Sabtu, 07 Februari 2015

MANUSIA BERUSAHA....... ALLAH PENENTU

JANGAN BERKECIL HATI DENGAN MASALAH PERMOHONAN  

Apakah ada di dunia ini manusia yang hidupnya ingin miskin, sengsara, dihina orang dsb ? Pasti lah tidak ada. Semua orang inginnya bisa hidup kaya, terhormat, dihargai dan disegani orang lain. 

Namun bila kita menyadari bahwa siapa sih yang mengatur hidup kita ? yang memelihara kehidupan kita ? yang memberi kehidupan kepada kita ? yang menentukan kehidupan kita ? Dan pasti akan dijawab dengan cepat tanpa pikir adalah ALLAH. 

Terus bagaimanakah sikap kita kepada Allah ? Kita jangan hanya bermohonnya saja yang berarti kita ingin diperhatikan olehNya. Maka Dia pun sama, kalian jangan hanya minta diperhatikan saja oleh-Ku, tapi perhatian kalian terhadap Ku itu bagaimana ? Sikap kalian terhadapKu itu bagimana ? Kedekatan kalian terhadapKu itu bagaimana ? Seandainya kalian berbuat sesuai dengan kehendakKu juga bukan untuk diriKu tapi untuk kalian sendiri. 

Aku tidak minta balasan atau imbalan apapun pada kalian, bahkan barangsiapa yang melakukan apa yang Aku perintahkan dan menjauhi apa yang Aku larang, maka Aku akan membalasnya dengan berlipat ganda. Dan Aku telah membuatkan suatu tempat yang namanya surga , itu penuh dengan berbgai kenikmatan yang belum pernah dilihat oleh mata kalian, belum pernah didengan oleh kalian, dan belum bisa dirasakan oleh hati kalian. 

Walaupun begitu tetap  permohonan kalian Aku perhatikan, Aku dengarkan tidak akan ada kata yang hilang satu katapun, semuanya tercatat olehKu.  J

adi kelambatan masa pemberian Allah dimana kamu telah bersungguh-sungguh dalam berdoa, itu janganlah menjadikan keputus asaanmu ( dalam berdoa ). 

Bersabarlah menunggu pemberianNya, janganlah berputus asa. Apalagi sampai berkata misalnya Allah itu tidak adil. Kenapa aku sudah susah begini kok ditambah lagi susahnya. Masalah semakin lama semakin menumpuk kaya antrian mau menerima bantuan dana BLT. 

Maka ( ketahuilah ) bahwa Allah itu telah menanggung kepadamu, akan menerima semua doa terhadap apa yang Allah telah [ilihkan untukmu, tidak pada apa yang kamu pilihkan untukmu, tidak pada apa yang kamu pilihkan untuk dirimu, dan pada waktu yang Dia kehendaki, tidak pada waktu yang kamu kehendaki “.


Jadi dikabulkannya doa seseorang itu menurut kehendak dan kemauan Allah bukan menurut kemauan pendoa. Termasuk juga waktu dan keadaannya menurut kehendak Allah, bukan menurut kehendak hamba yang berdoa. 

Wallaahu a’lam bish shawab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar