Minggu, 26 Mei 2013

MANUSIA YANG SELALU DALAM KERUGIAN


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Salam dan bahagia

Para sahabat semuanya salam jumpa kembali bersama kami BUTIR   URAIAN AYAT AYAT AL QUR’AN dan refleksialamalquran.

KENAPA MANUSIA BANYAK YANG MEMILIH JALAN YANG MERUGIKAN ?  Ke   2

Allah swt berfirman di dalam Q.S Al ‘Asr 103 : 2  yang berbunyi sebagai berikut :

إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ [١٠٣:٢]
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

Para sahabat semuanya melalui ayat ini Allah swt mengungkapkan kepada kita semua bahwa manusia sebagai makhluk-Nya secara keseluruhan sungguh benar-benar di dalam kerugian apabila tidak bisa menggunakan waktu dengan baik, atau apabila waktu tersebut digunakan untuk melakukan hal-hal yang buruk. Perbuatan buruk ini merupakan sumber utama kecelakaan yang akan menjerumuskannya ke dalam kebinasaan.

Para sahabat semuanya mari kita tengok kebelakang tentang proses kejadian kita sendiri yaitu saat roh ditiupkan ke kita oleh Allah swt melalui Malaikat, kita telah mengikat perjanjian dengan Allah tentang 4 hal yaitu umur, tubuh, harta dan ilmu. Pada saat diberi amanat itu sudah dijelaskan baik buruknya, untung ruginya, dan ternyata kita semuanya menerima amanat itu. Akan tetapi apa yang terjadi setelah kita berada di dunia yang indah dipandang, enak dinikmati, penuh dengan berbagai senda gurau, penuh dengan berbagai permainan, penuh dengan berbagai kesenangan sehingga banyak di antara kita yang lupa daratan  dan lautan, lupa akan perjanjian awal, segala perintah yang seharusnya dijalani, banyak dilanggar, bahkan diingkari dan segala larangan yang seharusnya dihindari, dijauhi malahan kebanyakan di antara kita didekatinya dan dijalaninya.

Allah swt telah memberikan kitab suci Al Qur’an untuk kita agar dipelajari oleh kita dan hasilnya juga bukan untuk Allah swt akan tetapi untuk kita lagi, sungguh tidak pernah dibuka dan dibaca. Ada juga yang punya Al Qur’an tapi hanya Arabnya saja, terjemahnya tidak punya. Kalau untuk membeli kesenangan dunia mudah sekali mengeluarkan uang, namun hanya sekedar membeli Al Qur’an yang ada terjemahnya sampai tidak terbeli, tapi anehnya malah kebanyakan membelinya dan membacanya kitab-kitab parimbon, katanya ajaran nenek moyang kita dahulu. Jadi Al Qur’an nya gimana tuh ? Siapa orangnya yang tidak senang membicarakan soal cinta. Kalu bicara soal percintaan kayanya dari pagi sampai pagi lagi enak saja tidak terasa, tetapi hanya sebatas antar manusia, antar sesama pasangan. Sudahkan kita memikirkan bagaimanakah caranya agar Allah dan Rasul-Nya itu menjadi pacar kita, rayuan-rayuan apakah yang bisa kita ungkapkan ,rangkaian mutiara kata apakah yang bisa kita susun agar Allah dan Rasul-Nya itu bisa mencintai kita, bisa dekat dengan kita, malah kalau bisa kita bisa hidup bersama Allah sebagai Tuhan kita dan Muhammad saw sebagai utusannya selalu berdampingan dengan kita, kemana kita pergi dan dimanapun kita berada. Subhanallah.  Allahu Akbar. Alangkah indahnya kalau itu bisa terwujud untuk kita semua. Ingat semua itu harus diawali oleh diri kita sendiri , dan dilakukan oleh kita serta hasilnya juga untuk kita, bukan untuk siapa-siapa.

Barakallaahufiikum…….. Salam santun dari kami untuk para sahabat semuanya .

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Salam dan bahagia

Penulis     : Ki Kartawijaya Al Adiyat
Pekerjaan : Anggota Perguruan Tamansiswa Cabang Cirebon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar