Sabtu, 30 Desember 2017

SEGERALAH MENUJU PINTU TAUBAT ALLAH SWT

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.





Alhamdulillah segala puji milik Allah . 

Marilah kita tingkatkan takwa kita kepada Allah swt 

agar kita bisa menjadi manusia yang beriman sesuai dengan kehendaknya.

Semoga shalawat dan salam tersampaikan kepada Nabi Muhammad saw 

sebagai penghormatan kita terhadap beliau .


Wahai saudaraku pintu taubat ada di hadapan kita terbuka lebar, 

Dia selalu menanti kedatangan kita siang dan malam . 

Jalan orang-orang yang bertaubat telah dihamparkan. 

Ia merindukan pijakan kaki kita… 

Maka ketuklah pintunya dan tempuhlah jalannya. 

Mintalah taufik dan pertolongan kepada Allah Tuhan semesta alam .

Bersungguh-sungguhlah dalam menaklukkan diri kita , 

paksalah kita  untuk tunduk dan taat kepada Allah . 

Dan apabila kita telah benar-benar bertaubat kepada - Nya 

kemudian sesudah itu kita terjatuh lagi di dalam maksiat, 

sehingga memupus taubat kita yang terdahulu, 

maka janganlah malu untuk memperbaharui taubat kita untuk kesekian kalinya. 

Selama maksiat itu masih berulang pada kita  maka teruslah bertaubat.

Allah ta’ala berfirman,

فَإِنَّهُ كَانَ لِلأَوَّابِينَ غَفُوراً

“Karena sesungguhnya Dia Maha mengampuni kesalahan 
hamba-hamba yang benar-benar bertaubat kepada-Nya.” 
(QS. Al Israa’: 25)

Allah ta’ala juga berfirman,

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعاً إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ

“Katakanlah kepada hamba-hambaKu yang melampaui batas 
terhadap diri-diri mereka, janganlah kalian berputus asa dari 
rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa, 
sesungguhnya Dialah Zat Yang Maha Pengampun lagi Maha 
Penyayang. Maka kembalilah kepada Tuhanmu dan berserah 
dirilah kepada-Nya sebelum datangnya azab kemudian kalian 
tidak dapat lagi mendapatkan pertolongan.” 
(QS. Az Zumar: 53-54)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, 
“Seandainya kalian berbuat dosa sehingga tumpukan dosa 
itu setinggi langit kemudian kalian benar-benar bertaubat, 
niscaya Allah akan menerima taubat kalian.” 
(Shahih Ibnu Majah)

Maka di manakah orang-orang yang bertaubat dan menyesali dosanya  ? 

Di manakah orang-orang yang kembali taat dan merasa takut siksa  ? 

Di manakah orang-orang yang ruku’ dan sujud  ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar