Sabtu, 18 Januari 2014

ALLAH SELALU BESERTA ORANG-ORANG YANG SABAR

KEUTAMAAN  KESABARAN

Sabar adalah sifat mulia yang sangat disukai Allah. Orang yang berusaha dalam hidupnya menanamkan kesabaran dan dalam menghadapi kehidupan dilakukan dengan sabar, berarti dia ingin menjadi manusia yang mulia di sisi Allah.

Rasulullah saw walaupun beliau suda diistimewakan oleh Alla, sudah dijamin kehidupannya, perlindungannya, keselamatannya, kebahagiaannya baik ketika beliau berada di dunia mapun kelak ketika berada di akhirat, tetap saja oleh Allah dicoba dan diuji dengan kepahitan hidup, bahkan untuk beliau ujiannya sangat berat. 

Namun tetap beliau ( Nabi Muhammad saw ) menjalani hidup itu selalu konsekwen dan konsisten sesuai dengan amanat Allah, walaupun halangan dan rintangan selalu menghadangnya, bukan saja dengan harta bahkan nyawanyapun beliau pertaruhkan demi menegakkan agama Islam.

Nabi Muhammad saw selalu tabah di dalam menghadapi segala ujian dan cobaan. Beliau yakin bahwa ujian dan cobaan yang datang kepada beliau sudah diukur sesuai dengan kadar kesanggupan beliau. Allah tidak akan mungkin memberikan ujian dan cobaan itu melebihi kesanggupan dan kemampuan hambaNya.

Nabi Muhammad saw selalu tawakal di dalam menghadapi romantikan kehidupan, artinya selalu berusaha, berjuang dan selalu dibarengi dengan berdoa kepada Allah agar apa yang dilakukannya itu selalu berada di jalan Allah, bukan jalan yang sesat yaitu jalan yang dimurkai Allah.

Nabi Muhammad saw orangnya sangat penyabar, baik di dalam menghadapi kehidupan maupun disaat menghadapi umatnya. Ada umatnya yang mengancam akan membunuhnya. Beliau hadapi dengan senyuman. Walupun dia mau membunuhnya kalau Allah belum berkehendak nyawanya melayang, tetap akan selalu hidup.

 Itulah ketiga hal yang harus kita pegang sebagai pedoman hidup kita selama kita berada di dunia i dalam mencari bekal hidup demi kepentingan akhirat kita. Janganlah kita takut kepada apapun dan kepada siapapun. Akan tetapi takut itu hanya kepada Allah.

Allah swt berfirman di dalam QS Ali Imran ayat 146 yaitu :
وَكَأَيِّنْ مِنْ نَبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ [٣:١٤٦]

Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.

Jadi jelaslah sudah bahwa sabar itu adalah sifat yang paling utama. Dengan kesabaran segala persoalan hidup selalu dihadapinya dengan tegar, dan yakin akan kemampuan diri, tidak cengen, apalagi putus asa. Dengan sabar maka jiwa akan kuat, keyakinan akan kokoh, semangat hidup akan berkobar terus, jiwa mandirinya terbentuk dengan kehidupan yang dialaminya. 

Ingat kedewasaan seseorang itu bukan dibentuk dengan ksenangan dan kemewahan. Akan tetapi kedewasaan seseorang itu akan terbentuk karena keprihatinan dan kepahitan hidup. Dan sifat inilah yang sangat disukai Allah sebagaiman firman-Nya di dalam QS Fushshilat ayat 35 yaitu :
وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ [٤١:٣٥]

Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.


Melalui ayat ini Allah memberitahukan kepada kita bahwa Dia akan memberikan keuntungan yang besar kepada kita apabila di dalam menjalani kehidupan ini selelau bersikap tabah, tawakal dan sabar sehingga menumbuhkan buah keikhlasan. 

Keuntungan yang besar itu seperti  ? Dia akan memberikan pahala yang sangat luar biasa, memberikan kenikmatan yang tidak dimiliki oleh orang lain, memberikan keutamaan dan keistimewaan serta kelebihan yang tidak diberikan kepada orang lain, serta akan mengangkat derajat yang amat tinggi di sisiNya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar