Rabu, 20 Mei 2020

MUKJIZAT , KHAWASH , KARAMAH, IJAZAH DAN ISTIJRAD.

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad .

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  .

Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Mutiara Hikmah dibalik QS Al Baqarah ayat 102 - 103 .
MUKJIZAT , KHAWASH , KARAMAH, IJAZAH DAN ISTIJRAD.

Wahai di zaman yang sudah semakin modern , teknologi semakin canggih, masih juga ada dan masih banyak orang yang mencari ilmu ghaib.

Apakah yang telah mereka dapatkan itu benar dari Allah atau dari Jin . Karena bangsa Jin juga banyak yang sakti.
Apapun yang diperoleh itu sesungguhnya bergantung pada awal niat sebelum berbuat itu apa. Maka itulah yang akan dinilai oleh Allah swt.

Untuk itu kami jelaskan dulu apa yang kami dapatkan dari Kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al Ghazali tentang mukjizat, khawash, karamah dan istijrad.

Mukjizat itu dari Allah, oleh Allah untuk pada Rasul Allah .
Khawash itu adalah kelebihan dari Allah, oleh Allah untuk para calon Rasul .

Karamah itu adalah kelebihan dari Allah, oleh Allah untuk para waliyullah .

Ijazah itu kelebihan dari Allah , oleh Allah untuk para orang-orang soleh .

Istijrad itu dari Allah, oleh Allah untuk para manusia yang senang pada keilmuan seperti ilmu sihir , ilmu santet, guna guna, ilmu Falak , ilmu teluh dan sejenisnya. Semua ini bila dikerjakan maka sudah termasuk syirik.

Dalam firman Allah di QS Al Baqarah ayat 102 dijelaskan bahwa ,
Ilmu Nabi Sulaiman as itu bukanlah ilmu sihir akan tetapi ilmu Allah atau mukjizat . Seperti Nabi Sulaiman bisa berbicara dan memahami bahasa binatang. Nabi Musa as tongkatnya saat dilemparkan lalu berubah menjadi ular .
Ilmu sihir ini tidak bisa mencelakai siapapun kecuali atas izin Allah .

Untuk itu jangan sekali kali mempelajari sesuatu yang membuat diri celaka, yang tidak bermanfaat di dunia maupun akhirat.

Pelajari saja agama Islam, perdalam ilmunya tentang Islam, lalu amalkan dengan baik dan benar , kemudian ajarkan ilmu tersebut kepada orang lain . Inilah yang dikehendaki oleh Allah dan RasulNya.

Jadi bukan mempelajari sesuatu yang diluar daya nalar manusia biasa, karena bila kurang tebal imannya bisa menjurus ke arah perbuatan syirik atau istijrad.

Allah mengancam kita semua yaitu siapapun yang mempelajari sihir dan mempergunakannya maka akan mendapatkan kerugian besar di akhirat .

Semua amalnya ditolak oleh Allah, semua harta bendanya berkahnya sudah dicabut oleh Allah swt.

Orang yang mempelajari sesuatu selain dari Allah dan RasulNya maka termasuk istijrad. Artinya ia sudah menjual dirinya dengan sihir tersebut.

Allah swt berfirman yaitu ,
" Wa lau annahum aamanuu wattaqau lamatsuubatun min 'indallaahi khairun, lau kaa nuu ya'lamuun " .

Yang artinya adalah ,
" Dan jika mereka beriman dan bertakwa ( kepada Allah) , pahala dari Allah pasti lebih baik, sekiranya mereka tahu "
QS Al Baqarah ( 2 ) : 103 .

Andaikan selama ini kita telah mempelajari yang salah, yang menyimpang dari syariat agama, yang tidak dikehendaki oleh Allah dan kita sekarang telah tahu, lalu kita hijrah kepada jalan yang benar, bertobat kepada Allah dengan tobat yang benar, Insya Allah tobatnya diterima oleh Allah dan Allah menyediakan pahala yang lebih baik.

Artinya kehidupannya itu dalam pengawasan Allah, dalam bimbingan, tuntunan dan arahan dari Allah yang bisa menghantarkan dirinya kepada jalan keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Insya Allah . Aaaaamiin .

BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI

Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik .

Semoga bermanfaat  . Wallaahua'lam .
        Wassalamu’alaikum warahmatullaahi waarakaatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar