

Wahai saudaraku orang yang mejalani riba itu dkenalnya sebagai lintah darat , pemakan darah manusia .

Menjalani riba itu memang cari uang dengan cara mudak namun resiko yang dihadapinya amat besar keburukannya dan dosanya .

Salah satu penyakit yang ditampakkan oleh Allah bagi periba adalah mereka tidak ada rasa peduli, belas kasihan terhadap korbannya .

Bahkan bila bertindak maka tindakannya itu lebih buas daripada harimau dan lebih rakus dari kera.

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Jumat, 23 Agustus 2019

BERLEBIH – LEBIHAN DAN PUTUS ASA


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

HIKMAH AL QUR'AN SURAT AZ - ZUMAR AYAT [ 39 ]  : 53

Allah swt berfirman yaitu  ,

“ Qul yaa’ibadiyal ladziina asrafuu ‘alaa anfusihim laa yaqnathuu min rahmatillaai , innallaaha yaghfirudz dzunuuba jamii’an , innahuu huwal ghafuururrahiimu”

yang artinya

" Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

.Az-Zumar ayat 53

Melalui ayat ini Allah memberitahu kita semua agar

1.    Hiduplah sederhana dan jangan berlebih - lebihan dalam segala hal ;
2.   Allah paling tidak menyukai orang yang hidupnya berlebih-lebihan ;

3.   Jalani hidup ini dengan netral, jangan terlalu boros, tapi juga jangan terlalu kikir .

4. Rahmat Allah itu sungguh tak berbatas. Hanya orang-orang yang bodoh dan jauh dari agama saja yang banyak mengeluh.

5. Allah paling suka terhadap hamba2Nya yang menyadari akan dosa - dosanya, dan segera menuju pintu taubatnya .

6. Allah Maha Pengampun . Ampunan Allah seluas langit dan bumi .

7. Allah Maha Penyayang , Dia hanya menyayangi siapapun yang mau beriman dan bertakwa kepadaNya Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua . Insya Allah . Aaaaamiin.

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Rabu, 21 Agustus 2019

SEGALANYA MILIK ALLAH SWT


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Semua kekayaan milik Allah . Walaupun yang bekerja dan usaha keras adalah kita . Bila Allah tidak rido maka tidak akan terjadi  .

Keabadian hanyalah milik Allah . Bila Allah mencabut keabadian itu, dan kita dipaksa pulang untuk menghadap kepada-Nya, apa yang bisa kita perbuat .

Segala kekuatan milik Allah . Makanya jangan sombong, baru saja diberi kelebihan sedikit saja dibandingkan dengan orang lain terus menjadi lupa diri .

Segala pertolongan adalah milik Allah . Walaupun kita meminta bantuan kepada orang pintar atau  uama terkenal, tetap saja ujung-ujungnya Allah lah yang menolong kita .

Segala kemampuan milik Allah . Untuk itu jangan takabur dan sombong . Bisa saja Allah membuat kita lupa ingatan, lalu apa yang akan kita perbuat .

Segala hikmah milik Allah . Untuk itulah Allah selalu menyodorkan kepada kita dua hal yang saling bertentangan. Tiugas kita hanya memilih untuk menjalani kehidupan di dunia ini.

Apapun yang teah dipilih oleh kita pasti akan dikerjakan oleh kita dan hasilnya kelak di akhirat akan kita nikmati sendiri. Allah tidak akan memberikannya kepada yang lainnya.

Semua yang ada di dunia ini adalah milik Allah . Dan semua itu hanyalah titipan Allah yang harus dimanfaatkan oleh kita dengan baik dan benar.

Karena kelak di akhirat apapun yang telah Allah berikan kepada kita itu akan dimintai pertanggung jawabannya .

Allah swt berfirman yaitu,
" ......limanl mulkul yauma , lillaahil waa hidil qohhaar "

Yang artinya adalah ,
Milik siapakah kerajaan pada hari ini ? Milik Allah Yang maha Esa lagi Maha Mengalahkan.

QS Ghafiir [ 40 ] :  16

Setelah membaca dan menyimak uraian di atas mari kita Tanya pada diri sendiri, apakah kita lebih banyak bersyukurnya kepada Allah ? Ataukan lebih banyak kufurnya kepada-Nya ?

Oleh karena itu di sisa sisa umur yang masih ada mari kita hijrah dari yang buruk kepada yang baik. Dari jalan sesat kepada jalan yang benar .

Keberadaan kita di dunia ini hanya sekali, tidak dua kali apalagi sampai tiga kali,. Tidak sama sekali, kita di dunia ini hanya sekali.  Begitu kita dipanggil oleh Allah swt , maka kita tidak bisa balik lagi ke dunia .

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

DARI MANAKAH DATANGNYA SEMUA INI ?


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Allah swt amat kasih sayang terhadap kita semua . Walaupun masih banyak di antara kita yang tidak mau mengakui keberadaan Allah swt .

Allah swt amat perhatian terhadap kita semua . Walaupun masih banyak yang menyepelekan apa yang diinginkan oleh Allah swt .

Allah swt amat baik terhadap kita semua . Walaupun masih banyak diantara kita membalas perbuatan Allah itu dengan perbuatan buruk, kejahatan dan kemaksiatan .

Allah swt selalu menolong dan membantu kita . Walaupun masih banyak diantara kita masih meminta bantuan kepada orang lain yang katanya orang pintar . Tapi Allah tetap meberikan rezeki kepada mereka .

Kemanapun kita pergi dan dimanapun kita berada kita merasa aman dan nyaman , dan masih bisa makan dan minum dengan nikmat, masih bisa tidur dengan nyenyak . 

Masih banyak di antara kita yang melupakan hal ini . Yang ada hanya menuntut dan menuntut saja kepada Allah karena belum diberi itu dan ini .

Coba deh renung sejenak, saat kita lahir ke dunia itu apa yang dibawa ? Tidak membawa apa-apa kecuali hanya tangisan saja dengan suara keras .

Setelah kita berada di dunia sekian belasan bahkan puluhan tahun, telah banyak yang kita miliki. Semuanya itu dari siapa kalau bukan dari Allah swt .

Allah swt berfirman yaitu ,
" Wa maa bikum min ni'matin faminallaah........"

Yang artinya adalah ,
" Dan segala nikmat yang ada padamu [ datangnya ] dari Allah ............"
QS An Nahl [ 16 ] : 53

Setelah membaca dan menyimak uraian di atas mari kita Tanya pada diri sendiri, apakah kita lebih banyak bersyukurnya kepada Allah ? Ataukan lebih banyak kufurnya kepada-Nya ?

Oleh karena itu di sisa sisa umur yang masih ada mari kita hijrah dari yang buruk kepada yang baik. Dari jalan sesat kepada jalan yang benar .

Keberadaan kita di dunia ini hanya sekali, tidak dua kali apalagi sampai tiga kali,. Tidak sama sekali tidak . 

Kita di dunia ini hanya sekali.  Begitu kita dipanggil oleh Allah swt , maka kita tidak bisa balik lagi ke dunia .

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

KITA KAYA RAYA TIDAK MISKIN .


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  . 
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Sesungguhnya kekayaan kita itu sangat luar biasa sekali, Kekayaan itu ada yang nampak dan ada yang tidk nampak.

Janganlah merasa karena hartanya sedikit lalu berkata kita adalah orang miskin. Tidk itu salah besar. Kita adalah orang kaya .

Mari kita gali kekayaan kita yang ada di tubuh kita saja, bukan yang di luar tibuh kita .

Allah swt memberi kita akal dan bisa berikir . Bagaimana bila akal kita tidak berfungsi. Itu adalah nikmat Allah dan kekayaan kita. Subhanallah .

Allah memberi kita kedua mata untuk memandang. Apa yag terjadi bila kita buta. Itu adalah nikmat Allah dan kekayaan kita. Subhanallah .

Allah memberi kita mulut bisa bicara . Bagaimana bila kita tuna wicara . Itu adalah nikmat Allah dan kekayaan kita. Subhanallah .

Allah memberi kedua lengan untuk berbuat . Bagaimana bila lengan kita tidak ada. Itu adalah nikmat Allah dan kekayaan kita. Subhanallah .

Allah memberi kita dua kaki untuk melangkah dan dua betis untuk menumpu tubuh kita saat berdiri tegak . Itu adalah nikmat Allah dan kekayaan kita. Subhanallah .

Dan masih banyak lagi bila disebutkan semua organ tubuh kita . Dan itu smua adalah kekayaan kita dari Allah swt

Untuk itu marilah sejak saat ini kita harus pandai2 bersyukur atas segala pemberian nikmat Allah tersebut .

Allah swt berfirman yaitu
" Fa bi ayyi aa laa i rabbikumaa tukadz dzibaani "

Yang artinya adalah ,
" Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan "
QS Ar Rahmaan [ 55 ] : 13

Wallaahua’lam .
Subhanakalloohuma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaihi .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .