Rabu, 16 April 2014

SURAT YAASIIN AYAT 41 - 43



Allah swt berfirman di dalam QS Yaasiin ayat 41 - 43 yang artinya berbunyi sebagai berikut :

Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan. ( QS 36 : 41 )

 dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu. ( QS 36 : 42 )

Dan jika Kami menghendaki niscaya Kami tenggelamkan mereka, maka tiadalah bagi mereka penolong dan tidak pula mereka diselamatkan. ( QS 36 : 43 )

Melalui ketiga ayat di atas Allah swt memberitahukan kepada kita semua sebagian tanda-tanda kebesaran dan kekuasaanNya yang lain yaitu 

1. Dia menciptakan bahtera ( kapal laut baik yang menggunakan mesin maupun layar ) untuk angukutan laut. Dimana kapal laut itu digunakan untuk mengangkut berbagai macam barang kebutuhan manusia ataupun mengantar manusia dari satu pulau ke pulau yang lainnya.

2. Sedangkan untuk kendaraan di darat Allah telah menciptakan berbagai macam kendaraan seperti sepeda, sepeda motor, mobil, kereta api dan sejenisnya, juga penggunaannya sama sebagai angkutan baik untuk manusia maupun untuk barang , tapi dari desa ke kota atau dari kota ke kota lain atau sebaliknya, sehingga segala kebutuhan manusia bisa tercukupi. Berbagai macam tanaman sayur-mayur, buah2an yang di tanam di gunung2 ,  kampung2, dijual ke kota. Penduduk kota tidak punya lahan akan tetapi punya uang, sehingga mereka bisa mengadakan transaksi jual beli.

3. Selain dari itu untuk angkutan antara negara maka Allah telah menciptakan berbagai macam pesawat terbang, baik untuk angkutan umum maupun untuk keperluan militer sebagai pertahanan dan keamanan setiap negara.

4.Dari ke tiga macam kendaraan baik yang di laut, di daratan maupun di udara, kalau Allah menghendaki celaka, apakah kita semua bisa menghalanginya. Atau bisa juga terjadi sebaliknya. Misalnya di antara kita akan mencelakakan kedaraan yang ditumpangi banyak orang, danAllah tidak berkehendak, maka siapa yang mampu melindunginya.

Sungguh semuanya itu adalah atas kehendak dan rido Allah. Hanya sayangnya sebagian besar manusia kurang menyadari hal ini. Dianggapnya adalah hal biasa, sudah sesuai dengan kodrat alamnya masing-masing. Sehingga karena kurang menyadari hal tersebut, maka rasa syukur kepada Allah itu hampir tidak ada sama sekali.

Semoga kita semua bisa semakin bisa menyadari siapa diri kita dan situasi yang terjadi di sekitar kita bahwa semuanya itu adalah suatu tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah semata. Semoga Allah akan semakin membukakan mata hati kita semuanya yang selama ini telah tertutup rapat-rapat dan terkunci dengan kuat.. Sehingga hubungan antara kita dengan Allah akan semakin dekat dan kekuatan serta keyakinan kita akan semakin meningkat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar