Selasa, 26 Desember 2017

SESUATU YANG DISEMBUNYIKAN OLEH ALLAH .

MENGAPA ALLAH MENYEMBUNYIKAN SESUATU DIBALIK SESUATU  ?
Assalamu’alaikum warahmatullaajhi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim .





Wahai saudaraku Allah swt setiap menciptakan atau menentukan sesuatu itu pasti saling berpasangan seperti ada lelaki dan wanita, langit dan bumi , perintah dan larangan , positif dan negative dst.

Segala sesuatu yang Allah swt perintahkan itu adalah demi kebaikan bagi manusia . Dan sesuatu yang Allah larang artinya akan berdampak buruk bagi manusia .

Juga ada yang Allah sembunyikan dan yang Allah nampakkan . Kali ini akan dijelaskan mengapa Allah menyembunyikan sesuatu dibalik apa yang Dia berikan  .

Untuk lebih jelasnya marilah kita ikuti dialog antara sang HAMBA  dan  SYEKH berikut ini .

HAMBA    :   Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh syekh . Kedatanganku kemari  seperti biasa ada beberapa pertanyaan yang akan saya ajukan , mohon maaf sebelumnya , supaya saya nggak penasaran .

SYEKH       :   Wa’alaikum salam warahmatullaahi wabarakaatuh . Silahkan saja , kalau aku bisa ya aku jawab . Kalau gak bisa kamu jangan kecewa .

HAMBA    :   Ada enam hal syekh pertama mengapa Allah menyembunyikan ridho dalam taat ?
SYEKH       :   Allah menyembunyikan keridhoan-Nya di dalam ketaatan seorang hamba kepada-Nya adalah agar setiap hamba  senantiasa bersungguh – sungguh dalam melaksanakan ketaatan kepada-Nya

HAMBA    Kedua mengapa Allah menyembunyikan kemarahan-Nya didalam kemaksiatan setiap hamba-Nya ?

SYEKH       :  Allah swt menyembunyikan kemarahan-Nya saat para hamba-Nya yang berbuat maksiat adalah agar manusia  mau berfikir kemudian sadar diri dan berusaha untuk menjauhi segala bentuk kemaksiatan yang akan membuat beban pada dirinya semakin berat . Artinya semakin manusia memperkecil dosa dan kesalahannya, maka beban yang dia emban akan semakin ringan . Karena di akhirat kelak orang yang membawa beban itu seperti orang yang sedang mendaki  gunung , semakin didaki gunung maka akan semakin berat dan susah .

HAMBA    Ketiga mengapa Allah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan ?

SYEKH       :  Agar manusia melaksanakan puasa dengan sungguh – sungguh sejak awal sampai akhir . Karena bila diberitahukan  bahwa Lailatul Qadar jatuh pada tanggal sekian, maka sudah dipastikan masjid dan mushola akan dipenuhi oleh gelombang manusia , dan dimana – mana semua orang kegiatannya hanya beribadah unuk mendapatkan  Lailatul Qadar. Akhirnya ibadah yang dilakukannya itu tidak murni lagi. Maksudnya bukan karena Allah tapi karena Lailatul Qadar , maka rusaklah amalnya . Contoh lain manusia mengerjakan shalat Dhuha itu karena agar rezekinya lancar, padahal tujuan utama shalat Dhuha itu adalah agar manusia mau bersedekah.  Atau orang membaca surat Waqiah supaya diberi kekayaan oleh Allah . Kekayaan disini bukanlah kekayaan duniawi akan tetapi kekayaan di akhirat . Karena isi daripada surat Waqi’ah tersebut adalah menjelaskan tentang peristiwa besar yang akan dialami oleh manusia yaitu kiamat besar dan kiamat kecil . Kiamat besar adalah hancurnya seisi alam semesta , sedangkan kiamat kecil adalah kematian seorang hamba .

HAMBA    :   Ke empat mengapa  para wali ditengah – tengah manusia ?

SYEKH       :  Bila Allah memberitahukan bahwa dirinya adalah seorang wali maka pasti orang akan datang berduyun – duyun kepadanya untuk meminta fatwa2nya , akibatnya akan meremehkan yang lainnya . Padahal apa yang disampaikan oleh wali dan orang lain itu sama . Tapi mereka akan lebih mempercayai wali daipada orang lain .  Sama saja  saat seorang buruh kasar memberikan nasihat kepada kamu, kemudian kamu bertanya pada Kyai dan ternyata isi nasihatnya sama. Disini kamu sudah meremehkan  buruh kasar . Makanyanya kamu tidak percaya kepadanya . Lalu kamu mendatangi Kyai kemudian kamu percayai ucapannya , padahal isi nasihatnya sama. Kesimpulan kamu lebih percaya kepada Kyai daripada buruh kasar tersebut. Inilah yang disebut dengan meremehkan siapapun. Jelas  !

HAMBA    :  Iya syekh terima kasih . Kemudian  ke lima mengapa Allah menyembunyikan kematian di dalam umur hamba-Nya ?

SYEKH       :   Agar setiap saat manusia selalu sibuk mempersiapkan dirinya , mencari bekal sebanyak mungkin  agar setelah kematian dilaluinya, hidupnya selamat dan berbahagia . Bila diberitahukan , maka sudah jelas yang merasa umurnya masih panjang akan bersantai – santai , ntar saja kalau sudah dekat kematian , baru meningkatkan amal ibadahnya . Kamu lihat orang lain mereka asyik dengan urusan duniawinya  sampai melalaikan urusan akhiratnya , karena mereka sudah melupakan tentang kematiannya sendiri . Itulah makanya Rasulullah saw sendiri bersabda, “ Barangsiapa yang sibuk memikirkan kematiannya [ mencari bekal untuk kehidupan setelah kematiannya ] , bila dia meninggal , itu sama nilainya dengan jihad fisabillaah “ . Jadi bila kamu sekarang sudah mulai sibuk untuk mencari bekal menghadapi kematianmu dari duniamu yang sudah kamu miliki, tandanya kamu adalah orang yang cerdas .

HAMBA    : Iya syekh terima kasih atas teguranmu . Sekarang yang yang terakhir mengapa Allah menyembunyikan  shalat yang paling utama di dalam shalat lima waktu .

SYEKH       :   Penjelasannya hampir sama dengan pertanyaanmu yang ke empat . Tujuannya adalah agar manusia giat di dalam melaksanakan shalat di semua waktu . Bila diberi tahukan pasti kamu akan lebih condong kepada shalat yang sudah ditentukan keistimewaannya . Contoh. Shalat Subuh bila dijelaskan  keutamaannya , maka semua manusia akan datang ke masjid atau mushola untuk shalat berjama’ah, walaupun harus berjalan dengan merayap. Rasulullah saw sudah memberitahukan bahwa bagi orang munafik akan berat melaksanakan shalat Asar dan shalat Isa artinya mereka masih menunda – nundanya karena waktunya masih panjang , bahkan tidak melaksanakan kedua shalat tersebut .

HAMBA    :  Subahanallah ternyata semakin kesini semakin berat saja , semakin banyak yang diketahui semakin merasa diri semakin kecil , dan semakin lemah serta semakin banyak kekurangannya .

SYEKH       :  Artinya kamu sudah memahami isi kandungan dari do’a Nabi Yunus as Yaitu Laa ilaaha illa anta subhanaka innii kuntu minadh dhoolimiin [ Tidak ada Tuhan yang layak disembah kecuali Engkau , Maha Suci Engkau  , sesungguhnya aku adalah orang yang banyak berbuat dholim ].

HAMBA    :  Oh gitu ya ,  pantesan ada yang bilang kalau kamu menghadapi masalah semakin lama semakin berat maka bacalah do’a Nabi Yunus as , baru faham sekarang . Alhamdulillah .  Terima kasih syekh atas ilmunya semoga bermanfaat untuk diriku dan untuk semua orang yang membaca uraian ini.


SYEKH       :   Sama – sama 

Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua, dan dapat membuka mata hati kita yang selama ini telah tertutup. Insya Allaah . Aaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar