Senin, 22 September 2014

SURAT AL BAQAAH AYAT 194






Allah swt berfirman di dalam QS  Al Baqarah ayat 194 -  yang berbunyi ;

الشَّهْرُ الْحَرَامُ بِالشَّهْرِ الْحَرَامِ وَالْحُرُمَاتُ قِصَاصٌ ۚ فَمَنِ اعْتَدَىٰ عَلَيْكُمْ فَاعْتَدُوا عَلَيْهِ بِمِثْلِ مَا اعْتَدَىٰ عَلَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ [٢:١٩٤]
Bulan haram dengan bulan haram, dan pada sesuatu yang patut dihormati, berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.

Yang dimaksud bulan haram dengan bulan haram adalah bulanZulka’idah , Zulhijah, Muharam dan Rajab
Ke empat bulan ini adalah bulan-bulan yang amat dihormati. Boleh dibilang bulan yang disucikan.

Artinya di dalam bulan-bulan tersebut manusia tidak boleh saling bermusuhan, bahkan harus saling memperkuat persatuan dan kesatuan baik dalam akidah maupun dalam kehidupan bersama. Karena semuanya adalah hamba Allah, semuanya yang menciptakan Allah .

Seandainya dalam bulan-bulan itu manusia ada yang membuat peperangan atau permusuhan, atau berbuat zalim terhadap sesamanya , maka wajib diingatkan, apabila masih tidak mempan, maka boleh diperangi. Akan tetapi tidak boleh melebihi batas apa yang dia kerjakan.

Lebih baik ajaklah mereka berdamai, beriman dan bertaqwa kepada Allah, sadarkan mereka, tapi jangan memaksa. Paling tidak ajaklah mereka berfikir dan mempertimbangkan saran yang diberikan tersebut. Apa kebaikannya dan keburukannya. Maksudnya bila mereka mengikuti berbuat baik, maka kebaikan itu untuk mereka sendiri, dan bila mereka berbuat buruk, maka keburukan nya itu untuk mereka sendiri.

Bahkan hukuman Allah akan lebih berat lagi bila kebenaran sudah disampaikan lalu mereka masih tetap pada pendiriannya sendiri. Dalam menyampaikan kebenaran itu sampaikan saja, tapi jangan memaksa orang lain harus mengikutinya. Ikuti jejak perjalanan Rasulullah saw. Beliau juga hanya menyapaikan amanah Allah. Urusan selanjutnya serahkan kepada Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar