Minggu, 14 April 2013

SOPAN SANTUN TERHADAP NABI MUHAMMAD SAW



Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Salam dan bahagia,

Para sahabat sekalian selamat jumpa lagi bersama Butir Uraian Ayat Ayat Al Qur’an dan Refleksi alam Al Qur’an.

Allah berfirman di dalam Q.S Al Baqarah 2 : 104  yang berbunyi sebagai berikut

“ Yaaa ayyuhal-ladziina aamanuu laa taquuluu roo’inaa waquulun zhurnaa wasma’uu walil kaafiriina ‘adzaabun aliim"

Yang artinya “ Wahai orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu katakan ,Raa’inaa, tetapi katakanlah ‘Unzhurnaa’ dan dengarkanlah. Dan orang-orang kafir akan mendapat azab yang pedih “

Para sahabat sekalian arti kata raa’inaa artinya jagalah kami. Dan kata ini sering dipakai oleh para sahabat Nabi saw, namun oleh orang-orang Yahudi kata tersebut diganti yang suaranya hampir mirip akan tetpi artinya sangat jauh berbeda yaitu diganti dengan ra’uunah yang artinya bebal atau sangat bodoh. Tujuannya adalah untuk mengina dan memperolok-olok bahwa Nabi saw itu orangnya bebal dan sangat bodoh. Oleh karena itu Allah memerintahkan agar kata raa’inaa diganti dengan kata undzurna yang artinya perhatikan kami. Maksudnya pada saat Nabi saw mengajarkan agama agar semuanya mendengarkan, dan begitu pula Nabi saw dapat memperhatikan para sahabatnya disaat menyampaikan pejaran agama itu. Dan Allah pun memperhatikan orang-orang yang beriman disaat mereka mendengarkan apa yang disampaikan Nabi saw agar mereka tunduk dan mau melaksanakan apa yang diperintahkan Nabi saw. Sedangkan bagi orang-orang yang tidak mau tunduk, tidak mau memperhatikan ajaran yang disampakan oleh Nabi saw akan disediakan azab yang pedih untuk mereka.
Kemudian firman Allah di dalam Q.S Al Baqarah 2 : 105 yang berbunyi sebagai berikut 

“ Maa yawad-dul-ladziina kafaruu min ahlil kitaabi walal musyrikiina an yunazzala ‘alaikum-min khoirin min robbikum . wallaahu yakhtash-shu birohmatihii man yasyaaa u .wallaahu dzul fadhlil ‘adhiim “ 

Yang artinya sebagai berikut “ Orang-orang kaifir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian) ; dan Allah mempunyai karunia yang besar “

Para sahabat semua pada ayat ini yang dimaksud Ahli Kitab adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani yang tidak senang kepada Nabi Muhammad saw telah diberi wahyu yang baik-baik, sedangkan orang-orang musyik tidak senang kepada Nabi saw adalah karena ajaran yang dibawa Nabi saw yakni Al Qur’an  yang mengikis habis tentang kemusyrikan sehingga pengikutnya makin lama makin habis. Akhirnya mereka berusaha bersatu padu untuk merusak ,menenrang Nabi saw. Dan makin Al Quran disampaikan makin nampak kebenarannya.

Ingat, Allah itu Maha Kuasa atas segala sesuatunya. Kesenangan, keutamaan ,kebahagiaan, kesejahteraan, kebaikan adalah milik-Nya. Dia akan berikan kepada siapa yang Dia kehendaki, termasuk Dia melimpahkan keutamaan bagi orang yang dipilih untuk derajat kenabian. Oleh karena itu tidak seharusnya orang itu selalu iri hati atas apa yang didapatkan orang lain, karena semua itu adalah Allah yang atur.
Para sahabat semua kesimpulan dari uraian di atas adalah sebagai berikut :
  1. Allah memerintahkan kepada umat Islam agar bersikap sopan santun terhadap Nabi Muhammad saw;
  2. Jangan mengikuti Ahli Kitab akan tetapi ikutilah apa yang diajarkan oleh nabi Muhammad saw
  3. Ikutilah ajaran yang disampaikan oleh Al Qur’an dan laksanakanlah petunjuknya.
  4. Umat Islam harus tetap waspada terhadap prilaku para Ahli Kitab, karena mereka tidak senang terhadap Al Qur’an, dan harus hati-hati terhadap tipu daya mereka.
Barakallaahufiikum………salam santun dari kami untuk para sahabat semua……..Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat diambil hikmahnya, serta dapat membuka hati kita yang selama ini telah tertutup…………Dan andaikan ada salah tulis atau kata ,itu adalah kesalahan kami dan………..Ya Allah ampunilah kami atas hal tersebut………Dan marilah kita bersihkan dan sucikan hati kita, jiwa kita dan nurani kita dengan mengucapkan

Laa ilaaha illallaah Muhammadurrasuulullaah saw, Allaahu Akbar  Subhanallaah  ,Subhanallaah wabihamdih  Subhanallaah Al’adhiim, Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu anlaa ilaaha illa anta astaghfiiruka wa a tuubu ilaik.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Salam dan bahagia

Penulis             : Ki Kartawijaya  Al Adiyat
Pekerjaan         : Anggota Perguruan Tamansiswa Cabang Cirebon.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar