Sabtu, 18 Januari 2014

KERUKUNAN HIDUP BERTETANGGA BAGIAN KE III

           



Berdasarkan ketentuan yang dinamakan tetangga adalah keluarga yang bertempat tinggal di sekitar tempat tinggal masing-masing, yaitu antara empat atau lima puluh rumah dari setiap arah muka , belakang , kiri  dan kanan. Keluarga inilah yang disbut tetangga.

Tetangga inilah yang pertama kali wajib dipergauli dengan baik sebelum bergaul dengan keluarga lain. Sedangkan istri mempergaulinya dengan cara baik yaitu tunjukkan wajah yang selalu berseri-seri, sehingga tidak terlihat tanda-tanda permusuhan atau kebencian.

Dengan tetangga apabila ada kelebihan atau berkecukupan lakukan saling memberi, apabila ada yang sakit ditengok, apabila ada kesusahan dibantu, apabila yang meninggal dibantunya dari mulai memandikan, mengkafani , menyalatkan lalu mengantarkannya ke kuburan serta mendoakannya, kemudian menghibur keluarganya agar tidak larut dalam kesedihan dll.

Hilangkan rasa sakit dan dongkol, jauhi sifat kikir dan bakhil, tunjukkan sifat kedermawanan. Hilangkan sesuatu perbuatan yang akan menimbulkan sakit hati orang lain. Tunjukkan sifat rendah hati dan sopan serta ramah terhadap siapapun, jauhi sifat sombong dan ego serta gunjing. Jangan iri terhadap rezki orag lain, karena sudah ada yang mengaturnya yaitu Allah. Tunjukkan sifat gotong royong, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.

Yang demikin itu baru sebagian dari kewajiban orang bertetangga. Apabila kewajiban-kewajiban itu dapat diamalkan oleh setiap orang yang bertetangga, pasti lah akan tercipta suasana tenang, tenteram, tertib damai salam dan bahagia.

Di dalam kehidupan bertetangga Allah swt pun telah mengaturnya melalui firman-Nya di dalam QS An Nisaa ayat 36 yaitu :

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا [٤:٣٦]


Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri, 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar