Jumat, 31 Maret 2017

BELAJAR KEHIDUPAN DARI ALI BABA DAN ALI KASIM

Bismillahi assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim

ALI BABA  DAN  ALI  KASIM  
Dua orang ini adalah bersaudara, kaka beradik. Ali Kasim adalah kakaknya Ali Baba. 
Walau mereka bersaudara ternyata karakter kedua orang ini tidak sama. 
Ali Baba berserah diri kepada Allah swt. Dia rela hidup dalam kemiskinan dan penmderitaan. Walaupun hidupnya miskin dan menderita , namun Ali Baba tetap selalu bersyukur kepada Allah .  
Berbeda dengan kakaknya Ali Kasim. Dia hidupnya kaya raya , bergelimang dengan harta, namun dia memiliki sifat rakus atau tamak , termasuk istri Ali Kasimpun sama karakternya dengan Ali Kasim. 
Apa yang telah dimilikinya itu tidak pernah disyukuri. Karena semua itu adalah hasil kerja kerasnya . 
Namun demikian Ali Baba tidak punya rasa dendam kepada kakaknya dengan kehidupan yang dialaminya. 
Karena kesabaran Ali Baba maka Allah swt  memberikan karunia-Nya kepada Ali Baba. Dan dengan kelebihan yang diberikan Allah swt tersebut, tetap saja Ali Baba memberikan sebagian dari apa yang telah diterimanya dari Allah kepada Ali Kasim . 
Walaupun sudah diberi bagian oleh Ali Baba , ternyata Ali Kasim masih beum merasa puas. Sehingga dengan diam – diam Ali Kasim menelusuri dan mempelajari usaha dan perjuangan adiknya Ali Baba dengan hartapan bila sudah ketemu ilmunya, dia akan meniru apa yang dilakukan oleh adiknya. 
Tujuannya adalah agar dirinya bisa lebih kaya dari Ali Baba . Namun apa yang terjadi pada Ali Kasim setelah meniru perbuatan Ali Baba ? Dia mendapat kecelakaan yaitu dirinya dipenggal oleh penyamun 
.
HIKMAH DARI CERITA INI ADALAH

1.Manusia dilarang berbuat sombong selama berada di dunia ini .
2. Sesukses apapun , seberhasil apapun di dunia ini, tetap saja ada bantuan Allah dan juga atas ridoNya ;’
3. Janganlah merasa lebih pandai atau lebih hebat dari orang lain ;
4. Kewajiban seorang hamba adalah berusaha, bekerja , berdo’a lalu berserah diri pada Allah ;
5. Apa yang terjadi pada manusia baik atau buruk adalah merupakan ujian dan cobaan dari Allah ;
6. Banyak orang yang cerdik dan pandai, tapi gagal dalam menghadapi kehidupan ;
7. Banyak orang yang nampaknya miskin, sengsara dan menderita, bodoh tapi bisa berhasil sukses.


Semoga saja kita semua senantiasa dijauhkan dari sifat ujub, riya’, takabur dan sombong. Dan semoga kita semua bisa menjadi orang2 yang beriman dan bertakwa kepada Allah dengan baik dan benar . Aaaaamiin.  
Wallahu a’alam Bish shawab …… Barakallaahu fiikum…..  
Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar