Jumat, 25 Januari 2013

CARA MEMBERSIHKAN HATI.


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Ada 2 orang hamba Allah sedang berbincang-bincang di sebuah taman sambil duduk-duduk di bawah pohon yang rindang. Mereka adalah Iman Yakin dan Amat Bimbang.

"Man, aku mau nanya kamu katanya di dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging, kalau daging itu baik,maka baiklah seluruh anggota tubuh, sebaliknya kalau kalau daging itu buruk maka akan buruklah seluruh anggota tubuh kita, apakah itu benar ?" tanya si Amat Bimbang. "Emang benar, apa yang kamu sampaikan itu merupakan sabda Rasulullah saw, segumpal daging itu namanya HATI " jawab Si Iman Yakin. "Aku masih kurang ngerti kenapa hati itu bisa buruk, kan ada di dalam tubuh" tanya Amat. "Begini Mat, dikala manusia berbuat dosa sekali, maka otomatis dia telah membuat satu titik noda hitam di hati. Mulai dari kita sejak bagun tidur sampai kita mau tidur, sungguh banyak dosa-dosa yang kita kerjakan, apakah disengaja atau tidak, disadari atau tidak, besar atau kecil, nampak atau tidak nampak, dan yang tahu itu hanya dirinya dan Allah saja" kata Iman " Waaaah, kalau begitu sangat banyak noda-noda hitam di hati kita dong. Berarti hati kita bisa tertutup oleh noda-noda hitam tersebut dan akan menjadi gelap" kata Amat. " "Ya begitulah adanya,makanya kita harus rajin-rajin membersihkan hati kita. Caranya meminta sama Allah, karena yang mampu membersihkan hati kita hanya Allah. Dengan kita membersihkan hati kita sama dengan membersihkan batin kita" kata Iman . "Tadi kamu bilang caranya meminta sama Allah, aku masih kurang paham" kata Amat. "Caranya adalah sebagai berikut:

1. bersihkan diri kita dari segala bentuk makanan dan minuman yang diharamkan oleh Allah;
2. kurangi makan artinya berpuasa, maksudnya dengan berpuasa itu kita berusaha mengurangi hawa nafsu kita;
3. bacalah Al Qur'an dengan disertai maknanya, sehingga kita akan tahu mana yang baik dan buruk,mencelakakan dan menyelamatkan,menguntungkan dan merugikan,pahala dan siksa dst. Makanya Al Qur'an itu bisa disebut dengan nama Furqan artinya pembeda;
4. banyak bergaul dengan orang-orang yang saleh, cirinya gampang apa yang dia kerjakan itu sesuai dengan apa yang dia ucapkan tetapi berlandaskan agama" kata Iman. "Kenapa begitu ?" tanya Amat. "Jaman sekarang banyak orang yang kelihatannya agamanya mendalam,ayat-ayat Al Qur'an dan Hadits nya hafal diluar kepala, ceramahnya pandai, tetapi dalam pengamalan untuk dirinya masih jauh dari apa yang mereka ucapkan bahkan ilmu yang Allah titipkan kepadanya digunakan untuk menghujat , menghina, meremehkan, memperolok-olok orang lain ,bukan untuk sebaliknya. Makanya kita harus hati-hati, siapapun yang memberi tetap kita terima, kalau baik dan sesuai dengan tuntunan Al Qur'an dan Hadits. Mari kita laksanakan" lanjut Iman. "Waaah, kalau gitu sungguh amat berat dong !" kata Amat. "Sungguh Allah tidak ingin membuat hambaNya susah, beribadahlah kepadaNya sesuai dengan kadar kesanggupan yang telah Allah berikan kepada kita, dan yang paling penting adalah dengan niat yang tulus ikhlas hanya untuk Allah" lanjut Iman. "Oke deh kalau begitu, aku akan berusaha semampuku.Waduuuuh perutku sudah mulai bernyanyi,tandanya aku sudah mulai lapar"kata Amat. "Kalau memang lapar,yaah tidak ada jalan lain kecuali makan,maka mari kita cari kedai nasi dan kita makan bersama disana" kata Iman . "All right. Let's go there !

Barakallahufiikum.......... salam dari kami untuk para sahabat semua. Andaikan ada salah kata atau ucap ,itu dari kami dan kami mohon ampun kepada Allah.........semoga tulisan ini dapat membuka hati,jiwa dan akal fikiran kita semua yang selama ini telah terkunci............dan marilah kita bersihkan hati,jiwa dan akal fikiran kita dengan mengucap ALLAHU AKBAR SUBHANALLAH SUBHANAKALLAHUMMA WABIHAMDIKA ASYHADU ALLA ILAAHA ILLA ANTA ASTAGHFIRUKA WA'ATUUBU ILAIK
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar