Selasa, 28 Maret 2017

BERSIAP DIRI SEJAK DINI UTK HADAPI RAMADHAN

Saudaraku, sebentar lagi masuk bulan Rajab, lalu berikutnya masuk bulan Sya'ban, kemudian masuk lagi bulan Ramadhan. Tentu pada bulan-bulan itu kita ingin berbagi kebaikan berupa inspirasi-inspirasi kepada seluruh sahabat di media sosial kita.
Hanya akan lebih bijaksana lagi, bila inspirasi tersebut berupa hadist, kita pastikan dulu hadist tersebut betul datang dari Rasulullah. Sebab tidak sedikit di media sosial kita bersebaran hadist-hadist palsu yang tidak bisa di pertanggungjawabkan.
Misalnya hadist tentang keutamaan memberi tahu masuknya awal bulan.
Sebagaimana dijelaskan oleh Imam Syaukani dalam kitab Al-Fawaid Al-Majmu’ah, hlm. 215
Redaksi (yang katanya) hadist tersebut:
مَن يبارك الـناس بهذا الشهر الفضيل....تحرم عليه النار
"Barang siapa yang memberitahukan berita masuknya bulan .... kepada yang lain, maka haram api neraka baginya"
 [Tanpa Riwayat]
Hampir setiap bulan ada saja yang share tentang hadist ini, tetapi redaksi kalimatnya di modifikasi menyesuaikan bulan yang mau datang.
Maka marilah bijaksana menyebarkan nasihat karena salah-salah kita justru mendapatkan dosa dusta sebagaimana diperingatkan Rasulullah :
إِنَّ كَذِباً عَلَيَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ فَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّداً فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ.
“Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama seperti berdusta atas nama orang lain. Barangsiapa berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya dari neraka.”
[Hadist Riwayat Bukhari]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar