Rabu, 13 Mei 2020

RENDAH HATI PANGKAL MULIA , SOMBONG PANGKAL HINA .


Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Alhamdulillaahirrahmaanirrahiim.  Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad .

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin  .

Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzoolimiin.
Ya ayyuhal adziina aamanut taqullooha , haqqo tuqootihi wa antum muslimuun
Amma ba’du ;

Mutiara Hikmah dibalik QS Al Hujurat ayat 17
RENDAH HATI PANGKAL MULIA , SOMBONG PANGKAL HINA .

Allah swt berfirman yaitu ,
" Yamunnuuna 'a laika An aslamuu , qullaa tamunnuu 'alayya islaamakum , balillaahu yamunnu 'alaikum ia hadaakum lil I in kuntum dhaadiqiin "

Yang artinya adalah ,
" Mereka berjasa kepadamu dengan keislaman mereka . Katakanlah , " Janganlah kamu merasa berjasa kepadaku dengan keislamanmu , sebenarnya Allah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjukkan kamu kepada keimanan , jika kamu orang yang benar "
QS Al Hujurat ( 49 ) : 17 .

Dari ayat ini Allah swt telah memberikan pelajaran kepada kita semua di dalam kehidupan sehari-hari .

Al Qur'an itu bukan hanya dibaca Arabnya saja tapi kita harus mampu mengamalkannya dalam bentuk perbuatan di dalam kehidupan.

Yang pandai membaca Al Qur'an banyak , suaranya pun merdu dan indah. Tapi apakah mereka juga sudah tahu maknanya dan mampu mengamalkannya , hanya Allah yang tahu.

Termasuk kita sendiri apakah kita juga memahami ayat ayat yang dibaca dan tahu tujuan ayat itu memerintahkan apa kepada kita.

Melalui ayat di atas Allah menjelaskan kepada kita semua karena ada orang yang merasa bangga diri telah banyak melakukan amal ibadah lalu timbul rasa sombongnya , seolah olah yang lain bila dibandingkan dengan dirinya merasa ia lebih baik dari mereka .

Maka Allah memerintahkan Nabi Muhammad saw untuk memberikan penjelasan kepada umatnya , termasuk juga kepada kita semua .

Kita dilarang berbangga diri atas apa yang telah kita capai khususnya tentang agama yang telah kita jalani.

Jangan sampai diri merasa paling benar, paling bersih, paling
suci. Lalu merendahkan siapapun yang berhadapan dengannya .

Jadi bila ingin menjadi orang yang benar maka sebaiknya sadari bahwa semua perbuatannya itu atas bantuan Allah swt, atas izin dan rido Allah , bukan atas hasil kerja keras dan usahanya sendiri.

Kenapa harus demikian ? Tujuannya adalah untuk meredam hawa nafsu sendiri agar tidak memandang rendah orang lain .

Ingat keislaman kita, keimanan kita, ketakwaan kita, kehidupan kita, kesehatan kita, keselamatan kita semuanya itu adalah rahmat dari Allah swt.

Bila hal tersebut sudah melekat di hati maka kesombongan, ego, berbangga diri akan lenyap dan akan timbul rasa syukur kepada Allah swt .

Semoga kita semua bisa menjadi orang yang benar sesuai dengan keinginan Allah swt . Jadi benarnya bukan menurut diri kita sendiri , atau kata orang banyak.

Sebab pendapat orang banyak belum tentu benar, apalagi menurut diri sendiri. Tapi bila benarnya menurut Allah pasti semua orang akan menerimanya .

Siapapun orangnya bila hidup rendah hati, tidak sombong maka akan menjadi manusia yang mulia di sisi Allah .

Sebaliknya bila kita hidup tinggi hati , merasa paling benar sendiri , tidak mau menerima nasihat dari orang lain maka alamat celaka . Hidupnya penuh dengan kehinaan dan akan banyak musuhnya .

Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita agar kita senantiasa bersikap rendah hati , tidak sombong, tidak mementingkan diri sendiri saja .
Insya Allah . Aaaaamiin .


BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI

Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik .

Semoga bermanfaat  . Wallaahua'lam .
       Wassalamu’alaikum warahmatullaahi waarakaatuh.      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar