Minggu, 18 Desember 2016

BUATLAH JALAN SEBELUM BERANGKAN KE TEMPAT TUJUAN

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh ,

Bila anda ingin ke Jakarta , bisakah anda membuat jalan terlebih dahulu sebelum sampai ke Jakarta ?

Secara akal jelas tidak mungkin kenapa harus buat jalan dari sini ke jakarta, lalu berapa biaya untuk pembuatan jakan tersebut.

Akan tetapi secara syariat agama bisa terwujud. Yaitu dengan banyak berbuat amal kebajikan.

Contoh seorang anak sekolah di SLTA, selama sekalolah sejak SD sampai SLTA selalu berbuat kebaikan taat pd guru dan orang tuanya, karena dia bercita-cita bila telah lulus akan mencari kerja di Jakarta.

Sikap dan perbuatan anak tersebut adalah dia sedang membuat jalan dari tempat dimana dia berada menuju Jakarta.

Setelah lulus dan dapat ijazah, maka dia berangkat ke Jakarta.

Karena jalannya sudah dibuat oleh dirinya sendiri, maka dia dapat melaluinya dengan mudah dan lancar.

Bagimana bila dia berjalannya dengan tidak membuat jalan terlebih dahulu  ?   pasti akan nabrak segala macam.

Begitu pula dengan kita dimana tujuan akhir perjalanan kita adalah akhirat .

Maka selagi kita masih hidup banyak2lah berbuat amal kebajikan, amal soleh yang Allah ridoi

Maka selagi kita masih hidup banyak2lah  melakukan ketaatan kepada Allah, jauhi segala apa yang akan menjadikan Allah tidak suka.

Jauhilah segala sikap dan perbuatan yang membuat Allah marah pada kita.

Menghilangkan kebencian, kemarahan dan kemurkaan Allah pada kita itu adalah merupakan sebuah jalan yang akan memudahkan kita bertemu denganNya

Sehingga ketika Malakul Maut memberitahu kita bahwa sudah saat kita menghadap kepadaNya, maka jalannya amat mudah .

Kita akan merasa senang karena akan berjumpa dengan Allah dan Allah pun merasa senang karena sudat saatnya bertemu dengan hambaNya yang Dia cintai

Dan pertemuan antara sang hamba dengan sang Khaliq itu sungguh suatu pertemuan yang amat sangat meggembirakan, membahagiakan, yang diimpikan bagi setiap orang.

Mengapa kita harus melakukan itu semua ? Karena kita menyadari bahwa kehidupan dunia ini hanya sesaat.

Dan kita meyakini hanya kehidupan akhiratlah  yang kekal dan abadi

5. QS. Al-Fajr: 17
“Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al Fajr: 17)


Bila kita setelah bertemu dengan Allah dan berbincang denganNya ( Dia bertanya , kita menjawab, dan semua jawabannya membuatnya Dia senang ) , 

kemudian Dia mempersilahkan kita untuk menuju ke tempat yang telah Dia sediakan.  

Alangkah berbahagianya bila kita benar2 bisa berada di tempat itu atas izin dan rido-Nya . 

Insya Allaah . Subhaanallaah . La haula walaa quwwata illa billaah . 

Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astghfiruka wa atuubu ilaika

Semoga bermanfaat buat kita semua. Aaaamiin Yaa Rabbal'aalamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar