Rabu, 16 April 2014

SURAT YAASIIN AYAT 44 - 46



Allah swt berfirman di dalam QS Yaasiin ayat 44 - 46 yang artinya berbunyi sebagai berikut :

Tetapi (Kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai kepada suatu ketika. ( QS 36 : 44 )

Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Takutlah kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat", (niscaya mereka berpaling). ( QS 36 : 45 )

 Dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda tanda kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya. ( QS 36 : 46 )

Melalui ayat ayat di atas Allah swt memberitahukan kepada kita bahwa :

1. Dia telah memberikan segalanya buat kita semua apa yang dibutuhkan oleh kita sehingga kebutuhan kita dalam hidup ini tercukupi. Namun sayangnya kebanyakan di antara kita hidup yang diberikan Allah itu hanya dibuat untuk kesenangan saja, untuk memperturutkan hawa nafsu saja, hanya untuk memuaskan syahwat saja. Kita tidak sadar bahwa selangkah demi selangkah, sehari demi sehari, waktu demi waktu kita semuanya sedang melangkah mendekati kematian, dan ini sungguh tidak terfikirkan sama sekali. Andaikan kita semua tahu bahwa hal itu memang benar, dan yakin bahwa kita akan mati, maka pastilah akan mempersiapkan diri untuk menghadapinya.

2. Karena kita semua akan menghadapi kematian maka Allah memperingatkan jauh jauh sebelumnya dengan membeikan tuntunan, pedoman hidup, petunjuk hidup melalui ayat ayatNya di dalam kitabNya yaitu Al Qur'an. Namun sayang nya lagi Kitab Al Qur'an kebanyakan punya, hanya yang ada terjemahnya itu boleh dibilang hanya sedikit . Karena mereka menganggap gak begitu penting, emangnya baca Qur'an terjemah itu mau jadi penceramah, mau jadi kyai, ustdz, mau jadi da'i atau tukang dakwah. Sugguh ini adalah salah besar. Bagaimana akan mengetahui maksud daripada ayat itu di baca, kalau artinya tidak tahu. Sudah tidak tahu artinya kenapa tidak berusaha mencari tahu. Dan celakanya kalau dikasih nasihat dengan ayat ayatAllah, jawabannya kaya sok tahu. Mereka tidak memikirkan apa akibat orang yang sok tahu dan tidak mau tahu, hanya semaunya sendiri saja.

3. Kejadian ini bukan hanya sekarang saja, namun sejak zaman dulu kala. Hanya sayangnya kebanyakan kita tidak mau perduli dengan contoh-contoh yang ada untuk dijadikan sebagai pelajaran dan pembelajaran, Dan untuk diperbaiki oleh kita sekarang ini agar bisa menjadi lebih baik. Dan kalaupun hal yang baik itu kita lakukan , hasilnya bukan untuk siapa-siapa, akan tetapi untuk diri kita sendiri. Ingat kematian selalu menyertai kita kemanapun kita pergi. Kematian hanya menunggu pemberitahuan melalui malaikat maut , malaikat pencabut nyawa, untuk menjemput kita menghadap kepada Allah di saat waktu yang telah ditentukan itu tiba. Siap tidak siap, Suka tidak suka, Mau tidak mau kita harus menerimanya dengan senang hati dan lapang dada, kalau hal itu datang kepada kita. Karena kita harus sadari bahwa kita semua adalah milik Allah, dan kita harus yakin kalau Sang Pemilik kita itu berkehendak, maka kita harus siap menerimanya.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar