Jumat, 05 Juli 2013

EMPAT HAL YANG MENUSAK MANUSIA

Assaalamu'alaikum warahmatullahi abarakaatuh,

Selamat berjumpa kembali dengan kami BUTIR URAIAN AYAT AYAT AL QUR'AN dan refleksialamalquran


Rasulullah saw bersabda, “ Jahuhilah dosa besar, minuman yang memabukkan, sesuatu yang memabukkan, bertaubatlah kepada-Nya “ ( HR Tabrani dan Ahmad )

Saudaraku kita sebagai hamba Allah telah diciptakan olehnya dengan sebaik dan sesempurna mungkin oleh Allah, artinya penciptaanNya tanpa cacat sedikitpun, kemudian Allah memuliakan kita. Bahkan kita akan lebih mulia dari Malaikat apabila kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari dapat mengendalikan hawa nafsu kita. Mengapa demikian ? Karena Malaikat tidak diberi hawa nafsu.

Tugas kita sebagai hamba Allah adalah beribadah, mengabdi kepadaNya, dan segala hal yang kita lakukan itu hanya untukNya semata. Oleh karena itu agar kita bisa menjaga dan meningkatkan kemuliaan itu Allah membuat aturan main melalui Kitab-Nya ( Al Qur'an ) dan memilih, menentukan seorang utusan untuk menyampaikan risalah-Nya yaitu Rasul (Nabi Muhammad saw) melalui Al Hadits.

Saudaraku semua Nabi Muhammad saw telah bersabda bahwa ada empat hal yang akan merusak manusia yaitu 

1.Dosa besar. Maksudnya segala perbuatan yang akan mengakibatkan dosa besar seperti mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain; Berzina; Menjalani Riba; Durhaka kepada kedua orangtua ( ibu-bapak ); Makan harta anak yatim dll.

2. Minuman yang memabukkan seperti khamar ( arak );

3. Sesuatu yang memabukkan. Maksudnya apapun yang membuat lupa diri. Contoh sederhana sekarang yang lagi ngetren yaitu Face Book an atau Internetan, saking asyiknya sampai lalai menjalani kewajiban perintah Allah, salah satunya shalat, melakukan keduanya sampai larut malam sehingga mengakibatkan turunnya kondisi kesehatan dll ;

4. Tidak bertobat kepada Allah. Allah menciptakan manusia itu, walaupun sudah sempurna,. Maka untuk meningkatkan kesempurnaannya manusia harus bergaul dengan sesama manusia ( hambul minan naas ). Artinya di dalam pergaulan itu harus saling mengisi kekurangan, harus saling mengingatkan apabila terjadi kelalaian, harus saling membantu baik yang diberi lebih oleh Allah ataupun yang kurang, harus saling menyempurnakan atas segala kekurangan. Jadi bagi manusia yang tidak mau bertobat berarti dia merasa sudah benar. Sama dengan manusia tidak pernah beristighfar memohon ampunan-Nya berarti dia tidak punya dosa. Manusia tidak pernah mengkaji Al Qur'an, dan Hafdits berarti sudah pandai, Manusia tidak mau melaksanakan shalat lima waktu, mengeleuarkan zakat dan berpuasa di bulan Ramadhan berarti dia sudah tidak membutuhkan lagi Allah. Inilah manusia yang tidak benar. Orang yang mengaku pandai alamat bodoh. Orang yang mengaku kenyang, akan menjadi kelaparan. Orang yang mengaku benar alamat tidak benar, alias salah, dan orang yang salah berakibat celaka.

Saudaraku semuanya semoga kita semua dapat menjauhi keempat hal tersebut di atas tadi agar kita menjadi manusia yang sempurna di sisi Allah atas seizin allah. Sehingga Alllah semakin menambahkan rahmat-Nya dan rido-Nya kepada kita semua.

Barakallaahufiikum.......... Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar