Kamis, 18 April 2013

TINDAKAN MENGHALANGI ORANG YANG BERIBADAH



Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Salam dan bahagia,

Para sahabat sekalian selamat jumpa lagi bersama Butir Uraian Ayat Ayat Al Qur’an dan Refleksi alam Al Qur’an.

Allah berfirman di dalam Q.S Al Baqarah 2 : 114 yang berbunyi sebagai berikut

“ Wa man azhlamu mim-man mana’a masaajidallaahi an yudzkarofiihaas muhuu wasa’aa fii khoroo bihaaa . ulaaa ika maa kaana lahum an yad khuluu haaa illaa khooo i fiin . lahum fid-dunyaa khizyun walahum fil aakhiroti ‘adzaabun ‘azhiim “

Yang artinya sebagai berikut “ Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya ? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (  mesjid Allah ), kecuali dengan rasa takut ( kepada Allah ). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat “

Para sahabat sekalian melalui ayat ini Allah menjelaskan bahwa tindakan yang paling zalim oleh manusia adalah menghalangi orang lain yang akan melakukan ibadah, apakah itu di masjid yang akan melaksanakan shalat, berzikir, tafakur dsb, atau dimanapun, bahkan ada yang sampai menghancurkannya, atau merobohkannya. Mereka itu seharusnya memasuki masjid itu diliputi dengan rasa takut, takut akan terkena siksanya Allah, takut karena amal ibadahnya tidak diterima oleh Allah, takut seandainya ajal menjemput secara tiba-tiba sedangkan persiapan atau bekalnya belum ada sama sekali, takut kalau meninggalnya itu dalam keadaan kafir.
Orang-orang  seperti ini selama mereka berada di dunia oleh Allah akan dihinakan maksudnya tidak dihargai,tidak dihormati, tidak disegani oleh orang lain, mereka hidup layaknya seperti sampah masyarakat. Kemanapun mereka pergi, merasa tidak aman dan nyaman, dan di manapun mereka tinggal tidak merasa tenteram, tidurnya tidak bisa nyenyak, makanpun tidak merasa nikmat. Dan di akhiratpun keadaannya sama bahkan lebih parah lagi, mereka akan mendapatkan siksa yang berat. Keadaan mereka hidup tidak, matipun tidak. Maksudnya dikatakan hidup ,mereka tidak bisa bertaubat untuk mengurangi siksaan Allah dan dikatakan mati, mereka merasakan azab dari Allah selamanya.

Kemudian Allah berfirman di dalam Q.S At Taubah 9 : 17 yang berbunyi sebagai berikut

“ Maa kaa na lilmusyrikiina an ya’muruu masaajidallaahi syaahidiina ‘alaaa anfusihim bilkufri ulaaa ika habithot a’maa luhum wafin-naari hum fiihaa khooliduun “

Yang artinya sebagai berikut “ Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka “

Para sahabat sekalian melalui ayat ini Allah menegur orang-orang musyrik bahwa mereka itu tidak layak memakmurkan masjid-masjid, karena mereka sudah tidak mempercayai Allah, mereka lebih percaya kepada hal-hal yang bersifat gaib dan berbau mistik ( misalnya tentang benda-benda yang dianggapnya memiliki kekuatan atau bisa untuk menjamin keselamatan atau rajin mendatangi tempat tempat yang dianggapnya memiliki karomah sehingga akan mendatangkan keuntungan bagi dirinya ) .Mereka tidak sadar bahwa semuanya itu ujung-ujungnya dengan gaya bahasanya yang halus, ‘ini kan hanya media perantara kepada Allah agar apa yang diminta itu cepat dikabulkan, yang kesemuanya itu bukan nuntuk keperluan akhirat akan tetapi untuk keperluan dunia.Ibadah kepada Allahpun tidak mereka jalani.

Orang-orang yang demikian inilah yang dikatakan telah menyia-nyiakan umur yang telah diberikan Allah, yang tidak mau memanfaatkan seluruh anggota tubuhnya sebagai alat bantu untuk tambahan lahan ibadah kepada Allah, ilmu yang dimilikinya hanya digunakan untuk kepentingan yang sekiranya akan menguntungkan bagi dirinya dan harta yang didapat tidak mau dikeluarkan di jalan Allah. Akibatnya mereka adalah orang yang sia-sia artinya orang yang menyia-nyiakan segala apa yang telah diberikan oleh Allah. Dan karena Allah itu Maha Adil, begitu mereka meninggal Allahpun memberikan balasan sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya, dan Dia juga telah membuatkan tempat yang sesuai untuk mereka ini, yaitu neraka jahanam.

Barakallaahufiikum………salam santun dari kami untuk para sahabat semua……..Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat diambil hikmahnya, serta dapat membuka hati kita yang selama ini telah tertutup…………Dan andaikan ada salah tulis atau kata ,itu adalah kesalahan kami dan………..Ya Allah ampunilah kami atas hal tersebut………Dan marilah kita bersihkan dan sucikan hati kita, jiwa kita dan nurani kita dengan mengucapkan

Laa ilaaha illallaah Muhammadurrasuulullaah saw, Allaahu Akbar  Subhanallaah  ,Subhanallaah wabihamdih  Subhanallaah Al’azhiim, Subhanakallaahumma wabihamdika asyhadu anlaa ilaaha illa anta astaghfiiruka wa a tuubu ilaik.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Salam dan bahagia

Penulis             : Ki Kartawijaya  Al Adiyat
Pekerjaan        : Anggota Perguruan Tamansiswa Cabang Cirebon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar